Tiket Kereta Api Sragen - Banyumas

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Rabu, 26 Jun
Tanggal Pulang
Jumat, 28 Jun
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Sragen ke Banyumas

Sragen - Banyumas
St. Sragen - St. Sumpiuh
Cari Tiket

Jadwal Kereta Api Sragen - Banyumas

Putar Rute
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi

Stasiun di Sragen

Stasiun Sragen (SR)Stasiun Kedungbanteng (KDB)Stasiun Masaran (MSR)Stasiun Kebonromo (KRO)

Stasiun Sragen adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Sragen Kulon, Sragen,
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Berada di bawah naungan Daerah Operasi VI
Yogyakarta PT. Kereta Api Indonesia, stasiun ini diklasifikasikan sebagai stasiun kereta
api kelas II. Dahulu, Stasiun Sragen didirikan pada tahun 1884 oleh pemerintahan
kolonial Belanda untuk membantu melancarkan distribusi hasil komoditas dari pabrik
gula yang berada di dekatnya, yang saat ini telah dikelola oleh perusahaan milik
negara PT Perkebunan Nusantara IX. Sekarang stasiun ini lebih berfokus pada layanan
kereta api berpenumpang lintas kelas, kendati masih melayani sedikit layanan angkut
barang, khususnya semen. Stasiun Sragen dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur
yang menunjang aktivitasnya berupa 4 jalur rel kereta api dan 2 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Salak no. 1, Sragen Kulon, Sragen, Jawa Tengah

Selengkapnya

Stasiun Kedungbanteng termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang
terletak di Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Stasiun Kedungbanteng yang terletak
pada ketinggian +85 meter diatas permukaan laut ini memiliki 1 jalur sepur lurus serta 1 jalur
yang buntu. Stasiun Kedungbanteng saat ini bukan untuk tempat boarding-alighting
penumpang, melainkan hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api. Anda
dapat mengunjungi objek wisata Curug Lima Kedungbanteng, Bukit Tranggulasih, dan Curug
Gomblang, yang terletak sekitar 16 km dari Stasiun Kedungbanteng. Stasiun ini dapat diakses
dengan kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Gondang
Sragen.

Lokasi: Stasiun Kedung Banteng, Gondang, Badran, Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa
Tengah

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, ATM

Selengkapnya
Stasiun Masaran merupakan stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di Kecamatan
Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Stasiun ini hanya berukuran 134 m2 dan
berada di ketinggian +93 mdpl. Bangunan stasiun ini merupakan sisa peninggalan masa Hindia
Belanda. Pada tahun 1883, dibangun jalur kereta api yang menghubungkan Madiun - Paron -
Sragen - Solobalapan. Jalur ini dibangun oleh perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia
Belanda, Staatsspoorwegen, dan memiliki panjang 97 kilometer. Kemudian, dibangunlah
Stasiun Masaran pada tahun berikutnya untuk mendukung pengoperasian kereta api. Stasiun
ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Sebagai salah satu stasiun
yang berada di bawah manajemen PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta,
Stasiun Masaran hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api saja, tidak melayani
penumpang. Meskipun apabila dilihat dari segi bangunan, stasiun ini layak dijadikan tempat
naik dan turunnya penumpang, Stasiun Masaran belum dirasa prospektif karena terletak di area
persawahan. Alasan lainnya juga telah ada Stasiun Sragen yang letaknya tidak jauh. Stasiun
Masaran berlokasi dekat dengan beberapa destinasi wisata di Sragen, seperti Astana Pilang
Payung dan Ndayu Park

Lokasi: Jalan Stasiun, Kauman RT. 03 RW. 01 Desa Masaran, Kecamatan Masaran,
Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah

Fasilitas: Lahan Parkir
Selengkapnya

Stasiun Kebonromo (KRO) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III atau kecil yang
berlokasi di Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
Stasiun yang terletak di ketinggian 84 meter di atas permukaan laut ini tergolong ke dalam
Daerah Operasi VI Yogyakarta. Walaupun stasiun ini diberi nama Kebonromo, stasiun ini tidak
berlokasi tepat di Desa Kebonromo, melainkan di sebelah timur desa tersebut. Secara
keseluruhan, Stasiun Kebonromo mempunyai tiga jalur kereta api, dengan jalur 2 yang
difungsikan sebagai jalur sepur lurus. Hingga saat ini, Stasiun Kebonromo hanya menjadi
stasiun untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja. Maka dari itu, stasiun ini tidak
lagi melayani perjalanan kereta api yang menaikturunkan penumpang. Persilangan dan
persusulan kereta api yang secara resmi dilayani oleh Stasiun Kebonromo di antaranya adalah
KA Pasundan tujuan Surabaya yang bersilang dengan KA Kahuripan Tujuan Bandung, dan KA
Singasari tujuan Blitar yang bersilang dengan KA Matarmaja tujuan Jakarta. Tidak jauh dari
Stasiun Kebonromo, Anda dapat mengunjungi beberapa destinasi wisata yang menarik, seperti
Museum Fosil Sangiran, Makam Pangeran Samudro.

Lokasi: Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah 57252

Selengkapnya

Stasiun di Banyumas

Stasiun Sumpiuh (SPH)Stasiun Notog (NTG)Stasiun Tambak (TBK)Stasiun Kebasen (KBS)Stasiun Karangsari (KRR)Stasiun Kemranjen (KJ)

Stasiun Sumpiuh (SPH) adalah stasiun kereta api yang terletak di Sumpiuh, Kabupaten
Banyumas. Posisi stasiun ini cukup strategis, yakni dekat Pasar Sumpiuh - pasar utama
dan terbesar di Kecamatan Sumpiuh. Stasiun yang dikelola Daerah Operasi V
Purwokerto ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas II. Hal unik dari stasiun
ini adalah arsitektur tuanya yang berbentuk menyerupai rumah sakit, terutama dapat
dilihat pada bagian koridornya. Stasiun ini melayani berbagai layanan penumpang,
terutama dalam rute perjalanan jalur selatan Pulau Jawa. Untuk menunjang berbagai
aktivitas operasionalnya, Stasiun Sumpiuh dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api dan
2 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Stasiun Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa
Tengah.

Fasilitas:
Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area
Merokok

Selengkapnya

Stasiun Notog (NTG) adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Notog, Kabupaten
Banyumas. Stasiun ini oleh Pt. Kereta Api Indonesia (KAI) diklasifikasikan sebagai
stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun Notog dikelola oleh Daerah Operasi V
Purwokerto. Jalur yang melewati Stasiun Notog terkenal akan panorama uniknya,
seperti dua terowongan yang berada di dekat stasiun ini, yakni Terowongan Notog dan
Terowongan Kebasen. Kedua terowongan itu dibangun sejak masa Belanda, tepatnya
pada tahun 1915 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).
Selain itu, rute itu melewati jembatan panjang yang menyebrangi Sungai Serayu,
Sungai terbesar di Jawa Tengah. Stasiun Notog hanya melayani persilangan dan
persusulan kereta api saja, tidak ada aktivitas naik turun penumpang di stasiun ini.
Untuk menunjang operasionalnya, stasiun ini dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api
dan 2 peron stasiun.

Lokasi: Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Selengkapnya

Stasiun Tambak adalah sebuah stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di daerah
Karangpucung, Tambak, Kabupaten Banyumas. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah
Operasi V Purwokerto ini terletak pada ketinggian +19 mdpl. Stasiun Tambak merupakan
stasiun yang letaknya ada di paling ujung timur Kabupaten Banyumas sehingga berbatasan
dengan Kabupaten Kebumen. Untuk melayani pengoperasian kereta api, Stasiun Tambak
dilengkapi dengan tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Namun, stasiun ini hanya
digunakan untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja, tidak untuk menaikkan dan
menurunkan penumpang. Menariknya, di stasiun ini akan diputar lagu Di Tepinya Sungai
Serayu baik yang versi instrumental maupun keroncong ketika ada kereta api yang sedang
singgah menunggu persilangan atau persusulan. Lokasinya yang berdekatan dengan
Kabupaten Kebumen membuat Stasiun Tambak lumayan dekat dengan Goa Jatijajar. Selain
itu, melangkah sedikit dari stasiun, kamu akan menemukan Pasar Tambak, tempat dimana
warga bertransaksi jual beli.

Lokasi: Pesantren, Tambak, Kec. Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya
Stasiun Kebasen merupakan stasiun kereta api yang berada di daerah Gambarsari,
Kebasen, Banyumas. Stasiun ini berdiri pada ketinggian +16 meter dari permukaan laut dan
masih termasuk ke dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Di dekat stasiun ini, terdapat
Bendung Gerak Serayu dan Terowongan Kebasen. Jalur di Stasiun Kebasen berhubungan
dengan Jalan Raya Kebasen. Secara keseluruhan, stasiun ini terdiri dari tiga jalur, dimana
jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus serta tiga peron, dimana satu peron sisi dan dua peron
pulau sama-sama memiliki tinggi yang agak rendah. Untuk saat ini, Stasiun Kebasen
sedang dalam tahap renovasi. Bangunan stasiun sudah termasuk ke dalam tahap
perencanaan, sementara terowongannya juga sudah mulai dikerjakan. Lebih lanjut lagi,
stasiun ini awalnya memiliki percabangan menuju Stasiun Purwokerto Timur dan Stasiun
Maos. Akan tetapi, jalur tersebut kemudian dibongkar pada masa pemerintahan Jepang.
Untuk saat ini dan setelah proyek pembangunan jalur ganda diselesaikan, Stasiun Kebasen
tidak melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang dan hanya akan menjadi tempat
persilangan atau persusulan antarkereta api saja. Terowongan lama yang sudah tidak
digunakan akan ditutup dan dialihfungsikan menjadi cagar budaya.
 
Lokasi: Jalan Stasiun Kebasen, Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten
Banyumas, Jawa Tengah, 53172
Selengkapnya

Stasiun Karangsari merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berlokasi di
Karangtengah, Cilongok, Banyumas. Stasiun ini terletak pada ketinggian 233 meter di atas
permukaan laut dan termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Secara keseluruhan,
Stasiun Karangsari mempunyai empat jalur, dengan jalur 2 dan 3 berfungsi sebagai sepur lurus.
Selain itu, di sisi utara dan selatan stasiun masing-masing terdapat dua jalur badug. Awalnya,
stasiun ini merupakan tempat persilangan kereta api dari dan menuju Purwokerto. Namun,
sejak mulai dioperasikannya jalur ganda, sudah tidak ada lagi kereta api yang berhenti di
Stasiun Karangsari. Jalur antara Stasiun Karangsari dengan stasiun di dekatnya, Karanggandul,
merupakan jalur yang rawan kecelakaan karena berada di wilayah bergunung-gunung. Saat ini,
Stasiun Karangsari hanya melayani persusulan antar kereta api.

Lokasi: Jalan Raya Panembangan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten
Banyumas, Provinsi Jawa Tengah 53162

Selengkapnya

Stasiun Kemranjen adalah sebuah stasiun kecil yang terletak di daerah Sibalung, Kemranjen,
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah Operasi V
Purwokerto ini memiliki ketinggian +7 mdpl dan berjenis stasiun kelas III. Saat ini, Stasiun
Kemranjen tidak melayani penumpang, melainkan hanya dipakai sebagai tempat persilangan
atau persusulan antarkereta api saja. Meskipun begitu, untuk mendukung pengoperasian kereta
api, stasiun ini dilengkapi tiga jalur, dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Stasiun Kemranjen telah
berdiri sejak lama, hal ini terbukti dari ornamen kuno yang masih menghiasi. Gudang dan
rumah dinas di sekitar stasiun yang sudah tidak terpakai juga menambah kesan kuno. Warga
sekitar Kemranjen biasa mengunjungi stasiun ini apabila lalu lintas kereta api sedang padat
untuk melihat kereta api yang melintas. Lokasi Stasiun Kemranjen terletak dekat dengan Pasar
Kemranjen, dan beranjak 10 km ke arah selatan, wisatawan dapat mengunjungi Pantai
Ketapang Indah.

Lokasi: Jalan Stasiun, Sibalung, Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53194

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya