Tiket Kereta Api Tegal - Blitar

Pilih Rute

Tanggal
Penumpang
3 tahun ke atas
Di bawah 3 tahun

Tiket Kereta Api Populer Tegal ke Blitar

Tegal
(St. Tegal)
Blitar
(St. Blitar)
Tegal
(St. Tegal)
Blitar
(St. Kesamben)

Jadwal Kereta Api Tegal - Blitar

Nama KeretaKeberangkatanKedatanganHarga Mulai DariWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi

Stasiun di Tegal

Stasiun Tegal adalah stasiun kereta api yang terletak di Slerok, Tegal, Jawa Timur.
Stasiun ini tergolong sebagai stasiun kelas besar tipe B, berada di bawah naungan
Daerah Operasi IV Semarang. Berdiri sejak tahun 1885, Stasiun Tegal kini telah
menjadi salah satu stasiun yang cukup ramai di Indonesia, melayani hampir semua
jenis kelas kereta api, mulai dari kelas ekonomi, bisnis, sampai eksekutif. Tidak heran
bila stasiun ini dilengkapi 6 jalur rel kereta api. Selain layanan penumpang, stasiun ini
juga dekat dengan Depo Pertamina yang biasa dijadikan tempat bongkar muat kereta
api ketel. Selain itu, kedekatan stasiun ini dengan Balai Yasa membuatnya sering
dijadikan tempat parkir bagi kereta yang akan menuju ke sana. Letak Stasiun Tegal
cukup strategis, yakni hanya 100 meter dari alun-alun Tegal.

Lokasi: Jalan Pancasila 1, Slerok, Tegal

Lihat Selengkapnya
Stasiun Tegal

Stasiun Slawi (SLW) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Pakembaran, Slawi,
Tegal. Terletak di ujung utara Daerah Operasi V Purwokerto, stasiun yang berada pada
ketinggian 38 mdpl ini merupakan yang paling aktif di daerahnya. Stasiun ini terakhir direnovasi
pada tahun 1999 dengan 3 jalur untuk mendukung pengoperasian kereta api. Sistem
persinyalan yang ada di Stasiun Slawi telah diganti dari manual menjadi elektrik pada awal
tahun 2005. Uniknya, stasiun ini merupakan stasiun pertama di Indonesia yang menggunakan
sinyal elektrik buatan dalam negeri, lho! Namun, stasiun ini sempat dihentikan operasionalnya
pada tahun 2003 karena sepi penumpang. Hal tersebut dikarenakan stasiun ini terletak di jalur
kereta api Tegal-Prupuk yang merupakan salah satu jalur kereta api tersepi di Pulau Jawa.
Kemudian, pada tahun 2014, stasiun ini beroperasi kembali dengan adanya kereta api
Kamandaka yang melayani jalur Purwokerto-Semarang pp. Pada tahun yang sama, perjalanan
pulang-pergi KA ditambah menjadi tiga kali sehari. Lokasi Stasiun Slawi dekat dengan
beberapa daya tarik wisata di Tegal, seperti Taman Rakyat Slawi di mana pengunjung dapat
menikmati kuliner khas Tegal, dan Waterboom Yogya Slawi yang dapat menjadi pilihan untuk
berolahraga air.

Lokasi: Jalan Kemiri No. 74, Pakembaran, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah 52415

Fasilitas: Loket Tiket Online, Loket check-in, Lahan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Slawi

Stasiun Prupuk merupakan sebuah stasiun kereta api yang terletak di Desa Prupuk Utara,
Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Stasiun yang terletak pada ketinggian +36 m mdpl ini
termasuk ke dalam Daerah Operasi V Purwokerto lintas Prupuk-Kroya dan merupakan stasiun
paling selatan di Kabupaten Tegal. Dahulu, stasiun ini berukuran besar, namun berubah
bentuknya setelah mengalami perombakan yang diakibatkan oleh perubahan di tubuh PT
Kereta Api Indonesia. Untuk mendukung pengoperasian kereta api, stasiun ini memiliki enam
jalur dengan sepur lurus jalur ganda arah hilir di jalur 2 menuju Cirebon-Jakarta, jalur 3 yang
merupakan sepur lurus jalur ganda arah hulu ke Cirebon-Jakarta, dan sepur lurus jalur tunggal
yang mengarah ke Slawi-Tegal yang ada di jalur 4. Terletak di percabangan antara jalur kereta
api Cirebon-Prupuk dengan jalur Tegal Prupuk, stasiun ini merupakan tempat singgah beberapa
kereta api jika terjadi persilangan atau persusulan antar kereta api. Meskipun stasiun ini tidak
melayani penumpang, namun berbagai kereta api kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif pernah
dijadwalkan singgah di Stasiun Prupuk. Lokasi Stasiun Prupuk terletak dekat Pasar Kesambi
dan Taman Alat Berat Berca.

Lokasi: Jalan Raya Prupuk Utara, Prupuk, Prupuk Utara, Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa
Tengah 52463

Fasilitas: Lahan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Prupuk

Stasiun di Blitar

Stasiun Blitar adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Kota Blitar, Jawa Timur.
Stasiun Blitar termasuk ke dalam klasifikasi stasiun kereta api kelas besar, di bawah
Daerah Operasi VII Madiun. Setelah melalui berbagai renovasi, Stasiun Blitar kini
mengadopsi tema Soekarno, salah satu bapak bangsa Indonesia. Pengunjung yang
datang ke Stasiun Blitar akan disambut dengan dekorasi bernuansa Soekarno, harapan
pengelola pengunjung dapat mengambil keteladanan positif beliau. Stasiun ini
merupakan stasiun yang cukup sibuk, melayani berbagai jenis layanan kereta api, baik
rute perjalanan jarak jauh maupun komuter lokal. Untuk menunjang seluruh
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 8 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Selain itu, terdapat fasilitas penunjang kereta api seperti dipo lokomotif dan
jembatan putar lokomotif.

Lokasi: Jalan Mastrip, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Blitar (BL)

Stasiun Wlingi (WG) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas I yang berlokasi di Beru,
Wlingi, Blitar. Stasiun ini berada di ketinggian 274 meter di atas permukaan laut, dan stasiun ini
tergolong dalam Daerah Operasi VIII Surabaya lintas Bangil - Kertosono. Stasiun Wlingi adalah
stasiun terbesar yang ada di Kabupaten Blitar. Selain itu, Stasiun Wlingi juga merupakan satu-
satunya stasiun yang melayani perjalanan kereta api jarak jauh kelas komersial di Blitar. Secara
keseluruhan, Stasiun Wlingi memiliki tiga peron dan empat jalur kereta api, dengan jalur 2
sebagai sepur lurus serta jalur 3 dan 4 sebagai jalur alternatif apabila intensitas kereta api lebih
padat dari biasanya. Pertama kali diresmikan pada tahun 1897, pembangunan stasiun ini
dikerjakan bersamaan dengan proyek jalur rel kereta api Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang
sepanjang 74 kilometer oleh Pemerintah Hindia Belanda. Beberapa layanan perjalanan kereta
api yang beroperasi di Stasiun Wlingi di antaranya adalah Gajayana, Malabar, Malioboro
Ekspres, Majapahit, Matarmaja, dan Penataran.

Lokasi: Jalan Stasiun Wlingi, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi
Jawa Timur.

Fasilitas: Sistem tiket online, ruang tunggu, toilet, mushola, lahan parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Wlingi

Stasiun Garum (GRM) merupakan stasiun yang terletak di daerah Tawangsari, Garum,
Blitar. Sebagai stasiun kereta api paling Barat di Kabupaten Blitar, stasiun Garum masih
termasuk ke dalam Daerah Operasi VII Madiun. Awalnya, stasiun ini bersama dengan
Stasiun Blitar dan Stasiun Talun masuk ke dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Koordinasi
kewilayahan yang dijalankan sejak 1 Agustus 2016 oleh PT. Kereta Api Indonesia, membuat
ketiga stasiun tersebut dipindahkan menjadi Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini berada
pada ketinggian kurang lebih +244 meter di atas permukaan laut, menjadikannya stasiun
tertinggi bersama dengan Stasiun Talun yang terletak di Daerah Operasi VII Madiun.
Stasiun Garum dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III. Di bagian Barat stasiun
yang berada sebelum Stasiun Blitar, terdapat bangunan Halte Gebang yang masih utuh
walaupun sudah tidak aktif beroperasi. Untuk saat ini, stasiun Garum hanya melayani satu
kereta api penumpang saja, yaitu Kereta Api Penataran lokal ekonomi AC dengan tujuan
Blitar dan Surabaya melalui Malang. Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki tiga jalur
dimana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, serta tiga peron yang terdiri dari satu peron
sisi rendah dan dua peron pulau yang lumayan tinggi.

Lokasi: Ngebra, Tawangsari, Garum, Blitar, Jawa Timur, 66182

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Garum

Stasiun Kesamben adalah stasiun kereta api kelas III yang berada di Kesamben, Kesamben,
Blitar, Jawa Timur. Bangunan Stasiun Kesamben ini merupakan bangunan peninggalan masa
Hindia Belanda, yang pembangunannya bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api
Blitar-Wlingi-Kepanjen yang dimulai pada tahun 1896 dan selesai apda tahun 1897.Stasiun ini
termasuk dalam Daerah Operasi VII Surabaya. Stasiun Kesamben memiliki fasilitas infrastruktur
berupa dua jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Pada sebelah timur stasiun ini,
sebelum Stasiun Pohgajih, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah tidak aktif karena
letaknya yang kurang strategis dan jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Kesamben.

Lokasi: Jalan Stasiun Kesamben, Kesamben, Kesamben, Blitar, Jawa Timur.

Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Lihat Selengkapnya
Stasiun Kesamben

Stasiun Talun adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Talun, Talun, Blitar. Stasiun yang terletak pada ketinggian +244 meter ini merupakan stasiun yang letaknya paling tenggara di Daerah Operasi VII Madiun lintas Kertosono-Bangil. Dengan letak ketinggiannya tersebut, stasiun ini bersama dengan Stasiun Garum merupakan stasiun yang terletak pada ketinggian tertinggi di Daop VII. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.

 

Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Blitar dan Stasiun Garum yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya kini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.



Tarif Kereta Api Penumpang berangkat dari Stasiun Talun

1.Kereta Api Penataran  

  • Kepanjen: Rp. 4.000 ,-
  • Malang:    Rp. 4.000 ,-
  • Lawang:   Rp. 4.000 ,-
  • Bangil:      Rp. 5.500 ,-
  • Sidoarjo:   Rp. 5.500 ,-
  • Surabaya: Rp. 5.500 ,-

 

2.Kereta Api Dhoho

  • Blitar :              Rp. 4.000 ,-
  • Tulungagung :  Rp. 4.000 ,-
  • Kediri :              Rp. 4.000 ,-
  • Kertosono :       Rp. 5.500 ,-
  • Jombang :         Rp. 5.500 ,-
  • Mojokerto :        Rp. 5.500 ,-
  • Sepanjang :       Rp. 9.500 ,-
  • Wonokromo :     Rp. 9.500 ,-
  • Surabaya Kota : Rp. 9.500 ,-



Alamat Stasiun Talun

Stasiun Talun terletak di Jalan Stasiun RT.02 RW.01 Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Kantor Camat Talun, atau selatan lampu merah Talun

 

Jalur Stasiun Talun

Stasiun Talun memiliki 3 jalur. Jalur 2 digunakan untuk jalur sepur lurus yang menuju ke arah barat (Stasiun Garum) maupun ke arah timur (Stasiun Wlingi). Jalur 1 dan 3 digunakan untuk jalur langsiran kereta api di kala intensitas kereta api lumayan padat, atau pas ada simpangan kereta api di jalur tersebut. Dari tiga jalur tersebut, terdapat 2 peron. Satu peron sisi yang rendah dan 1 peron pulau yang rendah juga. Pada semua peron ini tidak dinaungi atap seng seperti kebanyakan pada stasiun yang berada di kecamatan.

Lihat Selengkapnya
Stasiun Talun Blitar