Tiket Kereta Api Nganjuk - Blitar

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Selasa, 18 Jun
Tanggal Pulang
Kamis, 20 Jun
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Nganjuk ke Blitar

Nganjuk - Blitar
St. Nganjuk - St. Kesamben
Cari Tiket
Nganjuk - Blitar
St. Kertosono - St. Wlingi
Cari Tiket
Nganjuk - Blitar
St. Nganjuk - St. Blitar
Cari Tiket
Nganjuk - Blitar
St. Kertosono - St. Kesamben
Cari Tiket

Jadwal Kereta Api Nganjuk - Blitar

Putar Rute
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
MALIOBORO EKSPRES 94Kertosono (KTS)Kesamben (KSB)11581428
MATARMAJA 172Kertosono (KTS)Kesamben (KSB)04060636
MALIOBORO EKSPRES 94Kertosono (KTS)Kesamben (KSB)11581428
MALIOBORO EKSPRES 94Nganjuk (NJ)Kesamben (KSB)11341428
MALIOBORO EKSPRES 94Nganjuk (NJ)Kesamben (KSB)11341428
MATARMAJA 172Nganjuk (NJ)Kesamben (KSB)03390636
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
MATARMAJA 171Kesamben (KSB)Nganjuk (NJ)18372122

Stasiun di Nganjuk

Stasiun Kertosono (KTS)Stasiun Nganjuk (NJ)Stasiun Baron (BRN)

Stasiun Kertosono adalah stasiun kereta api yang bertempat di Desa Banaran,
Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api paling
timur di Kabupaten Nganjuk yang berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi VII
Madiun. Stasiun Kertosono dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas besar,
dengan kelengkapan infrastruktur berupa 7 jalur rel kereta api dan 5 peron stasiun.
Stasiun ini melayani berbagai kelas layanan rute perjalanan kereta api, mulai dari
ekonomi hingga eksekutif. Selain rute jarak jauh, di stasiun ini juga tersedia rute-rute
perjalanan kereta api komuter lokal, seperti rute yang menuju Blitar dan Surabaya.

Lokasi: Jalan Stasiun Kertosono, Banaran, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur

Fasilitas: ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Nganjuk adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Mangundikaran,
Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Stasiun kereta api kelas I ini berada di
bawah naungan Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini melayani berbagai kelas
layanan kereta api, mulai dari ekonomi hingga eksekutif. Untuk menunjang
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 4 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Bangunan Stasiun Nganjuk sudah mengalami berbagai perkembangan, namun masih
terlihat sisa-sisa peninggalan Belanda dari gaya arsitekturnya.

Lokasi: Jalan Raya Kota Nganjuk, Mangundikaran, Nganjuk, Jawa Timur

Selengkapnya

Stasiun Baron termasuk ke dalam jenis stasiun kereta api kecil yang terletak di daerah Baron,
Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah Operasi VII Madiun
ini terletak pada +46 mdpl. Untuk mendukung pengoperasian kereta api, Stasiun Baron memiliki
tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Bangunan stasiun ini terlihat sudah cukup tua
karena merupakan peninggalan Pemerintah Hindia Belanda. Sejarah memperkirakan bahwa
stasiun ini dibangung berbarengan dengan pembangunan jalur kereta apinya. Jalur yang
melintasi stasiun ini adalah jalur kereta api yang menghubungkan daerah Kertosono - Nganjuk
yang dibangun oleh perusahaan kereta api pada zaman Hindia Belanda yang bernama
Staatsspoorwegen pada tahun 1881. PT Kereta Api Indonesia sejak tahun 2015 telah
menetapkan bahwa Stasiun Baron tidak digunakan sebagai tempat naik dan turun penumpang,
melainkan hanya sebagai stasiun tempat persilangan dan persusulan antarkereta api saja.
Kereta Api Dhoho yang dulunya berhenti di stasiun ini telah dialihkan kembali ke Stasiun
Kertosono. Meskipun begitu, KA Sancaka tujuan Yogyakarta masih singgah di Stasiun Baron
untuk bersilang dengan KA Argo Wilis tujuan Surabaya. Stasiun Baron terletak dekat dengan
beberapa tempat penting di Nganjuk seperti Pasar Baron dan Stadion Warujayeng Nganjuk.

Lokasi: Jl. Raya Baron, Pulorejo, Kedungrejo, Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
64482

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun di Blitar

Stasiun Blitar (BL)Stasiun Wlingi (WG)Stasiun Garum (GRM)Stasiun Kesamben (KSB)

Stasiun Blitar adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Kota Blitar, Jawa Timur.
Stasiun Blitar termasuk ke dalam klasifikasi stasiun kereta api kelas besar, di bawah
Daerah Operasi VII Madiun. Setelah melalui berbagai renovasi, Stasiun Blitar kini
mengadopsi tema Soekarno, salah satu bapak bangsa Indonesia. Pengunjung yang
datang ke Stasiun Blitar akan disambut dengan dekorasi bernuansa Soekarno, harapan
pengelola pengunjung dapat mengambil keteladanan positif beliau. Stasiun ini
merupakan stasiun yang cukup sibuk, melayani berbagai jenis layanan kereta api, baik
rute perjalanan jarak jauh maupun komuter lokal. Untuk menunjang seluruh
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 8 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Selain itu, terdapat fasilitas penunjang kereta api seperti dipo lokomotif dan
jembatan putar lokomotif.

Lokasi: Jalan Mastrip, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Wlingi (WG) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas I yang berlokasi di Beru,
Wlingi, Blitar. Stasiun ini berada di ketinggian 274 meter di atas permukaan laut, dan stasiun ini
tergolong dalam Daerah Operasi VIII Surabaya lintas Bangil - Kertosono. Stasiun Wlingi adalah
stasiun terbesar yang ada di Kabupaten Blitar. Selain itu, Stasiun Wlingi juga merupakan satu-
satunya stasiun yang melayani perjalanan kereta api jarak jauh kelas komersial di Blitar. Secara
keseluruhan, Stasiun Wlingi memiliki tiga peron dan empat jalur kereta api, dengan jalur 2
sebagai sepur lurus serta jalur 3 dan 4 sebagai jalur alternatif apabila intensitas kereta api lebih
padat dari biasanya. Pertama kali diresmikan pada tahun 1897, pembangunan stasiun ini
dikerjakan bersamaan dengan proyek jalur rel kereta api Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang
sepanjang 74 kilometer oleh Pemerintah Hindia Belanda. Beberapa layanan perjalanan kereta
api yang beroperasi di Stasiun Wlingi di antaranya adalah Gajayana, Malabar, Malioboro
Ekspres, Majapahit, Matarmaja, dan Penataran.

Lokasi: Jalan Stasiun Wlingi, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi
Jawa Timur.

Fasilitas: Sistem tiket online, ruang tunggu, toilet, mushola, lahan parkir

Selengkapnya

Stasiun Garum (GRM) merupakan stasiun yang terletak di daerah Tawangsari, Garum,
Blitar. Sebagai stasiun kereta api paling Barat di Kabupaten Blitar, stasiun Garum masih
termasuk ke dalam Daerah Operasi VII Madiun. Awalnya, stasiun ini bersama dengan
Stasiun Blitar dan Stasiun Talun masuk ke dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Koordinasi
kewilayahan yang dijalankan sejak 1 Agustus 2016 oleh PT. Kereta Api Indonesia, membuat
ketiga stasiun tersebut dipindahkan menjadi Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini berada
pada ketinggian kurang lebih +244 meter di atas permukaan laut, menjadikannya stasiun
tertinggi bersama dengan Stasiun Talun yang terletak di Daerah Operasi VII Madiun.
Stasiun Garum dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III. Di bagian Barat stasiun
yang berada sebelum Stasiun Blitar, terdapat bangunan Halte Gebang yang masih utuh
walaupun sudah tidak aktif beroperasi. Untuk saat ini, stasiun Garum hanya melayani satu
kereta api penumpang saja, yaitu Kereta Api Penataran lokal ekonomi AC dengan tujuan
Blitar dan Surabaya melalui Malang. Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki tiga jalur
dimana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, serta tiga peron yang terdiri dari satu peron
sisi rendah dan dua peron pulau yang lumayan tinggi.

Lokasi: Ngebra, Tawangsari, Garum, Blitar, Jawa Timur, 66182

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Kesamben adalah stasiun kereta api kelas III yang berada di Kesamben, Kesamben,
Blitar, Jawa Timur. Bangunan Stasiun Kesamben ini merupakan bangunan peninggalan masa
Hindia Belanda, yang pembangunannya bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api
Blitar-Wlingi-Kepanjen yang dimulai pada tahun 1896 dan selesai apda tahun 1897.Stasiun ini
termasuk dalam Daerah Operasi VII Surabaya. Stasiun Kesamben memiliki fasilitas infrastruktur
berupa dua jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Pada sebelah timur stasiun ini,
sebelum Stasiun Pohgajih, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah tidak aktif karena
letaknya yang kurang strategis dan jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Kesamben.

Lokasi: Jalan Stasiun Kesamben, Kesamben, Kesamben, Blitar, Jawa Timur.

Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Selengkapnya