Tiket Kereta Api Blitar - Banyumas
Promo tiket kereta api
Stasiun di Blitar
Stasiun Blitar adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Kota Blitar, Jawa Timur.
Stasiun Blitar termasuk ke dalam klasifikasi stasiun kereta api kelas besar, di bawah
Daerah Operasi VII Madiun. Setelah melalui berbagai renovasi, Stasiun Blitar kini
mengadopsi tema Soekarno, salah satu bapak bangsa Indonesia. Pengunjung yang
datang ke Stasiun Blitar akan disambut dengan dekorasi bernuansa Soekarno, harapan
pengelola pengunjung dapat mengambil keteladanan positif beliau. Stasiun ini
merupakan stasiun yang cukup sibuk, melayani berbagai jenis layanan kereta api, baik
rute perjalanan jarak jauh maupun komuter lokal. Untuk menunjang seluruh
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 8 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Selain itu, terdapat fasilitas penunjang kereta api seperti dipo lokomotif dan
jembatan putar lokomotif.
Lokasi: Jalan Mastrip, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur
Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Stasiun Wlingi (WG) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas I yang berlokasi di Beru,
Wlingi, Blitar. Stasiun ini berada di ketinggian 274 meter di atas permukaan laut, dan stasiun ini
tergolong dalam Daerah Operasi VIII Surabaya lintas Bangil - Kertosono. Stasiun Wlingi adalah
stasiun terbesar yang ada di Kabupaten Blitar. Selain itu, Stasiun Wlingi juga merupakan satu-
satunya stasiun yang melayani perjalanan kereta api jarak jauh kelas komersial di Blitar. Secara
keseluruhan, Stasiun Wlingi memiliki tiga peron dan empat jalur kereta api, dengan jalur 2
sebagai sepur lurus serta jalur 3 dan 4 sebagai jalur alternatif apabila intensitas kereta api lebih
padat dari biasanya. Pertama kali diresmikan pada tahun 1897, pembangunan stasiun ini
dikerjakan bersamaan dengan proyek jalur rel kereta api Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang
sepanjang 74 kilometer oleh Pemerintah Hindia Belanda. Beberapa layanan perjalanan kereta
api yang beroperasi di Stasiun Wlingi di antaranya adalah Gajayana, Malabar, Malioboro
Ekspres, Majapahit, Matarmaja, dan Penataran.
Lokasi: Jalan Stasiun Wlingi, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi
Jawa Timur.
Fasilitas: Sistem tiket online, ruang tunggu, toilet, mushola, lahan parkir

Stasiun Garum (GRM) merupakan stasiun yang terletak di daerah Tawangsari, Garum,
Blitar. Sebagai stasiun kereta api paling Barat di Kabupaten Blitar, stasiun Garum masih
termasuk ke dalam Daerah Operasi VII Madiun. Awalnya, stasiun ini bersama dengan
Stasiun Blitar dan Stasiun Talun masuk ke dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Koordinasi
kewilayahan yang dijalankan sejak 1 Agustus 2016 oleh PT. Kereta Api Indonesia, membuat
ketiga stasiun tersebut dipindahkan menjadi Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini berada
pada ketinggian kurang lebih +244 meter di atas permukaan laut, menjadikannya stasiun
tertinggi bersama dengan Stasiun Talun yang terletak di Daerah Operasi VII Madiun.
Stasiun Garum dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III. Di bagian Barat stasiun
yang berada sebelum Stasiun Blitar, terdapat bangunan Halte Gebang yang masih utuh
walaupun sudah tidak aktif beroperasi. Untuk saat ini, stasiun Garum hanya melayani satu
kereta api penumpang saja, yaitu Kereta Api Penataran lokal ekonomi AC dengan tujuan
Blitar dan Surabaya melalui Malang. Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki tiga jalur
dimana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, serta tiga peron yang terdiri dari satu peron
sisi rendah dan dua peron pulau yang lumayan tinggi.
Lokasi: Ngebra, Tawangsari, Garum, Blitar, Jawa Timur, 66182
Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Stasiun Kesamben adalah stasiun kereta api kelas III yang berada di Kesamben, Kesamben,
Blitar, Jawa Timur. Bangunan Stasiun Kesamben ini merupakan bangunan peninggalan masa
Hindia Belanda, yang pembangunannya bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api
Blitar-Wlingi-Kepanjen yang dimulai pada tahun 1896 dan selesai apda tahun 1897.Stasiun ini
termasuk dalam Daerah Operasi VII Surabaya. Stasiun Kesamben memiliki fasilitas infrastruktur
berupa dua jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Pada sebelah timur stasiun ini,
sebelum Stasiun Pohgajih, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah tidak aktif karena
letaknya yang kurang strategis dan jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Kesamben.
Lokasi: Jalan Stasiun Kesamben, Kesamben, Kesamben, Blitar, Jawa Timur.
Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Stasiun Talun adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Talun, Talun, Blitar. Stasiun yang terletak pada ketinggian +244 meter ini merupakan stasiun yang letaknya paling tenggara di Daerah Operasi VII Madiun lintas Kertosono-Bangil. Dengan letak ketinggiannya tersebut, stasiun ini bersama dengan Stasiun Garum merupakan stasiun yang terletak pada ketinggian tertinggi di Daop VII. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.
Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Blitar dan Stasiun Garum yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya kini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.
Tarif Kereta Api Penumpang berangkat dari Stasiun Talun
1.Kereta Api Penataran
- Kepanjen: Rp. 4.000 ,-
- Malang: Rp. 4.000 ,-
- Lawang: Rp. 4.000 ,-
- Bangil: Rp. 5.500 ,-
- Sidoarjo: Rp. 5.500 ,-
- Surabaya: Rp. 5.500 ,-
2.Kereta Api Dhoho
- Blitar : Rp. 4.000 ,-
- Tulungagung : Rp. 4.000 ,-
- Kediri : Rp. 4.000 ,-
- Kertosono : Rp. 5.500 ,-
- Jombang : Rp. 5.500 ,-
- Mojokerto : Rp. 5.500 ,-
- Sepanjang : Rp. 9.500 ,-
- Wonokromo : Rp. 9.500 ,-
- Surabaya Kota : Rp. 9.500 ,-
Alamat Stasiun Talun
Stasiun Talun terletak di Jalan Stasiun RT.02 RW.01 Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Kantor Camat Talun, atau selatan lampu merah Talun
Jalur Stasiun Talun
Stasiun Talun memiliki 3 jalur. Jalur 2 digunakan untuk jalur sepur lurus yang menuju ke arah barat (Stasiun Garum) maupun ke arah timur (Stasiun Wlingi). Jalur 1 dan 3 digunakan untuk jalur langsiran kereta api di kala intensitas kereta api lumayan padat, atau pas ada simpangan kereta api di jalur tersebut. Dari tiga jalur tersebut, terdapat 2 peron. Satu peron sisi yang rendah dan 1 peron pulau yang rendah juga. Pada semua peron ini tidak dinaungi atap seng seperti kebanyakan pada stasiun yang berada di kecamatan.

Stasiun di Banyumas
Stasiun Sumpiuh (SPH) adalah stasiun kereta api yang terletak di Sumpiuh, Kabupaten
Banyumas. Posisi stasiun ini cukup strategis, yakni dekat Pasar Sumpiuh - pasar utama
dan terbesar di Kecamatan Sumpiuh. Stasiun yang dikelola Daerah Operasi V
Purwokerto ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas II. Hal unik dari stasiun
ini adalah arsitektur tuanya yang berbentuk menyerupai rumah sakit, terutama dapat
dilihat pada bagian koridornya. Stasiun ini melayani berbagai layanan penumpang,
terutama dalam rute perjalanan jalur selatan Pulau Jawa. Untuk menunjang berbagai
aktivitas operasionalnya, Stasiun Sumpiuh dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api dan
2 peron stasiun.
Lokasi: Jalan Stasiun Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa
Tengah.
Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area
Merokok

Stasiun Notog (NTG) adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Notog, Kabupaten
Banyumas. Stasiun ini oleh Pt. Kereta Api Indonesia (KAI) diklasifikasikan sebagai
stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun Notog dikelola oleh Daerah Operasi V
Purwokerto. Jalur yang melewati Stasiun Notog terkenal akan panorama uniknya,
seperti dua terowongan yang berada di dekat stasiun ini, yakni Terowongan Notog dan
Terowongan Kebasen. Kedua terowongan itu dibangun sejak masa Belanda, tepatnya
pada tahun 1915 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).
Selain itu, rute itu melewati jembatan panjang yang menyebrangi Sungai Serayu,
Sungai terbesar di Jawa Tengah. Stasiun Notog hanya melayani persilangan dan
persusulan kereta api saja, tidak ada aktivitas naik turun penumpang di stasiun ini.
Untuk menunjang operasionalnya, stasiun ini dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api
dan 2 peron stasiun.
Lokasi: Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Stasiun Tambak adalah sebuah stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di daerah
Karangpucung, Tambak, Kabupaten Banyumas. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah
Operasi V Purwokerto ini terletak pada ketinggian +19 mdpl. Stasiun Tambak merupakan
stasiun yang letaknya ada di paling ujung timur Kabupaten Banyumas sehingga berbatasan
dengan Kabupaten Kebumen. Untuk melayani pengoperasian kereta api, Stasiun Tambak
dilengkapi dengan tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Namun, stasiun ini hanya
digunakan untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja, tidak untuk menaikkan dan
menurunkan penumpang. Menariknya, di stasiun ini akan diputar lagu Di Tepinya Sungai
Serayu baik yang versi instrumental maupun keroncong ketika ada kereta api yang sedang
singgah menunggu persilangan atau persusulan. Lokasinya yang berdekatan dengan
Kabupaten Kebumen membuat Stasiun Tambak lumayan dekat dengan Goa Jatijajar. Selain
itu, melangkah sedikit dari stasiun, kamu akan menemukan Pasar Tambak, tempat dimana
warga bertransaksi jual beli.
Lokasi: Pesantren, Tambak, Kec. Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Fasilitas: Lahan Parkir


Stasiun Karangsari merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berlokasi di
Karangtengah, Cilongok, Banyumas. Stasiun ini terletak pada ketinggian 233 meter di atas
permukaan laut dan termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Secara keseluruhan,
Stasiun Karangsari mempunyai empat jalur, dengan jalur 2 dan 3 berfungsi sebagai sepur lurus.
Selain itu, di sisi utara dan selatan stasiun masing-masing terdapat dua jalur badug. Awalnya,
stasiun ini merupakan tempat persilangan kereta api dari dan menuju Purwokerto. Namun,
sejak mulai dioperasikannya jalur ganda, sudah tidak ada lagi kereta api yang berhenti di
Stasiun Karangsari. Jalur antara Stasiun Karangsari dengan stasiun di dekatnya, Karanggandul,
merupakan jalur yang rawan kecelakaan karena berada di wilayah bergunung-gunung. Saat ini,
Stasiun Karangsari hanya melayani persusulan antar kereta api.
Lokasi: Jalan Raya Panembangan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten
Banyumas, Provinsi Jawa Tengah 53162

Stasiun Kemranjen adalah sebuah stasiun kecil yang terletak di daerah Sibalung, Kemranjen,
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah Operasi V
Purwokerto ini memiliki ketinggian +7 mdpl dan berjenis stasiun kelas III. Saat ini, Stasiun
Kemranjen tidak melayani penumpang, melainkan hanya dipakai sebagai tempat persilangan
atau persusulan antarkereta api saja. Meskipun begitu, untuk mendukung pengoperasian kereta
api, stasiun ini dilengkapi tiga jalur, dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Stasiun Kemranjen telah
berdiri sejak lama, hal ini terbukti dari ornamen kuno yang masih menghiasi. Gudang dan
rumah dinas di sekitar stasiun yang sudah tidak terpakai juga menambah kesan kuno. Warga
sekitar Kemranjen biasa mengunjungi stasiun ini apabila lalu lintas kereta api sedang padat
untuk melihat kereta api yang melintas. Lokasi Stasiun Kemranjen terletak dekat dengan Pasar
Kemranjen, dan beranjak 10 km ke arah selatan, wisatawan dapat mengunjungi Pantai
Ketapang Indah.
Lokasi: Jalan Stasiun, Sibalung, Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53194
Fasilitas: Lahan Parkir
