Tiket Kereta Api Sragen - Solo

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Minggu, 28 Apr
Tanggal Pulang
Selasa, 30 Apr
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Jadwal Kereta Api Sragen - Solo

Putar Rute

Stasiun di Sragen

Stasiun Sragen (SR)Stasiun Kedungbanteng (KDB)Stasiun Masaran (MSR)Stasiun Kebonromo (KRO)

Stasiun Sragen adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Sragen Kulon, Sragen,
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Berada di bawah naungan Daerah Operasi VI
Yogyakarta PT. Kereta Api Indonesia, stasiun ini diklasifikasikan sebagai stasiun kereta
api kelas II. Dahulu, Stasiun Sragen didirikan pada tahun 1884 oleh pemerintahan
kolonial Belanda untuk membantu melancarkan distribusi hasil komoditas dari pabrik
gula yang berada di dekatnya, yang saat ini telah dikelola oleh perusahaan milik
negara PT Perkebunan Nusantara IX. Sekarang stasiun ini lebih berfokus pada layanan
kereta api berpenumpang lintas kelas, kendati masih melayani sedikit layanan angkut
barang, khususnya semen. Stasiun Sragen dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur
yang menunjang aktivitasnya berupa 4 jalur rel kereta api dan 2 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Salak no. 1, Sragen Kulon, Sragen, Jawa Tengah

Selengkapnya

Stasiun Kedungbanteng termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang
terletak di Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Stasiun Kedungbanteng yang terletak
pada ketinggian +85 meter diatas permukaan laut ini memiliki 1 jalur sepur lurus serta 1 jalur
yang buntu. Stasiun Kedungbanteng saat ini bukan untuk tempat boarding-alighting
penumpang, melainkan hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api. Anda
dapat mengunjungi objek wisata Curug Lima Kedungbanteng, Bukit Tranggulasih, dan Curug
Gomblang, yang terletak sekitar 16 km dari Stasiun Kedungbanteng. Stasiun ini dapat diakses
dengan kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Gondang
Sragen.

Lokasi: Stasiun Kedung Banteng, Gondang, Badran, Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa
Tengah

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, ATM

Selengkapnya
Stasiun Masaran merupakan stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di Kecamatan
Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Stasiun ini hanya berukuran 134 m2 dan
berada di ketinggian +93 mdpl. Bangunan stasiun ini merupakan sisa peninggalan masa Hindia
Belanda. Pada tahun 1883, dibangun jalur kereta api yang menghubungkan Madiun - Paron -
Sragen - Solobalapan. Jalur ini dibangun oleh perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia
Belanda, Staatsspoorwegen, dan memiliki panjang 97 kilometer. Kemudian, dibangunlah
Stasiun Masaran pada tahun berikutnya untuk mendukung pengoperasian kereta api. Stasiun
ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Sebagai salah satu stasiun
yang berada di bawah manajemen PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta,
Stasiun Masaran hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api saja, tidak melayani
penumpang. Meskipun apabila dilihat dari segi bangunan, stasiun ini layak dijadikan tempat
naik dan turunnya penumpang, Stasiun Masaran belum dirasa prospektif karena terletak di area
persawahan. Alasan lainnya juga telah ada Stasiun Sragen yang letaknya tidak jauh. Stasiun
Masaran berlokasi dekat dengan beberapa destinasi wisata di Sragen, seperti Astana Pilang
Payung dan Ndayu Park

Lokasi: Jalan Stasiun, Kauman RT. 03 RW. 01 Desa Masaran, Kecamatan Masaran,
Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah

Fasilitas: Lahan Parkir
Selengkapnya

Stasiun Kebonromo (KRO) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III atau kecil yang
berlokasi di Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
Stasiun yang terletak di ketinggian 84 meter di atas permukaan laut ini tergolong ke dalam
Daerah Operasi VI Yogyakarta. Walaupun stasiun ini diberi nama Kebonromo, stasiun ini tidak
berlokasi tepat di Desa Kebonromo, melainkan di sebelah timur desa tersebut. Secara
keseluruhan, Stasiun Kebonromo mempunyai tiga jalur kereta api, dengan jalur 2 yang
difungsikan sebagai jalur sepur lurus. Hingga saat ini, Stasiun Kebonromo hanya menjadi
stasiun untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja. Maka dari itu, stasiun ini tidak
lagi melayani perjalanan kereta api yang menaikturunkan penumpang. Persilangan dan
persusulan kereta api yang secara resmi dilayani oleh Stasiun Kebonromo di antaranya adalah
KA Pasundan tujuan Surabaya yang bersilang dengan KA Kahuripan Tujuan Bandung, dan KA
Singasari tujuan Blitar yang bersilang dengan KA Matarmaja tujuan Jakarta. Tidak jauh dari
Stasiun Kebonromo, Anda dapat mengunjungi beberapa destinasi wisata yang menarik, seperti
Museum Fosil Sangiran, Makam Pangeran Samudro.

Lokasi: Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah 57252

Selengkapnya

Stasiun di Solo

Stasiun Purwosari (PWS)Stasiun Solojebres (SK)Stasiun Solobalapan (SLO)

Stasiun Purwosari adalah stasiun kereta api yang terletak di Surakarta, Jawa Tengah.
Stasiun Purwosari dikategorikan ke dalam stasiun kelas besar, dengan jumlah jalur rel
kereta api mencapai 9 jalur. Stasiun Purwosari termasuk ke dalam Daerah Operasi VI
Yogyakarta. Stasiun yang berdiri sejak tahun 1867 ini memiliki nilai sejarah tinggi,
dengan arsitektur khas kolonial mirip dengan yang dapat ditemukan di Stasiun
Ambarawa. Tidak heran bahwa stasiun tertua di Surakarta ini menjadi salah satu
atraksi wisata populer bagi para pelancong. Dulu, Stasiun Purwosari juga berfungsi
sebagai dipo bagi lokomotif kereta api di Pulau Jawa. Seiring berjalannya waktu,
fungsi tersebut bergeser menjadi dipo alat mekanik. Sebagai stasiun utama di
Surakarta, Stasiun Purwosari melayani berbagai jenis rute perjalanan kereta api,
mulai dari layanan kelas ekonomi, bisnis, hingga eksekutif.

Lokasi: Jalan Slamet Riyadi, Purwosari, Surakarta

Fasilitas: ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya
Stasiun Solojebres adalah stasiun kereta api kelas I yang berlokasi di Purwadiningratan,
Jebres, Surakarta. Dikenal sebagai Stasiun Jebres, stasiun ini berada di dalam Daerah Operasi
VI Yogyakarta. Stasiun Solojebres didirikan oleh salah satu perusahaan kereta api Belanda,
Staatsspoorwegen, pada tahun 1884. Dahulu, Stasiun Solojebres menjadi stasiun besar bagi
Staatsspoorwegen dan berada di daerah kekuasaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Di sekitar
Stasiun Solojebres terdapat peti kemas atau alat pengangkutan barang yang bisa digunakan di
berbagai moda, namun peti kemas ini sudah tidak lagi aktif. Pemkot Surakarta juga telah
menjadikan Stasiun Solojebres sebagai cagar budaya. Tahun 2013 Stasiun Solojebres hanya
melayani kereta kelas ekonomi yang berasal dari arah utara ke timur atau sebaliknya, namun, pada
tahun 2016 akhirnya stasiun ini sudah melayani kereta kelas eksekutif sehingga masyarakat bisa
melakukan perjalanan dengan rute dari dan ke lintas Pantura. Stasiun Solojebres memiliki tujuh
jalur kereta yang melayani perjalanan kereta dengan tujuan Malang, Jakarta, Blitar, Bandung
dan Surabaya. Lokasinya yang cukup ramai dikunjungi pengguna kereta api membuat Stasiun
Solojebres berdekatan dengan beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi, seperti
Kampung Batik Laweyan, Taman Balekambang dan Keraton Surakarta Hadiningrat.
 
Lokasi: Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Purwodiningratan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah.

Fasilitas:
Lahan Parkir, Toilet, Loket Tiket Online.
Selengkapnya

Stasiun Solo Balapan adalah stasiun kereta api yang berada di Kota Surakarta, Jawa
Tengah. Warga setempat lebih sering menyebutnya dengan Stasiun Balapan. Nama
“Balapan” tersebut diambil dari nama sebuah kampung yang dahulu letaknya sangat
berdekatan dengan stasiun ini. Stasiun Balapan oleh PT. Kereta Api Indonesia
digolongkan ke dalam stasiun kelas besar, berada di bawah Daerah Operasi VI
Yogyakarta. Berdiri sejak tahun abad ke-19, Stasiun Balapan telah melayani berbagai
layanan kereta api dari masa-ke-masa. Dalam perkembangannya, kini Stasiun Balapan
telah bertransformasi menjadi salah satu stasiun tersibuk di Pulau Jawa, dengan
fasilitas yang canggih. Untuk menunjang segala aktivitasnya, Stasiun Balapan
dilengkapi dengan 12 jalur rel kereta api dan 9 peron stasiun. Lokasi Stasiun Balapan
yang strategis, yakni dekat dengan Pasar Ayu Balapan dan cagar budaya Ponten
Mangkunegaran, ditambah nilai historisnya yang tinggi, membuat Stasiun Balapan
menjadi salah satu atraksi wisata favorit di Surakarta.

Lokasi: Jalan Wolter Monginsidi, Kestalan, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah

Fasilitas:
Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Kuliner dan Hiburan di Solo

Resep Sosis Solo Mudah dan Praktis
Selat Segar Solo, Adaptasi Menu Barat Rasa Lokal