Tiket Kereta Api Stasiun Talun

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Minggu, 17 Nov
Tanggal Pulang
Selasa, 19 Nov
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Informasi Stasiun Talun

Stasiun Talun (TAL)

Stasiun Talun adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Talun, Talun, Blitar. Stasiun yang terletak pada ketinggian +244 meter ini merupakan stasiun yang letaknya paling tenggara di Daerah Operasi VII Madiun lintas Kertosono-Bangil. Dengan letak ketinggiannya tersebut, stasiun ini bersama dengan Stasiun Garum merupakan stasiun yang terletak pada ketinggian tertinggi di Daop VII. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.

 

Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Blitar dan Stasiun Garum yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya kini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun.



Tarif Kereta Api Penumpang berangkat dari Stasiun Talun

1.Kereta Api Penataran  

  • Kepanjen: Rp. 4.000 ,-
  • Malang:    Rp. 4.000 ,-
  • Lawang:   Rp. 4.000 ,-
  • Bangil:      Rp. 5.500 ,-
  • Sidoarjo:   Rp. 5.500 ,-
  • Surabaya: Rp. 5.500 ,-

 

2.Kereta Api Dhoho

  • Blitar :              Rp. 4.000 ,-
  • Tulungagung :  Rp. 4.000 ,-
  • Kediri :              Rp. 4.000 ,-
  • Kertosono :       Rp. 5.500 ,-
  • Jombang :         Rp. 5.500 ,-
  • Mojokerto :        Rp. 5.500 ,-
  • Sepanjang :       Rp. 9.500 ,-
  • Wonokromo :     Rp. 9.500 ,-
  • Surabaya Kota : Rp. 9.500 ,-



Alamat Stasiun Talun

Stasiun Talun terletak di Jalan Stasiun RT.02 RW.01 Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Kantor Camat Talun, atau selatan lampu merah Talun

 

Jalur Stasiun Talun

Stasiun Talun memiliki 3 jalur. Jalur 2 digunakan untuk jalur sepur lurus yang menuju ke arah barat (Stasiun Garum) maupun ke arah timur (Stasiun Wlingi). Jalur 1 dan 3 digunakan untuk jalur langsiran kereta api di kala intensitas kereta api lumayan padat, atau pas ada simpangan kereta api di jalur tersebut. Dari tiga jalur tersebut, terdapat 2 peron. Satu peron sisi yang rendah dan 1 peron pulau yang rendah juga. Pada semua peron ini tidak dinaungi atap seng seperti kebanyakan pada stasiun yang berada di kecamatan.

Selengkapnya