Tiket Kereta Api Garut - Cilacap

Pilih Rute

Tanggal
Penumpang
3 tahun ke atas
Di bawah 3 tahun

Tiket Kereta Api Populer Garut ke Cilacap

Garut
(St. Cipeundeuy)
Cilacap
(St. Maos)
Garut
(St. Leles)
Cilacap
(St. Kroya)
Garut
(St. Leles)
Cilacap
(St. Maos)
Garut
(St. Cibatu)
Cilacap
(St. Maos)
Garut
(St. Cibatu)
Cilacap
(St. Sidareja)

Jadwal Kereta Api Garut - Cilacap

Nama KeretaKeberangkatanKedatanganHarga Mulai DariWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
PASUNDAN 296
Ekonomi
Leles (LL)Maos (MA)Rp 88.00011:1616:124j 56m
SERAYU 326
Ekonomi
Leles (LL)Maos (MA)Rp 63.00002:1707:225j 5m
SERAYU 326
Ekonomi
Cibatu (CB)Sidareja (SDR)Rp 63.00002:4606:343j 48m
PASUNDAN 296
Ekonomi
Cibatu (CB)Sidareja (SDR)Rp 88.00011:3515:273j 52m
SERAYU 322
Ekonomi
Cibatu (CB)Sidareja (SDR)Rp 63.00014:5718:403j 43m

Stasiun di Garut

Stasiun Cipeundeuy adalah stasiun kereta api kelas II yang berlokasi di Cikarag, Malangbong,
Garut. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Nama Stasiun Cipeundeuy berasal
dari nama kampung tempat stasiun ini berada. Meski tergolong stasiun kecil, semua kereta api kelas
eksekutif, bisnis, ekonomi maupun angkutan barang, diwajibkan berhenti di stasiun ini. Selain untuk
menurunkan penumpang, tujuan dari pemberhentian tersebut adalah untuk melakukan pemeriksaan
rem atau penambahan lokomotif karena jalur setelah stasiun ini merupakan petak yang cukup terjal.
Stasiun Cipeunduy memiliki tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus.

Lokasi: Jalan Raya Bandung - Tasikmalaya, Cikarag, Malongbong, Garut, Jawa Barat.

Lihat Selengkapnya
Stasiun Cipeundeuy

Stasiun Cibatu adalah stasiun kereta api yang terletak di daerah Cibatu, Garut.
Terletak pada ketinggian +612 meter di atas permukaan laut, Stasiun ini
diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api kelas II yang masih termasuk ke dalam
Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini juga merupakan salah satu stasiun kereta api
aktif terbesar yang mempunyai empat jalur aktif, di mana jalur 2 berfungsi sebagai
sepur lurus. Stasiun Cibatu berdiri setelah jalur kereta penghubung Stasiun Cicalengka
dan Cilacap diresmikan oleh maskapai kereta Api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen.
Tahun 1926 menjadi awal dibukanya jalur baru yang menghubungkan daerah Cibatu
dan Cikajang. Dalam perkembangannya, rute kereta api Cibatu-Cikajang pernah
tercatat sebagai relasi jalur tertinggi yang ada di Pulau Jawa (dengan angka mencapai
> 1.200 m dpl). Akan tetapi, terhitung sejak 1983, jalur tersebut tidak dioperasikan
lagi.
Stasiun Cibatu merupakan salah satu stasiun tertua yang sangat dikenal pada masa
kolonial Belanda. Didirikan pertama kali pada tahun 1889, stasiun ini sempat menjadi
pemberhentian turis-turis Eropa yang ingin melancong ke daerah Garut. Hal ini juga
dikarenakan kondisi alam daerah Garut pada saat itu yang memang sangat indah dan
membuatnya menjadi salah satu daerah favorit para wisatawan Eropa. Tidak heran,
banyak tokoh-tokoh terkenal yang pernah menjejakkan kakinya di stasiun ini.
Beberapa diantaranya seperti komedian legendaris Charlie Chaplin, Presiden
Soekarno, serta Penulis dan Perdana Menteri Perancis Georges Clemenceau.

Lokasi: Jl. Cibatu, Sindangsari, Jawa Barat 44116

Fasilitas: Loker Tiket Online, ATM, Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Cibatu

Stasiun Leles adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Kadungora, Kabupaten Garut.
Stasiun Leles dikelola oleh Daerah Operasi II Bandung PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Hal unik
dari stasiun ini adalah letaknya yang berada di area yang relatif belum terjamah, membuat
temperatur di stasiun ini sangat sejuk. Selain itu, letak stasiun ini yang dikelilingi pegunungan
Garut yang asri menawarkan panorama alam indah khas tanah Sunda - cocok dengan desain
arsitektur stasiun ini yang luas dan terbuka. Stasiun Garut oleh otoritas KAI diklasifikasikan
sebagai stasiun kereta api kelas 3. Stasiun Garut kini melayani berbagai jenis layanan kereta
api rute selatan Pulau Jawa dari berbagai kelas. Selain itu, di stasiun ini terdapat pula rute
komuter lokal, yakni tujuan Cibatu dan Purwakarta. Untuk menunjang aktivitasnya, stasiun ini
dilengkapi dengan berbagai fasilitas infrastruktur yang cukup baik, yakni 2 jalur rel kereta api.

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Lokasi: Desa Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Lihat Selengkapnya
Stasiun Leles

Stasiun Warung Bandrek adalah stasiun kereta api yang terletak di desa Sukalilah,
Kecamatan Cibatu, Garut. Stasiun ini berada di antara Stasiun Cibatu dan Stasiun
Bumiwaluya. Stasiun ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III yang berukuran
kecil dan masih termasuk ke dalam Daerah Operasi II Bandung. Asal-usul nama yang unik
dari stasiun Warung Bandrek adalah karena pada zaman dulu, cukup banyak warung
penjual bandrek (minuman jahe hangat Sunda) yang berdiri di sekitar stasiun ini. Oleh
karena itu, stasiun ini merupakan stasiun yang cukup ramai karena berada tepat di
pinggiran jalan raya. Terletak di ketinggian kurang lebih +612 meter di atas permukaan
laut, stasiun ini mempunyai dua jalur kereta api, dimana jalur 2 digunakan sebagai sepur
lurus. Untuk saat ini, stasiun Warung Bandrek hanya beroperasi untuk persilangan dan
persusulan kereta api saja. Pada Desember 2017 kemarin, sempat terjadi kecelakaan di
stasiun ini dimana rel yang berada di km 227 ¾ amblas. Hal ini menyebabkan
dinonaktifkannya stasiun untuk beberapa waktu. Setelah itu pun, stasiun ini membatasi
pelayanan kereta hanya sampai lima km untuk setiap jamnya.

Lokasi: Girimukti, Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, 44185

Lihat Selengkapnya
Stasiun Warung Bandrek

Stasiun Nagreg (NG) adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Nagreg,
Kabupaten Bandung. Stasiun ini berada di bawah otoritas operasional Daerah Operasi
II Bandung PT KAI, dengan klasifikasi stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun yang
letaknya paling tinggi diantara stasiun kereta api lainnya ini berlokasi sangat dekat
dengan jalan raya Bandung-Tasikmalaya, sehingga memang stasiun ini menjadi salah
satu ikon terutama dalam perjalanan mudik. Nagreg sendiri memang selalu masuk
dalam pemberitaan besar setiap memasuki masa-masa mudik karena acapkali macet.
Beroperasi sejak 1890, hingga kini Stasiun Nagreg masih aktif melayani berbagai
aktivitas persilangan dan persusulan. Selain itu, di stasiun ini terdapat pula rute
komuter lokal menuju Padalarang dan Purwakarta. Untuk menunjang aktivitasnya,
stasiun ini dilengkapi 3 jalur rel kereta api. Tidak jauh dari stasiun ini terdapat Situs
Batu kendan yang dahulu merupakan pusat Kerajaan Kendan.

Lokasi: Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

Lihat Selengkapnya
Stasiun Nagreg

Stasiun di Cilacap

Stasiun Kroya adalah stasiun kereta api yang terletak di Kroya, Cilacap, Jawa tengah.
Stasiun Kroya termasuk ke dalam kategori stasiun kereta api besar tipe B. Stasiun
yang telah berdiri sejak tahun 1884 ini kini telah menjadi salah satu stasiun modern
tersibuk di pulau Jawa, dengan berbagai jenis layanan kereta api jarak jauh mulai
dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Stasiun ini juga merupakan stasiun terpadat
yang berada di bawah naungan Daerah Operasi V Purwokerto. Tidak heran bila Stasiun
Kroya dilengkapi dengan 9 jalur rel kereta api dan 4 peron stasiun yang panjangnya
secara khusus dibuat mencapai panjang 600 meter. Satu kompleks dengan stasiun ini
juga dipo lokomotif dan bengkel kereta api.

Lokasi: Desa Bajing, Kroya, Cilacap, Jawa tengah

Lihat Selengkapnya
Stasiun Kroya Cilacap

Stasiun Cilacap adalah stasiun kereta api berada di Sidakaya, Kabupaten Cilacap.
Stasiun ini adalah stasiun KA paling selatan di bawah pengelolaan Daerah Operasi V
Purwokerto PT. Kereta Api Indonesia. Diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api kelas
besar, Stasiun Cilacap dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa 5 jalur rel
kereta api dan 3 peron stasiun. Di stasiun ini juga terdapat fasilitas dipo lokomotif.
Selain layanan kereta api jarak jauh, Stasiun Cilacap juga melayani berbagai rute
perjalanan kereta api barang.

Lokasi: Desa Sidakaya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Lihat Selengkapnya
Stasiun Cilacap Desa Sidakaya

Stasiun Maos adalah salah satu stasiun kereta api di Indonesia yang ada di daerah
Karangreja, Maos, Cilacap. Terletak di ketinggian +8 m dari laut, stasiun ini
merupakan stasiun kereta yang bisa dibilang cukup strategis. Stasiun Maos termasuk
ke dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun Maos diklasifikasikan sebagai stasiun
kereta api kelas besar tipe C dan berjarak kurang lebih hanya 100 m dari jembatan
panjang Sungai Serayu. Secara keseluruhan, stasiun ini mempunyai tujuh jalur kereta,
di mana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, sedangkan jalur 6 dan 7 adalah untuk
melakukan pembongkaran muatan BBM. Stasiun Maos adalah stasiun yang cukup
dikenal karena digunakan sebagai titik awal perjalanan kereta api ketel/BBM untuk
rute kereta Maos-Kroya-Tegal pulang-pergi. Oleh karena itu, stasiun ini dapat
dikategorikan sebagai stasiun yang cukup sibuk. Dalam perkembangan wilayah Stasiun
Maos, Serajoedal Stoomtram Maatschappij membangun percabangan menuju ke
daerah Purwokerto dan Wonosobo. Awalnya, jalur tersebut sering dipakai untuk
mengangkut tebu, namun sudah tidak lagi. Di bagian Barat, stasiun ini memiliki
percabangan untuk tujuan ke Stasiun Cilacap, yang juga terletak tidak terlalu jauh
dengan Stasiun Kasugihan.

Lokasi: Jl. Raya Kesugihan, Klapagada, 53272 Cilacap, Indonesia, 53271, Jawa Tengah

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir, Boarding Pass

Lihat Selengkapnya
Stasiun Maos

Stasiun Sidareja adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Sidamulya, Kabupaten
Cilacap. Stasiun yang berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi V Purwokerto ini
termasuk ke dalam kategori stasiun kereta api kelas II. Kontras dengan status kelasnya
yang kecil, stasiun ini merupakan salah satu stasiun ramai di Jawa Tengah - dengan
setiap harinya melayani setidaknya 300-500 penumpang menurut data PT. Kereta Api
Indonesia. Stasiun ini melayani berbagai rute kereta api lintas Pulau Jawa. Untuk
menunjang segala aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 4 jalur rel kereta api dan 4
peron stasiun.

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Lokasi: Jalan Raya Wringinharjo (Karangpucung - Sidareja, Desa Sidamulya, Sidareja,
Cilacap, Jawa Tengah

Lihat Selengkapnya
Stasiun Sidareja

Stasiun Gandrungmangun, atau yang biasa dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Stasiun
Gandrungmangu merupakan stasiun kereta api kelas III (kecil) yang terletak di Gandrungmanis,
Gandrungmangu, Cilcacap, Jawa Tengah, tepatnya di dekat Pasar Gandrungmangu. Stasiun ini
termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini dilengkapi dengan fasilitas
infrastruktur berupa tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Pada stasiun ini
juga terdapat fasilitas ala bandara yaitu check-in mandiri untuk mencetak boarding pass.

Lokasi: Jalan Raya Gandrungmangu-Sidareja, Gandrungmanis, Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah.

Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, Mesin Check-in Mandiri.

Lihat Selengkapnya
Stasiun Gandrungmangun

Stasiun Cipari adalah stasiun kereta api kecil Kelas III yang terletak di Cipari, Cilacap. Stasiun
Cipari berada pada ketinggian +11 meter di atas permukaan laut dan termasuk dalam Daerah
Operasi (DAOP) V Purwokerto. Stasiun yang berada 0.1 kilometer di barat pasar dan di
terdapat pemberhentian angkot di depannya ini melayani perjalanan kereta dengan satu jalur
sepur lurus dan satu jalur untuk persilangan kereta. Stasiun ini dinamai sesuai dengan nama
kecamatan tempat stasiun ini berada, Kecamatan Cipari. Anda bisa mampir ke objek wisata
Pemandian Air Panas Cipari dan Curug Cipari yang terletak di Kecamatan Cipari tempat stasiun
ini berada.

Lokasi: Jl. Cipari-Mulyadadi, Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Fasilitas:
Loket Tiket, Area Tunggu, Toilet, Musala, Lapangan Parkir

Lihat Selengkapnya
Stasiun Cipari

Stasiun Kawunganten adalah stasiun kereta api kelas III (kecil) yang terletak di Kawunganten Lor,
Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah. Stasiun ini termasuk dalam wilayah Daerah Operasi V
Purwokerto. Stasiu ini dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa tiga jalur kereta api dengan
jalur 2 sebagai sepur lurus. Stasiun ini hanya melayani persilangan atau persusulan antar kereta api
saja, tidak untuk menaik turunkan penumpang. Persilangan atau persusulan kereta api yang dilayani
secara resmi adalah Kereta Api Pasundan, Kereta Api Lodaya, Kereta Api Kahuripan, dan Kereta
Api Mutiara Selatan.

Lokasi: Kawunganten Lor, Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah.

Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Lihat Selengkapnya
Stasiun Kawunganten

Stasiun Jeruklegi (JRL) adalah stasiun kereta api kelas III yang berada di wilayah
Jeruklegi, Cilacap. Stasiun ini berukuran cukup kecil dan terletak pada ketinggian +10 m
dari atas permukaan laut. Stasiun Jeruklegi masih termasuk ke dalam Daerah Operasi V
Purwokerto. Secara keseluruhan, stasiun ini mempunyai tiga jalur kereta api, di mana jalur
1 berfungsi sebagai sepur lurus. Untuk jumlah peronnya, stasiun Jeruklegi memiliki total 2
peron yang terdiri dari satu peron sisi dan satu peron pulau dengan tinggi yang sama-sama
rendah. Stasiun ini digunakan hanya untuk persilangan dan persusulan antar kereta api.
Oleh karena itu, suasananya tidak terlalu ramai sehingga sering menjadi tempat terjadinya
beberapa insiden kecelakaan. Satu-satunya kereta api yang melakukan pemberhentian di
stasiun ini adalah Kereta Api Turangga dengan tujuan Surabaya yang melakukan
persilangan dengan kereta api dengan tujuan Bandung yang melintas secara langsung.

Lokasi: Jalan Salak, Jeruklegi Wetan, Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah, 53252

Lihat Selengkapnya
Stasiun Jeruklegi