Tiket Kereta Api Sragen - Yogyakarta

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Senin, 26 Agt
Tanggal Pulang
Rabu, 28 Agt
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Sragen ke Yogyakarta

Sragen - Yogyakarta
St. Sragen - St. Lempuyangan
Cari Tiket
Sragen - Yogyakarta
St. Sragen - St. Yogyakarta
Cari Tiket
Sragen - Yogyakarta
St. Sragen - St. Wates
Cari Tiket

Jadwal Kereta Api Sragen - Yogyakarta

Putar Rute
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi

Stasiun di Sragen

Stasiun Sragen (SR)Stasiun Kedungbanteng (KDB)Stasiun Masaran (MSR)Stasiun Kebonromo (KRO)

Stasiun Sragen adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Sragen Kulon, Sragen,
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Berada di bawah naungan Daerah Operasi VI
Yogyakarta PT. Kereta Api Indonesia, stasiun ini diklasifikasikan sebagai stasiun kereta
api kelas II. Dahulu, Stasiun Sragen didirikan pada tahun 1884 oleh pemerintahan
kolonial Belanda untuk membantu melancarkan distribusi hasil komoditas dari pabrik
gula yang berada di dekatnya, yang saat ini telah dikelola oleh perusahaan milik
negara PT Perkebunan Nusantara IX. Sekarang stasiun ini lebih berfokus pada layanan
kereta api berpenumpang lintas kelas, kendati masih melayani sedikit layanan angkut
barang, khususnya semen. Stasiun Sragen dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur
yang menunjang aktivitasnya berupa 4 jalur rel kereta api dan 2 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Salak no. 1, Sragen Kulon, Sragen, Jawa Tengah

Selengkapnya

Stasiun Kedungbanteng termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang
terletak di Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Stasiun Kedungbanteng yang terletak
pada ketinggian +85 meter diatas permukaan laut ini memiliki 1 jalur sepur lurus serta 1 jalur
yang buntu. Stasiun Kedungbanteng saat ini bukan untuk tempat boarding-alighting
penumpang, melainkan hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api. Anda
dapat mengunjungi objek wisata Curug Lima Kedungbanteng, Bukit Tranggulasih, dan Curug
Gomblang, yang terletak sekitar 16 km dari Stasiun Kedungbanteng. Stasiun ini dapat diakses
dengan kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Gondang
Sragen.

Lokasi: Stasiun Kedung Banteng, Gondang, Badran, Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa
Tengah

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, ATM

Selengkapnya
Stasiun Masaran merupakan stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di Kecamatan
Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Stasiun ini hanya berukuran 134 m2 dan
berada di ketinggian +93 mdpl. Bangunan stasiun ini merupakan sisa peninggalan masa Hindia
Belanda. Pada tahun 1883, dibangun jalur kereta api yang menghubungkan Madiun - Paron -
Sragen - Solobalapan. Jalur ini dibangun oleh perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia
Belanda, Staatsspoorwegen, dan memiliki panjang 97 kilometer. Kemudian, dibangunlah
Stasiun Masaran pada tahun berikutnya untuk mendukung pengoperasian kereta api. Stasiun
ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Sebagai salah satu stasiun
yang berada di bawah manajemen PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta,
Stasiun Masaran hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api saja, tidak melayani
penumpang. Meskipun apabila dilihat dari segi bangunan, stasiun ini layak dijadikan tempat
naik dan turunnya penumpang, Stasiun Masaran belum dirasa prospektif karena terletak di area
persawahan. Alasan lainnya juga telah ada Stasiun Sragen yang letaknya tidak jauh. Stasiun
Masaran berlokasi dekat dengan beberapa destinasi wisata di Sragen, seperti Astana Pilang
Payung dan Ndayu Park

Lokasi: Jalan Stasiun, Kauman RT. 03 RW. 01 Desa Masaran, Kecamatan Masaran,
Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah

Fasilitas: Lahan Parkir
Selengkapnya

Stasiun Kebonromo (KRO) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III atau kecil yang
berlokasi di Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
Stasiun yang terletak di ketinggian 84 meter di atas permukaan laut ini tergolong ke dalam
Daerah Operasi VI Yogyakarta. Walaupun stasiun ini diberi nama Kebonromo, stasiun ini tidak
berlokasi tepat di Desa Kebonromo, melainkan di sebelah timur desa tersebut. Secara
keseluruhan, Stasiun Kebonromo mempunyai tiga jalur kereta api, dengan jalur 2 yang
difungsikan sebagai jalur sepur lurus. Hingga saat ini, Stasiun Kebonromo hanya menjadi
stasiun untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja. Maka dari itu, stasiun ini tidak
lagi melayani perjalanan kereta api yang menaikturunkan penumpang. Persilangan dan
persusulan kereta api yang secara resmi dilayani oleh Stasiun Kebonromo di antaranya adalah
KA Pasundan tujuan Surabaya yang bersilang dengan KA Kahuripan Tujuan Bandung, dan KA
Singasari tujuan Blitar yang bersilang dengan KA Matarmaja tujuan Jakarta. Tidak jauh dari
Stasiun Kebonromo, Anda dapat mengunjungi beberapa destinasi wisata yang menarik, seperti
Museum Fosil Sangiran, Makam Pangeran Samudro.

Lokasi: Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah 57252

Selengkapnya

Stasiun di Yogyakarta

Stasiun Lempuyangan (LPN)Stasiun Yogyakarta (YK)Stasiun Wates (WT)Stasiun Brambanan (BBN)Stasiun Sentolo (STL)

Stasiun Lempuyangan adalah stasiun kereta api yang terletak di Yogyakarta. Jarak
Stasiun Lempuyungan hanya kurang lebih 1 Kilometer dari stasiun utama Kota
Yogyakarta, yakni Stasiun Tugu. Stasiun Lempuyungan diklasifikasikan sebagai stasiun
kereta api kelas besar, dengan jumlah rel mencapai 11. Didirikan pada 1872, Stasiun
Lempuyungan merupakan stasiun pertama dan tertua yang hingga kini masih
beroperasi di Yogyakarta. Stasiun bersejarah ini melayani berbagai jenis berbagai
kelas layanan kereta api, dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Selain itu, Stasiun
Lempuyungan juga melayani berbagai jenis rute perjalanan kereta api, baik dalam
kota maupun jarak jauh. Letak Stasiun Lempuyungan juga tidak jauh dari dipo atau
bengkel kereta api terbesar di Pulau Jawa, Balai Yasa Pengok.

Lokasi: Jalan Lempuyungan, Danurejan, Yogyakarta

Fasilitas: Lahan Parkir, Area Merokok, Toilet, Ruang Tunggu, Musala, Loket Tiket
Online

Selengkapnya

Stasiun Yogyakarta adalah stasiun kereta api yang terletak tepat di kawasan pusat
kota Yogyakarta. Stasiun Yogyakarta oleh warga setempat biasa disebut Stasiun Tugu
Ngayogyakarta atau Stasiun Tugu. Stasiun Yogyakarta merupakan stasiun kelas besar
yang termasuk ke dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta. Beroperasi sejak 1887, Stasiun
Yogyakarta kini merupakan salah satu stasiun tersibuk di Pulau Jawa, dengan rute
perjalanan kereta api dari berbagai kelas layanan mulai dari Ekonomi, Bisnis, dan
Eksekutif. Untuk mendukung keseluruhan pengoperasian layanan kereta api, Stasiun
Yogyakarta didukung dengan 6 jalur rel. Selain rute perjalanan kereta api jarak jauh,
Stasiun Yogyakarta juga melayani rute lokal atau komuter di sekitar Yogyakarta,
seperti ke Stasiun Balapan di Solo. Lokasi stasiun Yogyakarta sangat strategis, dekat
dengan atraksi-atraksi wisata populer seperti Jalan Malioboro dan Keraton
Ngayogyakarta.

Lokasi: Jalan Margo Utama 1 (pintu timur) & Jalan Pasar Kembang (pintu selatan),
Gedongtengen, Yogyakarta

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area Merokok

Selengkapnya

Stasiun Wates adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Wates, Kabupaten
Kulon Progo, Yogyakarta. Stasiun yang termasuk ke dalam wewenang Daerah Operasi
VI Yogyakarta ini merupakan satu-satunya stasiun di Kulon Progo yang melayani
operasi naik-turun kereta berpenumpang. Stasiun ini dikategorikan ke dalam stasiun
kereta api kelas II, dengan infrastruktur penunjang berupa 5 jalur rel kereta api dan 3
peron stasiun. Selain rute-rute perjalanan jarak jauh dari semua kelas, stasiun ini juga
melayani rute komuter lokal ke Kutoarjo dan Solo.

Lokasi: Jalan Sepur, Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Selengkapnya
Stasiun Brambanan sering juga disebut sebagai Stasiun Prambanan. Seperti namanya,
stasiun ini adalah stasiun kereta api kelas III yang terletak di dekat Candi Prambanan,
tepatnya di daerah Kebon Dalem Kidul, Klaten. Perbedaan pengucapan dan penulisan nama
stasiun terjadi karena letaknya yang berdekatan dengan Candi Prambanan. Hal ini seperti
yang tertulis di dalam data dari Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS),
bahwa nama stasiun memang didaftarkan sebagai Brambanan dan sampai sekarang tidak
mengalami perubahan apapun. Stasiun yang masih masuk ke dalam Daerah Operasi VI
Yogyakarta ini berada di ketinggian +146 dari atas permukaan laut dan merupakan stasiun
kereta api yang terletak di bagian paling barat dari Kabupaten Klaten. Secara keseluruhan,
stasiun ini memiliki empat jalur, di mana jalur 1 dan 2 berfungsi sebagai sepur lurus
sementara jalur 4 digunakan untuk jalur parkir Kereta Api yang mengangkut barang. Untuk
saat ini, stasiun Brambanan juga melayani bongkar muat untuk semen. Terhitung sejak 20
Juni 2016, stasiun ini juga mulai melayani penumpang untuk Kereta Api Prambanan Ekspres
(Prameks) dengan tujuan Yogyakarta-Kutarjo dan Solo. Selain itu, stasiun Brambanan juga
menjadi tempat pelayanan untuk Kereta Api Semen Tiga Roda dengan tujuan Nambo dan
Kereta Api Semen Arjawinangun dari dan tujuan Arjawinangun. Stasiun ini memiliki tiga
peron, dengan satu peron sisi dan dua peron pulau yang keduanya berukuran sama-sama
agak tinggi. Di bagian Timur stasiun, terdapat stasiun Kalasan yang sudah tidak beroperasi
karena diaktifkannya jalur ganda yang melintas dengan rute Kutoarjo-Solo.
 
Lokasi: Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.25, Kec. Prambanan, Jawa Tengah, 57454

Fasilitas:
Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir
Selengkapnya

Stasiun Sentolo termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang terletak
di Sentolo, Sentolo, Kulon Progo. Stasiun Sentolo yang terletak pada ketinggian +54 meter
diatas permukaan laut ini memiliki empat jalur dengan 2 jalur sepur lurus. Stasiun Sentolo saat
ini tidak disinggahi kereta api yang berhenti, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.
Anda dapat mengunjungi objek wisata Wanadesa Wisata Kaliagung, Towilfielts, dan Wisata
Alam Kaliburu, yang terletak tidak jauh dari Stasiun Sentolo. Stasiun ini dapat diakses dengan
kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Masjid Attaqwa Sentolo.

Lokasi: Jalan Raya Wates-Yogyakarta. Sentolo, Sentolo, Kulon Progo

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Kuliner dan Hiburan di Yogyakarta

15 Museum Yogyakarta Terbaik yang Wajib Kamu Kunjungi
18 Tujuan Wisata Pantai di Yogyakarta Terpopuler
29 Destinasi Wisata Kuliner Lezat di Jogjakarta
25 Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Terkenal paling Favorit
Perjalananku Kembali ke Kota Istimewa, Yogyakarta