Tiket Kereta Api Sragen - Cirebon

Pilih Rute

Tanggal
Penumpang
3 tahun ke atas
Di bawah 3 tahun

Tiket Kereta Api Populer Sragen ke Cirebon

Sragen
(St. Sragen)
Cirebon
(St. Cirebonprujakan)
Sragen
(St. Sragen)
Cirebon
(St. Cirebon)

Jadwal Kereta Api Sragen - Cirebon

Nama KeretaKeberangkatanKedatanganHarga Mulai DariWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi

Stasiun di Sragen

Stasiun Sragen adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Sragen Kulon, Sragen,
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Berada di bawah naungan Daerah Operasi VI
Yogyakarta PT. Kereta Api Indonesia, stasiun ini diklasifikasikan sebagai stasiun kereta
api kelas II. Dahulu, Stasiun Sragen didirikan pada tahun 1884 oleh pemerintahan
kolonial Belanda untuk membantu melancarkan distribusi hasil komoditas dari pabrik
gula yang berada di dekatnya, yang saat ini telah dikelola oleh perusahaan milik
negara PT Perkebunan Nusantara IX. Sekarang stasiun ini lebih berfokus pada layanan
kereta api berpenumpang lintas kelas, kendati masih melayani sedikit layanan angkut
barang, khususnya semen. Stasiun Sragen dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur
yang menunjang aktivitasnya berupa 4 jalur rel kereta api dan 2 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Salak no. 1, Sragen Kulon, Sragen, Jawa Tengah

Lihat Selengkapnya
Stasiun Sragen Kulon

Stasiun Kedungbanteng termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang
terletak di Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Stasiun Kedungbanteng yang terletak
pada ketinggian +85 meter diatas permukaan laut ini memiliki 1 jalur sepur lurus serta 1 jalur
yang buntu. Stasiun Kedungbanteng saat ini bukan untuk tempat boarding-alighting
penumpang, melainkan hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api. Anda
dapat mengunjungi objek wisata Curug Lima Kedungbanteng, Bukit Tranggulasih, dan Curug
Gomblang, yang terletak sekitar 16 km dari Stasiun Kedungbanteng. Stasiun ini dapat diakses
dengan kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Gondang
Sragen.

Lokasi: Stasiun Kedung Banteng, Gondang, Badran, Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa
Tengah

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, ATM

Lihat Selengkapnya
Stasiun Kedungbanteng
Stasiun Masaran merupakan stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di Kecamatan
Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Stasiun ini hanya berukuran 134 m2 dan
berada di ketinggian +93 mdpl. Bangunan stasiun ini merupakan sisa peninggalan masa Hindia
Belanda. Pada tahun 1883, dibangun jalur kereta api yang menghubungkan Madiun - Paron -
Sragen - Solobalapan. Jalur ini dibangun oleh perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia
Belanda, Staatsspoorwegen, dan memiliki panjang 97 kilometer. Kemudian, dibangunlah
Stasiun Masaran pada tahun berikutnya untuk mendukung pengoperasian kereta api. Stasiun
ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Sebagai salah satu stasiun
yang berada di bawah manajemen PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta,
Stasiun Masaran hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api saja, tidak melayani
penumpang. Meskipun apabila dilihat dari segi bangunan, stasiun ini layak dijadikan tempat
naik dan turunnya penumpang, Stasiun Masaran belum dirasa prospektif karena terletak di area
persawahan. Alasan lainnya juga telah ada Stasiun Sragen yang letaknya tidak jauh. Stasiun
Masaran berlokasi dekat dengan beberapa destinasi wisata di Sragen, seperti Astana Pilang
Payung dan Ndayu Park

Lokasi: Jalan Stasiun, Kauman RT. 03 RW. 01 Desa Masaran, Kecamatan Masaran,
Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah

Fasilitas: Lahan Parkir
Lihat Selengkapnya
Stasiun Masaran

Stasiun Kebonromo (KRO) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III atau kecil yang
berlokasi di Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
Stasiun yang terletak di ketinggian 84 meter di atas permukaan laut ini tergolong ke dalam
Daerah Operasi VI Yogyakarta. Walaupun stasiun ini diberi nama Kebonromo, stasiun ini tidak
berlokasi tepat di Desa Kebonromo, melainkan di sebelah timur desa tersebut. Secara
keseluruhan, Stasiun Kebonromo mempunyai tiga jalur kereta api, dengan jalur 2 yang
difungsikan sebagai jalur sepur lurus. Hingga saat ini, Stasiun Kebonromo hanya menjadi
stasiun untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja. Maka dari itu, stasiun ini tidak
lagi melayani perjalanan kereta api yang menaikturunkan penumpang. Persilangan dan
persusulan kereta api yang secara resmi dilayani oleh Stasiun Kebonromo di antaranya adalah
KA Pasundan tujuan Surabaya yang bersilang dengan KA Kahuripan Tujuan Bandung, dan KA
Singasari tujuan Blitar yang bersilang dengan KA Matarmaja tujuan Jakarta. Tidak jauh dari
Stasiun Kebonromo, Anda dapat mengunjungi beberapa destinasi wisata yang menarik, seperti
Museum Fosil Sangiran, Makam Pangeran Samudro.

Lokasi: Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah 57252

Lihat Selengkapnya
Stasiun Kebonromo Sragen

Stasiun di Cirebon

Stasiun Cirebon atau stasiun yang juga sering disebut Kejaksan adalah stasiun yang
terletak di Kejaksan, Kota Cirebon. Stasiun Cirebon diklasifikasikan ke dalam stasiun
kelas besar, dengan total jalur rel mencapai 7 jalur. Sebagai stasiun kelas besar,
Stasiun Cirebon melayani berbagai jenis layanan perjalanan kereta api, mulai dari
ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Didirikan pada tahun 1920, Stasiun Cirebon
memiliki nilai historis tinggi. Stasiun Cirebon memiliki gaya arsitektur yang khas,
memadukan antara gaya art nouveau dan art deco ala kultur Eropa. Lokasi Stasiun
Cirebon sangat strategis, dekat dengan pusat-pusat keramaian kota seperti Balai Kota
Cirebon dan Alun-Alun Kejaksan. Dari Stasiun Cirebon, para pelancong juga dapat
dengan mudah menuju tempat-tempat wisata seperti Keraton Kasepuhan Cirebon.

Lokasi: Jalan Raya Siliwangi, Kejaksan, Cirebon

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan
Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Cirebon

Stasiun Ciledug (CLD) yang berlokasi di desa Ciledug Lor, Ciledug, Cirebon, adalah stasiun
yang termasuk ke dalam Daerah Operasi III Cirebon. Stasiun kereta api kelas II ini terletak di
posisi bagian paling timur di provinsi Jawa Barat lintas Cirebon-Prupuk. Tak hanya terletak di
bagian paling timur, Stasiun Ciledug juga berada di posisi paling tenggara di Kabupaten
Cirebon. Menariknya, Stasiun Ciledug dari arah barat merupakan stasiun paling akhir di Jawa
Barat sebelum masuk wilayah Jawa Tengah. Stasiun Ciledug menyediakan rute perjalanan
kereta api tujuan Yogyakarta Lempuyangan, Kutoarjo, Jakarta Pasar Senen, dan Surabaya
Gubeng didukung dengan berbagai jenis kelas kereta api seperti kelas Ekonomi AC, Ekonomi
AC Plus, Bisnis, dan campuran Eksekutif-Bisnis. Kereta api yang menyediakan jenis kelas
tersebut antara lain Kereta Api Bogowonto, Kutojaya Utara, Gajah Wong, Sawunggalih, Gaya
Baru Malam Selatan dan Bengawan. Tempat wisata menarik di sekitar Stasiun Ciledug yang
bisa dikunjungi adalah Waduk Malahayu dan Situ Sedong.

Lokasi: Jalan Raya Buyut Roda, Damarguna, Ciledug, Cirebon, Jawa Barat 45188

Fasilitas: Reservasi Tiket Online, Toilet.

Lihat Selengkapnya
Stasiun Ciledug

Stasiun Arjawinangun adalah stasiun kereta api yang terletak di wilayah Jungjang,
Arjawinangun, Cirebon. Stasiun yang berada pada ketinggian 8 meter di atas permukaan
laut ini merupakan stasiun kereta api kelas II yang termasuk ke dalam Daerah Operasi III
Cirebon. Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki lima jalur, di mana jalur 2 dan 3 berfungsi
sebagai sepur lurus. Seluruh jalur digunakan untuk mengantar penumpang, sementara jalur
5 hanya digunakan sebagai tempat parkir suatu proyek atau bongkar-muat kricak yang
selanjutnya akan diangkut oleh kereta dengan gerbong terbuka, yaitu KKBW atau ZZOW.
Stasiun ini menyediakan beberapa layanan kereta, yaitu kelas campuran untuk eksekutif
ekonomi untuk Kereta Api Tegal Bahari dengan tujuan Jakarta dan Kereta Api Cirebon
Ekspres tujuan Cirebon. Sedangkan untuk kelas ekonomi, tersedia Kereta Api Tegal Ekspres
tujuan Jakarta dan Tegal. Di sebelah Utara Stasiun Arjawinangun, terdapat Stasiun Kaliwedi
yang sudah tidak digunakan lagi semenjak jalur ganda dengan rute Cikampek-Cirebon mulai
dioperasikan. Sementara itu, di sebelah Timurnya, terdapat Stasiun Bangoduwa. Stasiun ini
memiliki beberapa peron, dengan satu peron sisi dan tiga peron yang seluruhnya berukuran
agak tinggi. Seperti kebanyakan stasiun lain, Stasiun Arjawinangun telah mempunyai
sistem tiket online yang dapat melayani penjual secara langsung dan melalui pemesanan di
loket kereta. Stasiun ini juga memiliki fasilitas check-in mandiri yang menyerupai
pencetakan boarding pass di bandara.

Lokasi: Jungjang, Arjawinangun, Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, Jawa Barat 45162

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Arjawinangun

Stasiun Losari adalah stasiun kereta api kecil Kelas III yang terletak di Panggangsari, Losari,
Cirebon. Stasiun Losari berada pada ketinggian +3 meter di atas permukaan laut dan termasuk
dalam Daerah Operasi (DAOP) III Cirebon. Stasiun yang ke arah baratnya telah dinonaktifkan
karena faktor muat yang rendah ini melayani Kereta Ekonomi dan Campuran dengan satu jalur
sepur lurus dan satu jalur untuk persilangan kereta. Stasiun ini dinamai sesuai dengan nama
kecamatan tempat stasiun ini berada, Kecamatan Losari. Anda bisa mampir ke objek wisata
Pantai Prapag Indah, Klenteng Losari, Makam Pulosaren, atau Wisata Buaya Siluman yang
terletak di Kecamatan Losari tempat stasiun ini berada.

Lokasi: Panggangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon

Fasilitas: Loket Tiket, Area Tunggu, Toilet, Musala

Lihat Selengkapnya
Stasiun Losari

Stasiun Babakan adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Babakan, Cianjur, Jawa Barat.
Dahulu, Stasiun Babakan yang juga termasuk ke dalam Daerah Operasi III Cirebon dikenal
dengan nama Stasiun Nieuw Tersana. Untuk mendukung trayek jalur ganda lintas utara Pulau
Jawa, bangunan Stasiun Babakan dipindahkan ke bagian barat dari lokasi aslinya. Stasiun
Babakan memiliki 4 (empat) jalur kereta api yang melayani perjalanan kereta api dari berbagai
macam kelas seperti Ekonomi AC, Ekonomi AC Premium dan campuran (Eksekutif-Ekonomi
AC Plus) dengan tujuan rute ke Jakarta, Tegal, Semarang hingga Malang. Kereta api yang
melakukan pemberhentian di Stasiun Babakan di antaranya adalah Tawang Jaya, Matarmaja,
Tegal Bahari, Tegal Ekspres dan Tawang Jaya Premium. Menuju arah timur Stasiun Babakan,
stasiun ini adalah bekas Stasiun Pabedilan (Bedilan) dan memiliki percabangan jalur ke arah
Pabrik Gula Tersana Baru, namun saat ini keduanya telah dinonaktifkan. Karena Stasiun
Babakan masih tergolong ke stasiun kereta api yang masih ramai dikunjungi penumpang kereta
api, hal ini membuat Stasiun Babakan cukup berdekatan dengan beberapa tempat menarik,
seperti Situ Sedong, Waduk Malahayu dan Taman Ade Irma Suryani.

Lokasi: Jalan Raya Pangeran Sutajaya, Babakan Gebang, Babakan, Cirebon, Jawa Barat
45191

Fasilitas: Toilet, Loket Tiket Online.

Lihat Selengkapnya
Stasiun Babakan

Stasiun Waruduwur merupakan sebuah stasiun kereta api kecil kelas III yang berlokasi di Desa
Kanci, Cirebon. Pada tahun 1897, SCS (Semarang Cheriboon Stoomtram Maatschappij)
membangun sebuah stasiun yang berlokasi di Jalan Mundu Raya, Desa Waruduwur, Mundu,
Cirebon dengan luas bangunan 155 m2. Stasiun yang terletak di jalur KA lintas Semarang -
Cirebon dan Mundu - Cirebon Prujakan ini kemudian dinonaktifkan dan dipindahkan ke lokasi
baru karena bangunan stasiun lama telah banyak yang rusak karena dijarah dan faktor cuaca.
Stasiun Waruduwur yang terletak pada ketinggian +3 mdpl ini tidak melayani penumpang
melainkan hanya dipakai sebagai tempat persilangan dan persusulan kereta api saja. Untuk
mendukung pengoperasian kereta api, stasiun ini dilengkapi dengan empat jalur. Jalur 2 dan 3
merupakan sepur lurus arah Cirebon - Jakarta dan Semarang - Surabaya. Stasiun Waruduwur
terletak dengan beberapa tempat menarik di Cirebon, di antaranya wisata kuliner kepiting di
wilayah Pantai Utara Cirebon.

Lokasi: Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat

Fasilitas: Lahan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Waruduwur

Stasiun Sindanglaut (SDU) merupakan stasiun kereta api kelas III yang berada di wilayah
Sindanglaut, Lemahabang, Cirebon. Stasiun ini memiliki ukuran yang kecil dan terletak pada
ketinggian sekitar +14 m dari atas permukaan laut. Stasiun Sindanglaut masih termasuk ke
dalam Daerah Operasi III Cirebon. Stasiun ini hanya melayani persusulan antarkereta api.
Tidak heran, Stasiun Sindanglaut cukup sepi karena tidak ada kereta apapun yang berhenti
di stasiun ini, kecuali untuk persusulan antarkereta. Di arah Timur stasiun, terdapat sebuah
stasiun lain bernama Stasiun Karangsuwung yang sudah tidak aktif karena adanya jalur
ganda dari Cirebon ke Prupuk. Walaupun begitu, ada beberapa kereta yang masih melewati
jalur Stasiun Kereta Api Sindang Laut ini, salah satunya adalah Kereta Api Taksaka. Sekitar
0,5 km dari stasiun, terdapat Pasar Lemah Abang Sindang Laut. Jika dilihat berdasarkan
rute Kereta Api, stasiun ini terletak di antara Stasiun Luwung dan Stasiun Karangsuwung.

Lokasi: Jalan Raya Cirebon-Prupuk, Sindanglaut, Lemahabang, Cirebon, Jawa Barat

Lihat Selengkapnya
Stasiun Sindanglaut

Stasiun Jatibarang adalah stasiun kereta yang berada di Jatibarang, Kabupaten
Indramayu, Jawa Barat. Nama stasiun ini berasal dari nama pasar yang berada tepat
di depannya, Pasar Desa Jatibarang. Stasiun Jatibarang merupakan stasiun tersibuk di
Kabupaten Indramayu. Dikelola Daerah Operasi III Cirebon PT. Kereta Api Indonesia,
stasiun ini dilengkapi dengan lima jalur rel kereta api. Stasiun Jatibarang melayani
berbagai jenis kelas layanan kereta api, mulai dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif.

Lokasi: Jalan Mayor Sangun, Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat

Lihat Selengkapnya
Stasiun Jatibarang (JTB)