Tiket Kereta Api Yogyakarta - Garut

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Rabu, 24 Apr
Tanggal Pulang
Jumat, 26 Apr
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Yogyakarta ke Garut

Yogyakarta - Garut
St. Lempuyangan - St. Leles
Cari Tiket
Yogyakarta - Garut
St. Lempuyangan - St. Cibatu
Cari Tiket
Yogyakarta - Garut
St. Yogyakarta - St. Cipeundeuy
Cari Tiket
Yogyakarta - Garut
St. Lempuyangan - St. Cipeundeuy
Cari Tiket
Yogyakarta - Garut
St. Wates - St. Cipeundeuy
Cari Tiket

Stasiun di Yogyakarta

Stasiun Lempuyangan (LPN)Stasiun Yogyakarta (YK)Stasiun Wates (WT)Stasiun Brambanan (BBN)Stasiun Sentolo (STL)

Stasiun Lempuyangan adalah stasiun kereta api yang terletak di Yogyakarta. Jarak
Stasiun Lempuyungan hanya kurang lebih 1 Kilometer dari stasiun utama Kota
Yogyakarta, yakni Stasiun Tugu. Stasiun Lempuyungan diklasifikasikan sebagai stasiun
kereta api kelas besar, dengan jumlah rel mencapai 11. Didirikan pada 1872, Stasiun
Lempuyungan merupakan stasiun pertama dan tertua yang hingga kini masih
beroperasi di Yogyakarta. Stasiun bersejarah ini melayani berbagai jenis berbagai
kelas layanan kereta api, dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Selain itu, Stasiun
Lempuyungan juga melayani berbagai jenis rute perjalanan kereta api, baik dalam
kota maupun jarak jauh. Letak Stasiun Lempuyungan juga tidak jauh dari dipo atau
bengkel kereta api terbesar di Pulau Jawa, Balai Yasa Pengok.

Lokasi: Jalan Lempuyungan, Danurejan, Yogyakarta

Fasilitas: Lahan Parkir, Area Merokok, Toilet, Ruang Tunggu, Musala, Loket Tiket
Online

Selengkapnya

Stasiun Yogyakarta adalah stasiun kereta api yang terletak tepat di kawasan pusat
kota Yogyakarta. Stasiun Yogyakarta oleh warga setempat biasa disebut Stasiun Tugu
Ngayogyakarta atau Stasiun Tugu. Stasiun Yogyakarta merupakan stasiun kelas besar
yang termasuk ke dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta. Beroperasi sejak 1887, Stasiun
Yogyakarta kini merupakan salah satu stasiun tersibuk di Pulau Jawa, dengan rute
perjalanan kereta api dari berbagai kelas layanan mulai dari Ekonomi, Bisnis, dan
Eksekutif. Untuk mendukung keseluruhan pengoperasian layanan kereta api, Stasiun
Yogyakarta didukung dengan 6 jalur rel. Selain rute perjalanan kereta api jarak jauh,
Stasiun Yogyakarta juga melayani rute lokal atau komuter di sekitar Yogyakarta,
seperti ke Stasiun Balapan di Solo. Lokasi stasiun Yogyakarta sangat strategis, dekat
dengan atraksi-atraksi wisata populer seperti Jalan Malioboro dan Keraton
Ngayogyakarta.

Lokasi: Jalan Margo Utama 1 (pintu timur) & Jalan Pasar Kembang (pintu selatan),
Gedongtengen, Yogyakarta

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area Merokok

Selengkapnya

Stasiun Wates adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Wates, Kabupaten
Kulon Progo, Yogyakarta. Stasiun yang termasuk ke dalam wewenang Daerah Operasi
VI Yogyakarta ini merupakan satu-satunya stasiun di Kulon Progo yang melayani
operasi naik-turun kereta berpenumpang. Stasiun ini dikategorikan ke dalam stasiun
kereta api kelas II, dengan infrastruktur penunjang berupa 5 jalur rel kereta api dan 3
peron stasiun. Selain rute-rute perjalanan jarak jauh dari semua kelas, stasiun ini juga
melayani rute komuter lokal ke Kutoarjo dan Solo.

Lokasi: Jalan Sepur, Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Selengkapnya
Stasiun Brambanan sering juga disebut sebagai Stasiun Prambanan. Seperti namanya,
stasiun ini adalah stasiun kereta api kelas III yang terletak di dekat Candi Prambanan,
tepatnya di daerah Kebon Dalem Kidul, Klaten. Perbedaan pengucapan dan penulisan nama
stasiun terjadi karena letaknya yang berdekatan dengan Candi Prambanan. Hal ini seperti
yang tertulis di dalam data dari Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS),
bahwa nama stasiun memang didaftarkan sebagai Brambanan dan sampai sekarang tidak
mengalami perubahan apapun. Stasiun yang masih masuk ke dalam Daerah Operasi VI
Yogyakarta ini berada di ketinggian +146 dari atas permukaan laut dan merupakan stasiun
kereta api yang terletak di bagian paling barat dari Kabupaten Klaten. Secara keseluruhan,
stasiun ini memiliki empat jalur, di mana jalur 1 dan 2 berfungsi sebagai sepur lurus
sementara jalur 4 digunakan untuk jalur parkir Kereta Api yang mengangkut barang. Untuk
saat ini, stasiun Brambanan juga melayani bongkar muat untuk semen. Terhitung sejak 20
Juni 2016, stasiun ini juga mulai melayani penumpang untuk Kereta Api Prambanan Ekspres
(Prameks) dengan tujuan Yogyakarta-Kutarjo dan Solo. Selain itu, stasiun Brambanan juga
menjadi tempat pelayanan untuk Kereta Api Semen Tiga Roda dengan tujuan Nambo dan
Kereta Api Semen Arjawinangun dari dan tujuan Arjawinangun. Stasiun ini memiliki tiga
peron, dengan satu peron sisi dan dua peron pulau yang keduanya berukuran sama-sama
agak tinggi. Di bagian Timur stasiun, terdapat stasiun Kalasan yang sudah tidak beroperasi
karena diaktifkannya jalur ganda yang melintas dengan rute Kutoarjo-Solo.
 
Lokasi: Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.25, Kec. Prambanan, Jawa Tengah, 57454

Fasilitas:
Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir
Selengkapnya

Stasiun Sentolo termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang terletak
di Sentolo, Sentolo, Kulon Progo. Stasiun Sentolo yang terletak pada ketinggian +54 meter
diatas permukaan laut ini memiliki empat jalur dengan 2 jalur sepur lurus. Stasiun Sentolo saat
ini tidak disinggahi kereta api yang berhenti, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.
Anda dapat mengunjungi objek wisata Wanadesa Wisata Kaliagung, Towilfielts, dan Wisata
Alam Kaliburu, yang terletak tidak jauh dari Stasiun Sentolo. Stasiun ini dapat diakses dengan
kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Masjid Attaqwa Sentolo.

Lokasi: Jalan Raya Wates-Yogyakarta. Sentolo, Sentolo, Kulon Progo

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun di Garut

Stasiun Cipeundeuy (CPD)Stasiun Cibatu (CB)Stasiun Leles (LL)Stasiun Warung Bandrek (WB)Stasiun Nagreg (NG)

Stasiun Cipeundeuy adalah stasiun kereta api kelas II yang berlokasi di Cikarag, Malangbong,
Garut. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Nama Stasiun Cipeundeuy berasal
dari nama kampung tempat stasiun ini berada. Meski tergolong stasiun kecil, semua kereta api kelas
eksekutif, bisnis, ekonomi maupun angkutan barang, diwajibkan berhenti di stasiun ini. Selain untuk
menurunkan penumpang, tujuan dari pemberhentian tersebut adalah untuk melakukan pemeriksaan
rem atau penambahan lokomotif karena jalur setelah stasiun ini merupakan petak yang cukup terjal.
Stasiun Cipeunduy memiliki tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus.

Lokasi: Jalan Raya Bandung - Tasikmalaya, Cikarag, Malongbong, Garut, Jawa Barat.

Selengkapnya

Stasiun Cibatu adalah stasiun kereta api yang terletak di daerah Cibatu, Garut.
Terletak pada ketinggian +612 meter di atas permukaan laut, Stasiun ini
diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api kelas II yang masih termasuk ke dalam
Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini juga merupakan salah satu stasiun kereta api
aktif terbesar yang mempunyai empat jalur aktif, di mana jalur 2 berfungsi sebagai
sepur lurus. Stasiun Cibatu berdiri setelah jalur kereta penghubung Stasiun Cicalengka
dan Cilacap diresmikan oleh maskapai kereta Api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen.
Tahun 1926 menjadi awal dibukanya jalur baru yang menghubungkan daerah Cibatu
dan Cikajang. Dalam perkembangannya, rute kereta api Cibatu-Cikajang pernah
tercatat sebagai relasi jalur tertinggi yang ada di Pulau Jawa (dengan angka mencapai
> 1.200 m dpl). Akan tetapi, terhitung sejak 1983, jalur tersebut tidak dioperasikan
lagi.
Stasiun Cibatu merupakan salah satu stasiun tertua yang sangat dikenal pada masa
kolonial Belanda. Didirikan pertama kali pada tahun 1889, stasiun ini sempat menjadi
pemberhentian turis-turis Eropa yang ingin melancong ke daerah Garut. Hal ini juga
dikarenakan kondisi alam daerah Garut pada saat itu yang memang sangat indah dan
membuatnya menjadi salah satu daerah favorit para wisatawan Eropa. Tidak heran,
banyak tokoh-tokoh terkenal yang pernah menjejakkan kakinya di stasiun ini.
Beberapa diantaranya seperti komedian legendaris Charlie Chaplin, Presiden
Soekarno, serta Penulis dan Perdana Menteri Perancis Georges Clemenceau.

Lokasi: Jl. Cibatu, Sindangsari, Jawa Barat 44116

Fasilitas: Loker Tiket Online, ATM, Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Leles adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Kadungora, Kabupaten Garut.
Stasiun Leles dikelola oleh Daerah Operasi II Bandung PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Hal unik
dari stasiun ini adalah letaknya yang berada di area yang relatif belum terjamah, membuat
temperatur di stasiun ini sangat sejuk. Selain itu, letak stasiun ini yang dikelilingi pegunungan
Garut yang asri menawarkan panorama alam indah khas tanah Sunda - cocok dengan desain
arsitektur stasiun ini yang luas dan terbuka. Stasiun Garut oleh otoritas KAI diklasifikasikan
sebagai stasiun kereta api kelas 3. Stasiun Garut kini melayani berbagai jenis layanan kereta
api rute selatan Pulau Jawa dari berbagai kelas. Selain itu, di stasiun ini terdapat pula rute
komuter lokal, yakni tujuan Cibatu dan Purwakarta. Untuk menunjang aktivitasnya, stasiun ini
dilengkapi dengan berbagai fasilitas infrastruktur yang cukup baik, yakni 2 jalur rel kereta api.

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Lokasi: Desa Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Selengkapnya

Stasiun Warung Bandrek adalah stasiun kereta api yang terletak di desa Sukalilah,
Kecamatan Cibatu, Garut. Stasiun ini berada di antara Stasiun Cibatu dan Stasiun
Bumiwaluya. Stasiun ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III yang berukuran
kecil dan masih termasuk ke dalam Daerah Operasi II Bandung. Asal-usul nama yang unik
dari stasiun Warung Bandrek adalah karena pada zaman dulu, cukup banyak warung
penjual bandrek (minuman jahe hangat Sunda) yang berdiri di sekitar stasiun ini. Oleh
karena itu, stasiun ini merupakan stasiun yang cukup ramai karena berada tepat di
pinggiran jalan raya. Terletak di ketinggian kurang lebih +612 meter di atas permukaan
laut, stasiun ini mempunyai dua jalur kereta api, dimana jalur 2 digunakan sebagai sepur
lurus. Untuk saat ini, stasiun Warung Bandrek hanya beroperasi untuk persilangan dan
persusulan kereta api saja. Pada Desember 2017 kemarin, sempat terjadi kecelakaan di
stasiun ini dimana rel yang berada di km 227 ¾ amblas. Hal ini menyebabkan
dinonaktifkannya stasiun untuk beberapa waktu. Setelah itu pun, stasiun ini membatasi
pelayanan kereta hanya sampai lima km untuk setiap jamnya.

Lokasi: Girimukti, Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, 44185

Selengkapnya

Stasiun Nagreg (NG) adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Nagreg,
Kabupaten Bandung. Stasiun ini berada di bawah otoritas operasional Daerah Operasi
II Bandung PT KAI, dengan klasifikasi stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun yang
letaknya paling tinggi diantara stasiun kereta api lainnya ini berlokasi sangat dekat
dengan jalan raya Bandung-Tasikmalaya, sehingga memang stasiun ini menjadi salah
satu ikon terutama dalam perjalanan mudik. Nagreg sendiri memang selalu masuk
dalam pemberitaan besar setiap memasuki masa-masa mudik karena acapkali macet.
Beroperasi sejak 1890, hingga kini Stasiun Nagreg masih aktif melayani berbagai
aktivitas persilangan dan persusulan. Selain itu, di stasiun ini terdapat pula rute
komuter lokal menuju Padalarang dan Purwakarta. Untuk menunjang aktivitasnya,
stasiun ini dilengkapi 3 jalur rel kereta api. Tidak jauh dari stasiun ini terdapat Situs
Batu kendan yang dahulu merupakan pusat Kerajaan Kendan.

Lokasi: Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

Selengkapnya