tokopedia-logo
Travel
Blitar-Bandung

Tiket Kereta Api Blitar - Bandung

Asal
Swap locations
Tujuan
Berangkat
Pulang
04 Apr 2025
Jumlah Penumpang
1 dewasa
STASIUN POPULER
0 Bandung (BD)
Bandung - Bandung (BD)
1 Cirebon (CN)
Cirebon - Cirebon (CN)
2 Gambir (GMR)
Jakarta - Gambir (GMR)
3 Pasar Senen (PSE)
Jakarta - Pasar Senen (PSE)
4 Malang (ML)
Malang - Malang (ML)
5 Semarangponcol (SMC)
Semarang - Semarangponcol (SMC)
6 Semarangtawang (SMT)
Semarang - Semarangtawang (SMT)
7 Surabaya Pasar Turi (SBI)
Surabaya - Surabaya Pasar Turi (SBI)
8 Yogyakarta (YK)
Yogyakarta - Yogyakarta (YK)
KOTA ASAL POPULER
0 Bandung
Kota Bandung - Semua Stasiun
1 Cirebon
Kota Cirebon - Semua Stasiun
2 Jakarta
Kota Jakarta - Semua Stasiun
3 Semarang
Kota Semarang - Semua Stasiun
4 Surabaya
Kota Surabaya - Semua Stasiun
5 Yogyakarta
Kota Yogyakarta - Semua Stasiun
STASIUN POPULER
0 Bandung (BD)
Bandung - Bandung (BD)
1 Cirebon (CN)
Cirebon - Cirebon (CN)
2 Gambir (GMR)
Jakarta - Gambir (GMR)
3 Pasar Senen (PSE)
Jakarta - Pasar Senen (PSE)
4 Malang (ML)
Malang - Malang (ML)
5 Semarangponcol (SMC)
Semarang - Semarangponcol (SMC)
6 Semarangtawang (SMT)
Semarang - Semarangtawang (SMT)
7 Surabaya Pasar Turi (SBI)
Surabaya - Surabaya Pasar Turi (SBI)
8 Yogyakarta (YK)
Yogyakarta - Yogyakarta (YK)
KOTA TUJUAN POPULER
0 Bandung
Kota Bandung - Semua Stasiun
1 Cirebon
Kota Cirebon - Semua Stasiun
2 Jakarta
Kota Jakarta - Semua Stasiun
3 Semarang
Kota Semarang - Semua Stasiun
4 Surabaya
Kota Surabaya - Semua Stasiun
5 Yogyakarta
Kota Yogyakarta - Semua Stasiun
Number of adult passengers
Dewasa
Usia 3 tahun ke atas
Number of infant passengers
Bayi
Usia di bawah 3 tahun

Promo tiket kereta api

Tiket Kereta Api Populer Blitar ke Bandung

Blitar
(St. Blitar)
Bandung
(St. Kiaracondong)

Stasiun di Blitar

Stasiun Blitar adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Kota Blitar, Jawa Timur.
Stasiun Blitar termasuk ke dalam klasifikasi stasiun kereta api kelas besar, di bawah
Daerah Operasi VII Madiun. Setelah melalui berbagai renovasi, Stasiun Blitar kini
mengadopsi tema Soekarno, salah satu bapak bangsa Indonesia. Pengunjung yang
datang ke Stasiun Blitar akan disambut dengan dekorasi bernuansa Soekarno, harapan
pengelola pengunjung dapat mengambil keteladanan positif beliau. Stasiun ini
merupakan stasiun yang cukup sibuk, melayani berbagai jenis layanan kereta api, baik
rute perjalanan jarak jauh maupun komuter lokal. Untuk menunjang seluruh
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 8 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Selain itu, terdapat fasilitas penunjang kereta api seperti dipo lokomotif dan
jembatan putar lokomotif.

Lokasi: Jalan Mastrip, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Stasiun Blitar (BL)
Selengkapnya

Stasiun Wlingi (WG) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas I yang berlokasi di Beru,
Wlingi, Blitar. Stasiun ini berada di ketinggian 274 meter di atas permukaan laut, dan stasiun ini
tergolong dalam Daerah Operasi VIII Surabaya lintas Bangil - Kertosono. Stasiun Wlingi adalah
stasiun terbesar yang ada di Kabupaten Blitar. Selain itu, Stasiun Wlingi juga merupakan satu-
satunya stasiun yang melayani perjalanan kereta api jarak jauh kelas komersial di Blitar. Secara
keseluruhan, Stasiun Wlingi memiliki tiga peron dan empat jalur kereta api, dengan jalur 2
sebagai sepur lurus serta jalur 3 dan 4 sebagai jalur alternatif apabila intensitas kereta api lebih
padat dari biasanya. Pertama kali diresmikan pada tahun 1897, pembangunan stasiun ini
dikerjakan bersamaan dengan proyek jalur rel kereta api Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang
sepanjang 74 kilometer oleh Pemerintah Hindia Belanda. Beberapa layanan perjalanan kereta
api yang beroperasi di Stasiun Wlingi di antaranya adalah Gajayana, Malabar, Malioboro
Ekspres, Majapahit, Matarmaja, dan Penataran.

Lokasi: Jalan Stasiun Wlingi, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi
Jawa Timur.

Fasilitas: Sistem tiket online, ruang tunggu, toilet, mushola, lahan parkir

Stasiun Wlingi
Selengkapnya

Stasiun Garum (GRM) merupakan stasiun yang terletak di daerah Tawangsari, Garum,
Blitar. Sebagai stasiun kereta api paling Barat di Kabupaten Blitar, stasiun Garum masih
termasuk ke dalam Daerah Operasi VII Madiun. Awalnya, stasiun ini bersama dengan
Stasiun Blitar dan Stasiun Talun masuk ke dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Koordinasi
kewilayahan yang dijalankan sejak 1 Agustus 2016 oleh PT. Kereta Api Indonesia, membuat
ketiga stasiun tersebut dipindahkan menjadi Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini berada
pada ketinggian kurang lebih +244 meter di atas permukaan laut, menjadikannya stasiun
tertinggi bersama dengan Stasiun Talun yang terletak di Daerah Operasi VII Madiun.
Stasiun Garum dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III. Di bagian Barat stasiun
yang berada sebelum Stasiun Blitar, terdapat bangunan Halte Gebang yang masih utuh
walaupun sudah tidak aktif beroperasi. Untuk saat ini, stasiun Garum hanya melayani satu
kereta api penumpang saja, yaitu Kereta Api Penataran lokal ekonomi AC dengan tujuan
Blitar dan Surabaya melalui Malang. Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki tiga jalur
dimana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, serta tiga peron yang terdiri dari satu peron
sisi rendah dan dua peron pulau yang lumayan tinggi.

Lokasi: Ngebra, Tawangsari, Garum, Blitar, Jawa Timur, 66182

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Stasiun Garum
Selengkapnya

Stasiun Kesamben adalah stasiun kereta api kelas III yang berada di Kesamben, Kesamben,
Blitar, Jawa Timur. Bangunan Stasiun Kesamben ini merupakan bangunan peninggalan masa
Hindia Belanda, yang pembangunannya bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api
Blitar-Wlingi-Kepanjen yang dimulai pada tahun 1896 dan selesai apda tahun 1897.Stasiun ini
termasuk dalam Daerah Operasi VII Surabaya. Stasiun Kesamben memiliki fasilitas infrastruktur
berupa dua jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Pada sebelah timur stasiun ini,
sebelum Stasiun Pohgajih, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah tidak aktif karena
letaknya yang kurang strategis dan jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Kesamben.

Lokasi: Jalan Stasiun Kesamben, Kesamben, Kesamben, Blitar, Jawa Timur.

Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Stasiun Kesamben
Selengkapnya

Stasiun Talun adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Talun, Talun, Blitar. Stasiun yang terletak pada ketinggian +244 meter ini merupakan stasiun yang letaknya paling tenggara di Daerah Operasi VII Madiun lintas Kertosono-Bangil. Dengan letak ketinggiannya tersebut, stasiun ini bersama dengan Stasiun Garum merupakan stasiun yang terletak pada ketinggian tertinggi di Daop VII. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.

 

Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Blitar dan Stasiun Garum yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya kini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.



Tarif Kereta Api Penumpang berangkat dari Stasiun Talun

1.Kereta Api Penataran  

  • Kepanjen: Rp. 4.000 ,-
  • Malang:    Rp. 4.000 ,-
  • Lawang:   Rp. 4.000 ,-
  • Bangil:      Rp. 5.500 ,-
  • Sidoarjo:   Rp. 5.500 ,-
  • Surabaya: Rp. 5.500 ,-

 

2.Kereta Api Dhoho

  • Blitar :              Rp. 4.000 ,-
  • Tulungagung :  Rp. 4.000 ,-
  • Kediri :              Rp. 4.000 ,-
  • Kertosono :       Rp. 5.500 ,-
  • Jombang :         Rp. 5.500 ,-
  • Mojokerto :        Rp. 5.500 ,-
  • Sepanjang :       Rp. 9.500 ,-
  • Wonokromo :     Rp. 9.500 ,-
  • Surabaya Kota : Rp. 9.500 ,-



Alamat Stasiun Talun

Stasiun Talun terletak di Jalan Stasiun RT.02 RW.01 Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Kantor Camat Talun, atau selatan lampu merah Talun

 

Jalur Stasiun Talun

Stasiun Talun memiliki 3 jalur. Jalur 2 digunakan untuk jalur sepur lurus yang menuju ke arah barat (Stasiun Garum) maupun ke arah timur (Stasiun Wlingi). Jalur 1 dan 3 digunakan untuk jalur langsiran kereta api di kala intensitas kereta api lumayan padat, atau pas ada simpangan kereta api di jalur tersebut. Dari tiga jalur tersebut, terdapat 2 peron. Satu peron sisi yang rendah dan 1 peron pulau yang rendah juga. Pada semua peron ini tidak dinaungi atap seng seperti kebanyakan pada stasiun yang berada di kecamatan.

Stasiun Talun Blitar
Selengkapnya

Stasiun di Bandung

Stasiun Bandung adalah salah satu stasiun kereta api terbesar di Indonesia - terbesar
se-Kota Bandung. Stasiun ini terkadang juga disebut dengan dengan nama lamanya
Stasiun Hall. Stasiun yang didirikan sejak tahun 1884 ini termasuk salah satu stasiun
tersibuk di Indonesia, dengan setiap harinya melayani berbagai rute kereta api baik
ekonomi, bisnis, maupun eksekutif yang berangkat dari dan/atau menuju berbagai
tujuan lainnya di pulau Jawa seperti Jakarta, Cirebon, Yogyakarta, dan Surabaya.
Wajar bila Stasiun Bandung menjadi salah satu stasiun besar dengan jumlah trek
mencapai 10. Selain rute perjalanan kereta api jarak jauh, Stasiun Bandung juga
melayani beberapa rute jarak dekat seperti Bandung-Cimahi dan Bandung-Padalarang.
Nilai historisnya yang kaya menjadikan Stasiun Bandung salah satu tujuan wisata
sejarah favorit di kota Paris Van Java. Letaknya yang strategis, yakni relatif dekat
dengan pusat-pusat keramaian Kota Bandung seperti Paskal Hypersquare dan Jalan
Braga, juga turut mempopulerkan nama Stasiun Bandung sebagai tujuan wisata.

Lokasi: Jalan Kebon Kawung No. 43 (pintu utara) dan Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu
selatan), Pasir Kaliki, Cicendo, Bandung, Jawa Barat

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir

Stasiun Bandung Hall
Selengkapnya

Stasiun Kiaracondong atau biasa disingkat dengan Kircon adalah stasiun kereta api
yang terletak di Kiaracondong, Kota Bandung. Stasiun Kiaracondong termasuk ke
dalam kategori stasiun besar tipe c, dengan jumlah rel mencapai tujuh jalur rel
kereta api. Stasiun Kiaracondong melayani (walaupun tidak semua) berbagai kereta
api yang akan berangkat dari dan menuju stasiun kereta api utama Kota Bandung,
Stasiun Bandung Hall. Sebagai stasiun terbesar kedua di Kota Bandung, Stasiun
Kiaracondong melayani berbagai jenis rute perjalanan kereta api, mulai dari ekonomi,
bisnis, hingga eksekutif. Termasuk ke dalam Daerah Operasi II Bandung, Stasiun
Kiaracondong dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern yang dapat ditemukan di
stasiun-stasiun besar lainnya untuk melayani berbagai keperluan pengunjungnya.

Lokasi: Jl. Kiaracondong, Babakansari, Kiaracondong, Bandung

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan
Parkir

Stasiun Kiaracondong (KAC)
Selengkapnya

Stasiun Cimahi adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Baros, Kota Cimahi, Jawa
Barat, Stasiun Cimahi berada di bawah naungan Daerah Operasi II Bandung, dengan
klasifikasi stasiun kereta api kelas 1. Dibangun pada tahun 1884 oleh pemerintahan
kolonial, stasiun ini semula ditujukan untuk segala keperluan-keperluan militer,
namun dalam perkembangannya hingga kini, stasiun ini telah berkembang menjadi
stasiun penumpang yang cukup ramai. Stasiun Cimahi melayani rute perjalanan kereta
api dari berbagai kelas, mulai ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Selain itu, stasiun ini
juga melayani beberapa rute komuter atau lokal seputar Kota Bandung. Stasiun
Cimahi dilengkapi dengan 4 rel kereta api untuk memenuhi berbagai keperluannya.

Lokasi: Jalan Stasiun Cimahi, Baros, Cimahi, Jawa Barat.

Stasiun Cimahi Bandung
Selengkapnya

Stasiun Padalarang adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Kertamulya,
Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Stasiun ini termasuk ke dalam
kategori kereta api kelas I - terbesar di Kabupaten Bandung Barat. Stasiun Padalarang
menjadi salah satu stasiun perlintasan utama bagi kereta api yang akan menuju Kota
Bandung. Untuk menunjang aktivitasnya stasiun ini dilengkapi dengan 5 jalur rel
kereta api serta fasilitas bongkar muat batu. Selain itu, terdapat rute komuter lokal
menuju Bandung dan Cibatu dari stasiun ini.

Lokasi: Jalan Cihaliwung, Kertamulya, Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat.

Stasiun Padalarang
Selengkapnya

Stasiun Rancaekek merupakan stasiun kereta api yang terletak di Desa Rancaekek
Wetan, Rancaekek, Kabupaten Bandung. Stasiun Rancaekek berada di bawah otoritas
Daerah Operasi II Bandung PT. Kereta Api Indonesia, dengan status stasiun kereta api
kelas I. Stasiun yang berdiri sejak zaman Belanda ini hingga sekarang masih beroperasi
sebagai salah satu gerbang utama Kota Bandung, melayani berbagai rute perjalanan
kereta api yang akan berangkat dari dan/atau menuju Stasiun Bandung. Selain
persilangan dan persusulan rute jarak jauh, di stasiun terdapat pula rute-rute
komuter lokal, yakni rute menuju Cicalengka dan Cibatu. Meski Rancaekek terkenal
sebagai wilayah yang sering terkena banjir, stasiun ini relatif aman dari kondisi
tersebut.

Lokasi: Rancaekek Wetan, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Stasiun Rancaekek
Selengkapnya

Terletak di Cicalengka Kulon, Cicalengka, Bandung, Stasiun Cicalengka merupakan stasiun
kereta api kelas I dan terbesar se-kabupaten Bandung. Berjarak tidak jauh dari Jalan Raya
Cicalengka - Majalaya, Stasiun Cicalengka tergolong ke dalam kategori stasiun yang cukup
ramai sebab Stasiun Cicalengka merupakan stasiun pemberhentian terakhir untuk Kereta Api
Patas Bandung Raya dan Kereta Api Lokal Bandung Raya. Stasiun Cicalengka masih termasuk
ke dalam wilayah Daerah Operasi II Bandung. Hal unik dari Stasiun Cicalengka adalah ketika
semua penumpang Kereta Api Lokal belum turun dari kereta, penumpang selanjutnya tidak
akan diizinkan masuk peron oleh sang petugas. Strategi ini dilakukan agar tidak menyebabkan
penumpukan di dekat pintu kereta di mana di Stasiun Cicalengka ini akan lebih banyak
penumpang yang turun daripada yang naik. Hal menarik lainnya dari Stasiun Cicalengka yaitu
dengan adanya tempat wisata cukup populer yang dekat dengan stasiun ini, seperti Gunung
Sangiang Cicalengka dan Tugu Pahlawan Dewi Sartika.

Lokasi: Jalan Stasiun Cicalengka No.1, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka,
Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Fasilitas: Lahan Parkir, Toilet, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu.

Stasiun Cicalengka
Selengkapnya

Stasiun Gedebage adalah stasiun kereta api yang terletak di Kecamatan Gedebage,
Kota Bandung. Berdiri sejak tahun 1884, kini stasiun ini berfungsi sebagai stasiun
barang/peti kemas kelas I. Sesuai klasifikasi tersebut, memang stasiun ini sangat
jarang digunakan untuk stasiun penumpang - layanan naik turun penumpang di Kota
Bandung dipusatkan pada Stasiun Kiaracondong untuk kelas ekonomi dan Stasiun
Bandung untuk layanan kelas lainnya seperti premium dan eksekutif. Untuk
menunjang aktivitasnya yang sibuk sebagai stasiun barang utama di Kota Bandung,
stasiun ini dilengkapi dengan 4 jalur rel kereta api dan satu peron stasiun. Stasiun ini
dekat dengan Stadion sepakbola bertaraf internasional kebanggan warga Bandung,
terutama fans klub bola Persib, yakni Stadion Bandung Lautan Api.

Lokasi: Jalan Gedebage, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota
Bandung

Stasiun Gedebage
Selengkapnya

Stasiun Rendeh (RH) adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Rende, Kabupaten
Bandung Barat. Stasiun ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun
Rendeh dikelola oleh Daerah Operasi II Bandung Pt. KAI. Nama stasiun ini berasal dari ejaan
orang Belanda untuk desa tempat stasiun ini berlokasi, yakni Desa Rende. Di stasiun ini,
terdapat beberapa layanan kereta api penumpang, seperti rute komuter lokal Bandung Raya
dan rute lokal Cibatu (Purwakarta)/Simandra. Untuk saat ini, pelayanan pemesanan tiket hanya
melayani pemesanan langsung di stasiun dikarenakan volume penumpang yang relatif kecil.
Untuk menunjang aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa 2 jalur
rel kereta api.

Lokasi: Desa Rende, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Stasiun Rendeh (RH)
Selengkapnya

Stasiun Haurpugur adalah stasiun kereta api kecil Kelas III yang terletak di Haurpugur,
Rancaekek. Stasiun Haurpugur berada pada ketinggian +689 meter di atas permukaan laut dan
termasuk dalam Daerah Operasi (DAOP) II Bandung. Stasiun yang hanya satu berhenti di
stasiun ini, yaitu KA Lokal Bandung Raya ini memiliki dua jalur kereta dengan dua jalur aktif:
satu jalur sepur lurus dan satu jalur untuk persilangan kereta. Stasiun ini dinamai sesuai dengan
nama kecamatan tempat stasiun ini berada, Kecamatan Haurpugur. Anda bisa mampir ke
beberapa objek wisata yang terletak di Kecamatan Haurpugur tempat stasiun ini berada.

Lokasi: Cangkuang, Rancaekek, Bandung, Jawa Barat

Fasilitas: Loket Tiket, Area Tunggu, Toilet, Musala, Lapangan Parkir

Stasiun Haurpugur
Selengkapnya