Tiket Kereta Api Jombang - Gombong
Promo tiket kereta api
Stasiun di Jombang
Stasiun Jombang adalah stasiun kereta api Jombatan, Kabupaten Jombang, Jawa
Timur. Stasiun ini berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi VII Madiun, dengan
klasifikasi stasiun kereta api kelas besar. Stasiun ini merupakan salah satu stasiun
yang tergolong ramai di Jawa Timur. Tidak heran bila kelengkapan infrastruktur
stasiun ini cukup baik, dengan jumlah jalur 9 rel kereta api dan 5 peron stasiun. Selain
rute perjalanan kereta api jarak jauh dari berbagai kelas, stasiun ini juga melayani
rute-rute komuter lokal, seperti rute menuju Blitar, Kediri, dan Surabaya.
Lokasi: Jalan Jenderal Basuki Rachmat No. 1, Jombatan, Jombang, Jawa Timur.
Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan
Parkir

Stasiun di Gombong
Stasiun Gombong adalah stasiun kereta api yang bertempat di Gombong, Kabupaten
Kebumen, Jawa Tengah. Di bawah naungan otoritas Daerah Operasi V Purwokerto PT.
Kereta Api Indonesia, Stasiun Gombong diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api
kelas I. Stasiun ini didirikan pada tahun 1887 untuk keperluan militer Belanda -
bersamaan dengan Benteng Van Der Wick. Dalam perkembangannya hingga saat ini,
stasiun ini masih sibuk beroperasi menangani berbagai jenis rute perjalanan kereta
api. Stasiun ini tergolong ramai karena banyak rute kereta api lintas Pulau Jawa
mengharuskan kereta singgah, seperti rute ke Bandung, Surabaya, dan Jakarta. Untuk
menunjang berbagai aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan infrastruktur yang
baik, yakni 5 jalur rel kereta api dan 6 peron stasiun.
Lokasi: Jalan Stasiun Gombong, Wonokriyo, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah

Stasiun Ijo merupakan stasiun kereta api yang berada di Bumiagung, Rowokele, Kebumen,
Jawa Tengah. Stasiun yang terletak di ketinggian 25 meter di atas permukaan laut ini termasuk
dalam golongan stasiun kereta api kelas III/kecil dan beroperasi di dalam Daerah Operasi V
Purwokerto. Stasiun Ijo pertama kali didirikan pada tahun 1880 di era pemerintahan Hindia
Belanda. Secara keseluruhan, stasiun ini mempunyai tiga jalur dengan jalur 1 berfungsi sebagai
sepur lurus. Stasiun Ijo sudah tidak lagi sering disinggahi oleh kereta api, kecuali yang
mengalami persilangan atau persusulan dengan kereta api lainnya. Selain itu, Stasiun Ijo juga
berfungsi sebagai pengontrol jalur rel yang melewati Terowongan Ijo, yang terletak tidak jauh
dari stasiun ini. Terowongan Ijo dibangun pada tahun 1885 oleh perusahaan kereta api Hindia
Belanda untuk menembus bukit kapur Gunung Malang. Beberapa persilangan dan persusulan
kereta api yang dilayani oleh Stasiun Ijo adalah KA Lodaya tujuan Solo bersilang dengan KA
Argo Wilis tujuan Bandung, KA Malabar tujuan Malang bersilang dengan KA Taksaka tujuan
Jakarta, KA Mutiara Selatan tujuan Surabaya bersilang dengan KA Turangga tujuan Bandung,
serta KA Bima tujuan Jakarta bersilang dengan KA Gajayana tujuan Malang.
Lokasi: Jalan Raya Gombong - Gua Jatijajar, Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele,
Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah 54472
