Tiket Kereta Api Tasikmalaya - Yogyakarta

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Minggu, 21 Apr
Tanggal Pulang
Selasa, 23 Apr
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Tasikmalaya ke Yogyakarta

Tasikmalaya - Yogyakarta
St. Tasikmalaya - St. Yogyakarta
Cari Tiket
Tasikmalaya - Yogyakarta
St. Tasikmalaya - St. Lempuyangan
Cari Tiket
Tasikmalaya - Yogyakarta
St. Tasikmalaya - St. Wates
Cari Tiket

Stasiun di Tasikmalaya

Stasiun Tasikmalaya (TSM)Stasiun Ciawi (CAW)Stasiun Rajapolah (RJP)Stasiun Manonjaya (MNJ)Stasiun Awipari (AW)

Stasiun Tasikmalaya adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Kota Tasikmalaya,
Jawa Barat. Stasiun ini berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi II Bandung PT
Kereta Api Indonesia, dengan klasifikasi stasiun kereta api kelas C. Stasiun
Tasikmalaya pada mulanya hanya melayani kereta api kelas ekonomi. Namun,
perkembangan stasiun ini kian pesat beriringan dengan majunya Kota Tasikmalaya
sebagai kota terbesar di Priangan Timur. Kini, Stasiun Tasikmalaya melayani hampir
semua kelas layanan kereta api. Untuk menunjang segala aktivitasnya, Stasiun
Tasikmalaya dilengkapi dengan tujuh jalur rel kereta api.

Fasilitas: ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Ciawi (CAW) adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Ciawi, Kabupaten
Tasikmalaya. Stasiun Ciawi diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api kelas III/kecil
yang berada di bawah naungan Daerah Operasi II Bandung Pt. Kereta Api Indonesia.
Dahulu, stasiun yang dibuka sejak tahun 1983 ini berperan penting dalam transportasi
komoditas di wilayah Priangan. Hingga kini, stasiun ini masih secara aktif melayani
penumpang kereta api, terutama untuk jalur selatan Pulau Jawa. Sebagai warisan
sejarah perkeretaapian, stasiun Ciawi menyimpan beberapa artefak penting
peninggalan Belanda, seperti brankas, mesin ketik, mesin stempel karcis, jam dinding
kuno, dan timbangan bagasi. Untuk menunjang operasinya, stasiun ini dilengkapi
dengan 3 jalur rel kereta api.

Lokasi: Jalan Stasiun Ciawi No. 1, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten
Tasikmalaya, Jawa Barat

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Rajapolah (RJP) adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Manggungjaya,
Kabupaten Tasikmalaya. Stasiun ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas
III/kecil. Dibuka sejak 1892, hingga sekarang Stasiun Rajapolah masih terus beroperasi
sebagai stasiun, terutama untuk rute perjalanan jalur selatan Pulau Jawa. Meski
begitu, memang Stasiun Rajapolah saat ini hanya beroperasi sebagai tempat
persilangan dan persusulan antar kereta api. Tidak jauh dari stasiun ini, terdapat rute
non-aktif menuju daerah Pirusa. Rute ini dahulu berfungsi sebagai jalur kereta api
pengangkut pasir dari Gunung Galunggung menuju Stasiun Cipinang di Jakarta. Stasiun
ini dilengkapi fasilitas infrastruktur berupa 3 jalur rel kereta api.

Lokasi: Jalan Cihaurbeuti 2, Desa Manggungjaya, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten
Tasikmalaya, Jawa Barat

Selengkapnya

Stasiun Manonjaya (MNJ) adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Manonjaya,
Kabupaten Tasikmalaya. Banyak orang yang pertama kali mendengar Manonjaya akan
mengasosiasikannya dengan Pesantren. Tidak heran, sebab memang di Manonjaya
terdapat beberapa Pesantren Islam terkenal. Stasiun ini berada di bawah pengelolaan
Daerah Operasi II Bandung PT Kereta Api Indonesia (KAI), dengan klasifikasi stasiun
kereta api kelas III/kecil. Manonjaya sendiri merupakan wilayah yang terkenal akan
alamnya yang masih asri. Kereta yang melewati stasiun ini akan disuguhi hamparan
padi yang hijau sejauh mata memandang. Saat ini, stasiun ini hanya melayani
persilangan dan persusulan kereta api saja. Beberapa rute perjalanan kereta api yang
dilayani adalah KA Serayu tujuan Kroya dan tujuan Jakarta. Stasiun ini dilengkapi
dengan 3 jalur rel kereta api.

Lokasi: Desa Manonjaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

Selengkapnya

Stasiun Awipari merupakan stasiun kereta api kelas III yang berukuran kecil dan terletak di
daerah Awipari, Cibeureum, Tasikmalaya. Stasiun ini dapat dikatakan sebagai stasiun yang
cukup tua karena sudah mulai beroperasi dari zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada
tahun 1894. Stasiun Awipari yang berada pada ketinggian 327 meter di atas permukaan
laut ini, masih tergolong ke dalam Daerah Operasi II Bandung. Dikarenakan hampir tidak
ada satupun kereta yang mengangkut penumpang dari stasiun ini, suasana Stasiun Awipari
cenderung sangat sepi dan jarang didatangi orang. Stasiun ini hanya digunakan untuk
melayani persilangan dan persusulan antarkereta api. Satu-satunya yang berhenti di
Stasiun Awipari ini adalah Kereta Api Kutojaya Selatan dengan tujuan Kutoarjo untuk
persilangan Kereta Api Kahuripan dengan tujuan Bandung yang melintas secara langsung.
Secara keseluruhan, Stasiun Kereta Awipari memiliki tiga jalur, di mana jalur 2 berfungsi
sebagai sepur lurus.

Lokasi: Awipari, Cibeureum, Tasikmalaya, Jawa Barat, 46196

Selengkapnya

Stasiun di Yogyakarta

Stasiun Lempuyangan (LPN)Stasiun Yogyakarta (YK)Stasiun Wates (WT)Stasiun Brambanan (BBN)Stasiun Sentolo (STL)

Stasiun Lempuyangan adalah stasiun kereta api yang terletak di Yogyakarta. Jarak
Stasiun Lempuyungan hanya kurang lebih 1 Kilometer dari stasiun utama Kota
Yogyakarta, yakni Stasiun Tugu. Stasiun Lempuyungan diklasifikasikan sebagai stasiun
kereta api kelas besar, dengan jumlah rel mencapai 11. Didirikan pada 1872, Stasiun
Lempuyungan merupakan stasiun pertama dan tertua yang hingga kini masih
beroperasi di Yogyakarta. Stasiun bersejarah ini melayani berbagai jenis berbagai
kelas layanan kereta api, dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Selain itu, Stasiun
Lempuyungan juga melayani berbagai jenis rute perjalanan kereta api, baik dalam
kota maupun jarak jauh. Letak Stasiun Lempuyungan juga tidak jauh dari dipo atau
bengkel kereta api terbesar di Pulau Jawa, Balai Yasa Pengok.

Lokasi: Jalan Lempuyungan, Danurejan, Yogyakarta

Fasilitas: Lahan Parkir, Area Merokok, Toilet, Ruang Tunggu, Musala, Loket Tiket
Online

Selengkapnya

Stasiun Yogyakarta adalah stasiun kereta api yang terletak tepat di kawasan pusat
kota Yogyakarta. Stasiun Yogyakarta oleh warga setempat biasa disebut Stasiun Tugu
Ngayogyakarta atau Stasiun Tugu. Stasiun Yogyakarta merupakan stasiun kelas besar
yang termasuk ke dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta. Beroperasi sejak 1887, Stasiun
Yogyakarta kini merupakan salah satu stasiun tersibuk di Pulau Jawa, dengan rute
perjalanan kereta api dari berbagai kelas layanan mulai dari Ekonomi, Bisnis, dan
Eksekutif. Untuk mendukung keseluruhan pengoperasian layanan kereta api, Stasiun
Yogyakarta didukung dengan 6 jalur rel. Selain rute perjalanan kereta api jarak jauh,
Stasiun Yogyakarta juga melayani rute lokal atau komuter di sekitar Yogyakarta,
seperti ke Stasiun Balapan di Solo. Lokasi stasiun Yogyakarta sangat strategis, dekat
dengan atraksi-atraksi wisata populer seperti Jalan Malioboro dan Keraton
Ngayogyakarta.

Lokasi: Jalan Margo Utama 1 (pintu timur) & Jalan Pasar Kembang (pintu selatan),
Gedongtengen, Yogyakarta

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area Merokok

Selengkapnya

Stasiun Wates adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Wates, Kabupaten
Kulon Progo, Yogyakarta. Stasiun yang termasuk ke dalam wewenang Daerah Operasi
VI Yogyakarta ini merupakan satu-satunya stasiun di Kulon Progo yang melayani
operasi naik-turun kereta berpenumpang. Stasiun ini dikategorikan ke dalam stasiun
kereta api kelas II, dengan infrastruktur penunjang berupa 5 jalur rel kereta api dan 3
peron stasiun. Selain rute-rute perjalanan jarak jauh dari semua kelas, stasiun ini juga
melayani rute komuter lokal ke Kutoarjo dan Solo.

Lokasi: Jalan Sepur, Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Selengkapnya
Stasiun Brambanan sering juga disebut sebagai Stasiun Prambanan. Seperti namanya,
stasiun ini adalah stasiun kereta api kelas III yang terletak di dekat Candi Prambanan,
tepatnya di daerah Kebon Dalem Kidul, Klaten. Perbedaan pengucapan dan penulisan nama
stasiun terjadi karena letaknya yang berdekatan dengan Candi Prambanan. Hal ini seperti
yang tertulis di dalam data dari Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS),
bahwa nama stasiun memang didaftarkan sebagai Brambanan dan sampai sekarang tidak
mengalami perubahan apapun. Stasiun yang masih masuk ke dalam Daerah Operasi VI
Yogyakarta ini berada di ketinggian +146 dari atas permukaan laut dan merupakan stasiun
kereta api yang terletak di bagian paling barat dari Kabupaten Klaten. Secara keseluruhan,
stasiun ini memiliki empat jalur, di mana jalur 1 dan 2 berfungsi sebagai sepur lurus
sementara jalur 4 digunakan untuk jalur parkir Kereta Api yang mengangkut barang. Untuk
saat ini, stasiun Brambanan juga melayani bongkar muat untuk semen. Terhitung sejak 20
Juni 2016, stasiun ini juga mulai melayani penumpang untuk Kereta Api Prambanan Ekspres
(Prameks) dengan tujuan Yogyakarta-Kutarjo dan Solo. Selain itu, stasiun Brambanan juga
menjadi tempat pelayanan untuk Kereta Api Semen Tiga Roda dengan tujuan Nambo dan
Kereta Api Semen Arjawinangun dari dan tujuan Arjawinangun. Stasiun ini memiliki tiga
peron, dengan satu peron sisi dan dua peron pulau yang keduanya berukuran sama-sama
agak tinggi. Di bagian Timur stasiun, terdapat stasiun Kalasan yang sudah tidak beroperasi
karena diaktifkannya jalur ganda yang melintas dengan rute Kutoarjo-Solo.
 
Lokasi: Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.25, Kec. Prambanan, Jawa Tengah, 57454

Fasilitas:
Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir
Selengkapnya

Stasiun Sentolo termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang terletak
di Sentolo, Sentolo, Kulon Progo. Stasiun Sentolo yang terletak pada ketinggian +54 meter
diatas permukaan laut ini memiliki empat jalur dengan 2 jalur sepur lurus. Stasiun Sentolo saat
ini tidak disinggahi kereta api yang berhenti, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.
Anda dapat mengunjungi objek wisata Wanadesa Wisata Kaliagung, Towilfielts, dan Wisata
Alam Kaliburu, yang terletak tidak jauh dari Stasiun Sentolo. Stasiun ini dapat diakses dengan
kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Masjid Attaqwa Sentolo.

Lokasi: Jalan Raya Wates-Yogyakarta. Sentolo, Sentolo, Kulon Progo

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya