Tiket Kereta Api Cilacap - Brebes
Promo tiket kereta api
Stasiun di Cilacap
Stasiun Kroya adalah stasiun kereta api yang terletak di Kroya, Cilacap, Jawa tengah.
Stasiun Kroya termasuk ke dalam kategori stasiun kereta api besar tipe B. Stasiun
yang telah berdiri sejak tahun 1884 ini kini telah menjadi salah satu stasiun modern
tersibuk di pulau Jawa, dengan berbagai jenis layanan kereta api jarak jauh mulai
dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Stasiun ini juga merupakan stasiun terpadat
yang berada di bawah naungan Daerah Operasi V Purwokerto. Tidak heran bila Stasiun
Kroya dilengkapi dengan 9 jalur rel kereta api dan 4 peron stasiun yang panjangnya
secara khusus dibuat mencapai panjang 600 meter. Satu kompleks dengan stasiun ini
juga dipo lokomotif dan bengkel kereta api.
Lokasi: Desa Bajing, Kroya, Cilacap, Jawa tengah

Stasiun Cilacap adalah stasiun kereta api berada di Sidakaya, Kabupaten Cilacap.
Stasiun ini adalah stasiun KA paling selatan di bawah pengelolaan Daerah Operasi V
Purwokerto PT. Kereta Api Indonesia. Diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api kelas
besar, Stasiun Cilacap dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa 5 jalur rel
kereta api dan 3 peron stasiun. Di stasiun ini juga terdapat fasilitas dipo lokomotif.
Selain layanan kereta api jarak jauh, Stasiun Cilacap juga melayani berbagai rute
perjalanan kereta api barang.
Lokasi: Desa Sidakaya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Stasiun Maos adalah salah satu stasiun kereta api di Indonesia yang ada di daerah
Karangreja, Maos, Cilacap. Terletak di ketinggian +8 m dari laut, stasiun ini
merupakan stasiun kereta yang bisa dibilang cukup strategis. Stasiun Maos termasuk
ke dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun Maos diklasifikasikan sebagai stasiun
kereta api kelas besar tipe C dan berjarak kurang lebih hanya 100 m dari jembatan
panjang Sungai Serayu. Secara keseluruhan, stasiun ini mempunyai tujuh jalur kereta,
di mana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, sedangkan jalur 6 dan 7 adalah untuk
melakukan pembongkaran muatan BBM. Stasiun Maos adalah stasiun yang cukup
dikenal karena digunakan sebagai titik awal perjalanan kereta api ketel/BBM untuk
rute kereta Maos-Kroya-Tegal pulang-pergi. Oleh karena itu, stasiun ini dapat
dikategorikan sebagai stasiun yang cukup sibuk. Dalam perkembangan wilayah Stasiun
Maos, Serajoedal Stoomtram Maatschappij membangun percabangan menuju ke
daerah Purwokerto dan Wonosobo. Awalnya, jalur tersebut sering dipakai untuk
mengangkut tebu, namun sudah tidak lagi. Di bagian Barat, stasiun ini memiliki
percabangan untuk tujuan ke Stasiun Cilacap, yang juga terletak tidak terlalu jauh
dengan Stasiun Kasugihan.
Lokasi: Jl. Raya Kesugihan, Klapagada, 53272 Cilacap, Indonesia, 53271, Jawa Tengah
Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir, Boarding Pass

Stasiun Sidareja adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Sidamulya, Kabupaten
Cilacap. Stasiun yang berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi V Purwokerto ini
termasuk ke dalam kategori stasiun kereta api kelas II. Kontras dengan status kelasnya
yang kecil, stasiun ini merupakan salah satu stasiun ramai di Jawa Tengah - dengan
setiap harinya melayani setidaknya 300-500 penumpang menurut data PT. Kereta Api
Indonesia. Stasiun ini melayani berbagai rute kereta api lintas Pulau Jawa. Untuk
menunjang segala aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 4 jalur rel kereta api dan 4
peron stasiun.
Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir
Lokasi: Jalan Raya Wringinharjo (Karangpucung - Sidareja, Desa Sidamulya, Sidareja,
Cilacap, Jawa Tengah

Stasiun Gandrungmangun, atau yang biasa dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Stasiun
Gandrungmangu merupakan stasiun kereta api kelas III (kecil) yang terletak di Gandrungmanis,
Gandrungmangu, Cilcacap, Jawa Tengah, tepatnya di dekat Pasar Gandrungmangu. Stasiun ini
termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini dilengkapi dengan fasilitas
infrastruktur berupa tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Pada stasiun ini
juga terdapat fasilitas ala bandara yaitu check-in mandiri untuk mencetak boarding pass.
Lokasi: Jalan Raya Gandrungmangu-Sidareja, Gandrungmanis, Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah.
Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, Mesin Check-in Mandiri.

Stasiun Cipari adalah stasiun kereta api kecil Kelas III yang terletak di Cipari, Cilacap. Stasiun
Cipari berada pada ketinggian +11 meter di atas permukaan laut dan termasuk dalam Daerah
Operasi (DAOP) V Purwokerto. Stasiun yang berada 0.1 kilometer di barat pasar dan di
terdapat pemberhentian angkot di depannya ini melayani perjalanan kereta dengan satu jalur
sepur lurus dan satu jalur untuk persilangan kereta. Stasiun ini dinamai sesuai dengan nama
kecamatan tempat stasiun ini berada, Kecamatan Cipari. Anda bisa mampir ke objek wisata
Pemandian Air Panas Cipari dan Curug Cipari yang terletak di Kecamatan Cipari tempat stasiun
ini berada.
Lokasi: Jl. Cipari-Mulyadadi, Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
Fasilitas: Loket Tiket, Area Tunggu, Toilet, Musala, Lapangan Parkir

Stasiun Kawunganten adalah stasiun kereta api kelas III (kecil) yang terletak di Kawunganten Lor,
Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah. Stasiun ini termasuk dalam wilayah Daerah Operasi V
Purwokerto. Stasiu ini dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa tiga jalur kereta api dengan
jalur 2 sebagai sepur lurus. Stasiun ini hanya melayani persilangan atau persusulan antar kereta api
saja, tidak untuk menaik turunkan penumpang. Persilangan atau persusulan kereta api yang dilayani
secara resmi adalah Kereta Api Pasundan, Kereta Api Lodaya, Kereta Api Kahuripan, dan Kereta
Api Mutiara Selatan.
Lokasi: Kawunganten Lor, Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah.
Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Stasiun Jeruklegi (JRL) adalah stasiun kereta api kelas III yang berada di wilayah
Jeruklegi, Cilacap. Stasiun ini berukuran cukup kecil dan terletak pada ketinggian +10 m
dari atas permukaan laut. Stasiun Jeruklegi masih termasuk ke dalam Daerah Operasi V
Purwokerto. Secara keseluruhan, stasiun ini mempunyai tiga jalur kereta api, di mana jalur
1 berfungsi sebagai sepur lurus. Untuk jumlah peronnya, stasiun Jeruklegi memiliki total 2
peron yang terdiri dari satu peron sisi dan satu peron pulau dengan tinggi yang sama-sama
rendah. Stasiun ini digunakan hanya untuk persilangan dan persusulan antar kereta api.
Oleh karena itu, suasananya tidak terlalu ramai sehingga sering menjadi tempat terjadinya
beberapa insiden kecelakaan. Satu-satunya kereta api yang melakukan pemberhentian di
stasiun ini adalah Kereta Api Turangga dengan tujuan Surabaya yang melakukan
persilangan dengan kereta api dengan tujuan Bandung yang melintas secara langsung.
Lokasi: Jalan Salak, Jeruklegi Wetan, Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah, 53252

Stasiun di Brebes
Stasiun Brebes adalah stasiun kereta api yang berada di Kabupaten Brebes, Jawa
Tengah. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon, dengan kategori
stasiun kereta api kelas II. Stasiun Brebes merupakan stasiun paling timur di daerah
operasinya sekaligus stasiun kereta api terbesar di Kabupaten Brebes. Lokasi stasiun
ini cukup strategis, yakni tepat di pinggir jalan besar antara Kota Cirebon dan
Jakarta. Stasiun Brebes memiliki 3 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman, Brebes, Brebes, Jawa Tengah

Stasiun Bumiayu merupakan stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Dukuhturi,
Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Stasiun yang tergolong stasiun kereta api
kelas II ini berada di bawah naungan Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun Bumiayu
dilengkapi dengan 4 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun. Tidak jauh dari stasiun
ini, tepatnya sekitar 1 km, terdapat Jembatan Sakalibel yang telah beroperasi sejak
1917. Jembatan tersebut merupakan jembatan kereta api terpanjang dalam Daerah
Operasi V Purwokerto, dengan kepanjangan mencapai 280 meter.
Lokasi: Jalan Stasiun Bumiayu, Dukuhturi, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah

Stasiun Ketanggungan adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Dukuh Tengah,
Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah. Lokasi stasiun kereta api ini berdekatan dengan Pasar
Ketanggungan dan termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon. Setelah dibandun jalur ganda
di lintas Cirebon-Prupuk, stasiun Ketanggungan menambah dua jalur di sebelah jalur lama,
sehingga saat ini stasiun Ketanggungan. Memiliki lima jalur kereta api dengan jalur dua dan tiga
sebagai sepur lurus, dan satu sepur badug yang menyambung dengan wesel di jalur 1. Di
sebelah barat stasiun ini, terdapat stasiun Ketanggungan Barat yang sudah ditutup setelah jalur
ganda Cirebon-Prupuk beroprasi. Stasiun Ketanggungan melayani kereta api kelas bisnis
tujuan Jakarta, ekonomi AC plus tujuan Yogyakarta serta ekonomi AC tujuan Jakarta dan
Kutoarjo.
Lokasi: Dukuh Tengah, Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Stasiun Tanjung adalah stasiun kereta api kecil Kelas III yang terletak di Desa Tanjung,
Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Stasiun Tanjung berada pada
ketinggian +3 meter di atas permukaan laut dan termasuk dalam Daerah Operasi (DAOP) III
Cirebon. Stasiun yang letaknya paling barat di utara Jawa Tengah ini melayani Kereta Ekonomi
dan Eksekutif dengan dua jalur sepur lurus. Seperti layaknya kebanyakan stasiun, stasiun ini
dinamai sesuai dengan nama kecamatan tempat stasiun ini berada, Kecamatan Tanjung. Anda
bisa mampir ke Rumah Makan Bie Seng, Rumah Makan Sate Kambing Muda “Sakinah”, atau
Rumah Makan “H. Manshur” yang terletak di Kecamatan Tanjung tempat stasiun ini berada.
Lokasi: Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
Fasilitas: Loket Tiket, Area Tunggu, Toilet, Tempat Parkir

Stasiun Patuguran (PAT) merupakan salah satu stasiun kereta api kelas III atau kecil yang
beroperasi di Winduaji, Paguyangan, Brebes. Stasiun ini dinamakan sesuai dengan nama
dusun di mana stasiun ini berada. Terletak paling selatan di Kabupaten Brebes pada ketinggian
329 m di atas permukaan laut, Stasiun Patuguran termasuk di dalam Daerah Operasi V
Purwokerto dan merupakan stasiun dengan ketinggian tertinggi di daerah operasi tersebut.
Secara keseluruhan, Stasiun Patuguran memiliki empat jalur dan dua peron, dengan jalur 2 dan
3 sebagai sepur lurus. Jalur di Stasiun Patuguran terkenal dengan topografi daerahnya yang
terjal dan berliku-liku, sehingga jalur ini seringkali disebut sebagai “jalur maut”. Tidak jauh dari
Stasiun Patuguran, tepatnya di sebelah barat stasiun, terdapat sebuah waduk yang dikenal
dengan Waduk Penjalin.
Pada Maret 2011 lalu, Stasiun Patuguran mulai melayani pengoperasian rel ganda lintas
Stasiun Purwokerto hingga Stasiun Kretek. Maka dari itu, tidak ada lagi kereta api yang berhenti
di stasiun ini, kecuali apabila ada persusulan antar kereta api.
Lokasi: Jalan Inspektur Bagyo no. 17, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten
Brebes, Jawa Tengah 52276

Stasiun Songgom merupakan stasiun kereta api kelas III yang terletak di Songgom Lor, Songgom,
Brebes, Jawa Timur. Stasiun ini merupakan stasiun yang terletak paling tenggara dan selatan di
Daerah Operasi III Cirebon yang berbatasan dengan Daerah Operasi V Purwokerto. Setelah
pembangunan jalur ganda lintas Cirebon-Prupuk, tata letak stasiun ini diubah, sehingga saat ini,
stasiun ini memiliki fasilitas infrastruktur berupa lima jalur kereta api dengan jalur 2 dan 4 sebagai
sepur lurus, dan satu sepur badug yang menyanmbung dengan wesel di jalur 1. Tidak ada layanan
kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antar kereta api.
Lokasi: Jalan Ketanggungan - Margasari, Songgom Lor, Songgom, Brebes, Jawa Timur
Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Stasiun Larangan (LR) Tegal merupakan sebuah stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak
di Munjungagung, Kramat, Kabupaten Tegal. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah Operasi
IV Semarang ini berada pada ketinggian +4 m. Tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini.
Hal ini wajar karena Stasiun Larangan (LR) Tegal hanya digunakan untuk persusulan atau
persilangan kereta api saja. Meskipun begitu, untuk tetap mendukung kegiatan pengoperasian
kereta api, stasiun yang terletak di lintas Semarang - Tegal - Cirebon ini memiliki tiga jalur
kereta api. Jalur 1 yang merupakan sepur lurus dipakai sebagai jalur perlintasan kereta api arah
Cirebon - Jakarta, dan jalur 2 juga merupakan sepur lurus dengan arah Semarang - Surabaya.
Tegal. Kecamatan Kramat sebagai lokasi berdirinya Stasiun Larangan terletak dekat dengan
pantai, sehingga destinasi wisata yang dapat ditemukan di sekitar stasiun adalah wisata pantai,
salah satunya Pantai Larangan yang biasa dijadikan tempat rekreasi oleh warga sekitar.
Lokasi: Larangan, Munjung Agung, Kramat, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah 52181
Fasilitas: Lahan Parkir

Stasiun Larangan Brebes adalah stasiun kereta api kecil kelas III yang berlokasi di daerah
Larangan, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Stasiun ini diberi kode LRA untuk
membedakan dengan Stasiun Larangan yang ada di Tegal. Stasiun yang terletak pada
ketinggian +21 mdpl ini termasuk ke dalam Daerah Operasi III Cirebon. Tata letak Stasiun
Larangan Brebes sempat mengalami perubahan akibat pembangunan jalur ganda di lintas
Cirebon - Prupuk, sehingga saat ini ada total lima jalur yang dimiliki stasiun ini. Sepur lurus
berada di jalur 2 dan 3, dan ada pula sebuah sepur badug yang bersambungan langsung
dengan wesel di jalur 1. Meskipun memiliki jalur yang memadai untuk melayani penumpang,
Stasiun Larangan Brebes hanya digunakan sebagai tempat persusulan dan persilangan kereta
api saja. Tidak ada layanan kereta api yang berhenti selain untuk tujuan tersebut. Stasiun
Larangan Brebes berlokasi dekat dengan Pasar Larangan Brebes yang menjadi pusat transaksi
jual beli warga sekitar.
Lokasi: Karangancol, Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah 52262
Fasilitas: Lahan Parkir

Stasiun Linggapura adalah stasiun kereta api kelas III / kecil yang terletak di Tonjong,Tongjong,
Brebes, Jawa Tengah. Stasiun ini termasuk ke dalam Daerah Operasi V Purwokerto yang batasnya
sejak dari Stasiu Prupuk. Stasiun ini dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa empat jalur
kereta api dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus ditambah satu jalur badug di sisi selatan
stasiun. Sejak beroperasinya jalur ganda yang dibangun melewati stasiun ini, tidak ada kereta api
yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antar kereta api.
Lokasi: Tonjong, Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
