Tiket Kereta Api Malang - Yogyakarta

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Jumat, 26 Apr
Tanggal Pulang
Minggu, 28 Apr
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Malang ke Yogyakarta

Malang - Yogyakarta
St. Malang - St. Yogyakarta
Cari Tiket
Malang - Yogyakarta
St. Kepanjen - St. Yogyakarta
Cari Tiket
Malang - Yogyakarta
St. Malang Kota Lama - St. Yogyakarta
Cari Tiket
Malang - Yogyakarta
St. Lawang - St. Yogyakarta
Cari Tiket

Stasiun di Malang

Stasiun Malang (ML)Stasiun Malang Kota Lama (MLK)Stasiun Lawang (LW)Stasiun Kepanjen (KPN)Stasiun Blimbing (BMG)Stasiun Sumberpucung (SBP)

Stasiun Malang adalah stasiun kelas besar tipe A yang berada di Kota Malang. Stasiun
Malang juga sering disebut Stasiun Malang Kotabaru untuk membedakannya dengan
Stasiun Malang Kotalama. Stasiun Malang berada dalam Daerah Operasi VIII Surabaya.
Stasiun Malang sudah beroperasi sejak masa kolonial, yakni pada tahun 1875. Mulanya
Stasiun malang berfungsi untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan dari daerah
Jatim pedalaman untuk dikirim ke berbagai belahan dunia melalui Pelabuhan Tanjung
Perak. Sejak itu, Stasiun Malang telah berkembang menjadi salah satu Stasiun
penumpang tersibuk di Pulau Jawa, dengan 9 jalur kereta api. Nilai historisnya yang
kaya dan letaknya yang strategis membuat Stasiun Malang menjadi tujuan wisata
bersejarah. Arsitekturnya yang unik, dengan gaya perpaduan antara neoklasik dan
kolonial khas perusahaan kereta api di Hindia Belanda Staatsspoorwegen.

Lokasi: Jalan Trunojoyo No. 10, Klojen, Kiduldalem, Kota Malang, Jawa Timur

Selengkapnya

Stasiun Malang Kotalama adalah stasiun kereta api yang terletak di Ciptomulyo,
Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Asal nama “Kotalama” adalah untuk
membedakannya dengan Stasiun Malang Kotabaru. Berada di bawah pengelolaan
Daerah Operasi VIII Surabaya PT Kereta Api Indonesia, stasiun ini merupakan stasiun
tertua di Kota Malang. Berdiri sejak 1896, Stasiun Malang Kotalama hingga kini masih
beroperasi melayani berbagai jenis rute perjalanan kereta api dari berbagai kelas,
mulai dari ekonomi hingga eksekutif. Selain itu, Stasiun Malang Kotalama juga masih
melayani angkutan komoditas dan layanan komuter lokal. Untuk menunjang
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa 7 jalur rel
kereta api dan 3 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Kolonel Sugiono, Ciptomulyo, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur

Selengkapnya

Stasiun Lawang yang didirikan pada tahun 1887 merupakan stasiun yang terletak di paling
utara dan timur Malang, Jawa Timur. Yang menjadikan stasiun ini unik adalah karena Stasiun
Lawang merupakan bangunan tertua di Lawang serta stasiun terbesar di Kabupaten Malang.
Stasiun Lawang terletak di Daerah Operasi VIII Surabaya. Terletak tepat di pinggir jalan raya
Malang-Surabaya, jalur kereta api ini akan melewati jembatan layang jalan raya tersebut.
Stasiun ini mempunyai 3 jalur kereta api, dan berbagai macam jenis layanan kereta api
melintasi Stasiun Lawang, di antaranya adalah kelas eksekutif, campuran (ekonomi-bisnis),
ekonomi AC premium, ekonomi AC plus, ekonomi AC, dan lokal ekonomi AC. Lokasi Stasiun
Lawang ini semakin menarik ketika didukung oleh lokasi-lokasi wisata populer yang cukup
dekat seperti Kebun Raya Purwodadi dan Kebun Teh Wonosari.

Lokasi: Jalan Thamrin, Lawang, Malang, Jawa Timur 65211, Indonesia

Fasilitas: Lahan Parkir, Toilet, Mushola, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Warung Ruko-ruko
termasuk warung makan di sebelah timur.

Selengkapnya

Stasiun Kepanjen, atau stasiun kereta api kelas I yang berlokasi di Kepanjen, Malang ini
memiliki 3 jalur kereta api aktif. Sebenarnya, Stasiun Kepanjen dulunya memiliki 4 jalur kereta
api, namun seiring perkembangannya, Jalur 1 telah dibangun peron stasiun, mushola, dan
ruang PPAK. Stasiun ini juga berada di wilayah Daerah Operasi VIII Surabaya. Hal unik dari
Stasiun Kepanjen ini adalah pada zaman kolonial Belanda, ada dua stasiun yang bernama
Kepanjen. Salah satu Stasiun Kepanjen dengan kode stasiun (SS) adalah milik
Staatsspoorwegen, sedangkan Stasiun Kepanjen satunya lagi adalah milik Malang Stoomtram
Maatschappij dengan kode stasiun (MSM). Stasiun Kepanjen yang terkenal dan sering digunakan
oleh penumpang saat ini memiliki kode stasiun (KPN) dimana di antara Stasiun Kepanjen dan
Stasiun Ngebruk terdapat jembatan kereta api yang melewati salah satu sungai paling terkenal di
Kabupaten Malang, yaitu Kali Metro. Hal menarik lainnya dari Stasiun Kepanjen adalah adanya
tempat-tempat wisata populer yang relatif dekat dengan lokasi, di antaranya Taman Puspa
Kepanjen, Sumber Maron, dan Sumber Sira Putuk Rejo.

Lokasi: Jalan Nusantara, Kepanjen , Malang, Jawa Timur, 65163

Fasilitas: Lahan Parkir, Toilet, Mushola, Loket Tiket Online, Layanan Pelanggan, Area Merokok.

Selengkapnya

Stasiun Blimbing merupakan satu dari tiga stasiun kereta api yang berada di kota Malang.
Stasiun ini diklasifikasikan sebagai stasiun kelas III/kecil dan masih termasuk ke dalam
Daerah Operasi VIII Surabaya. Dibangun pada ketinggian +460 meter di atas permukaan
laut, Stasiun Blimbing menjadi stasiun tertinggi di Kota Malang yang terletak pada lokasi
yang paling Utara, tepatnya di Kelurahan Purwodadi. Stasiun Blimbing pernah menjadi
kantor pusat perusahaan kereta api swasta bernama Malang Stoomtram Maatschappij pada
masa pemerintahan Belanda. Oleh karena itu, Stasiun Belimbing memiliki cukup banyak
percabangan rel. Beberapa di antaranya adalah percabangan rel yang menghubungkan
Stasiun Singosari dengan Stasiun Tumpang serta percabangan jalur yang berakhir di
Bandara Abdul Rachman Saleh. Akan tetapi, semua rel cabang tersebut sekarang sudah
tidak digunakan lagi. Secara keseluruhan, stasiun ini memang cukup kecil karena hanya
memiliki tiga jalur kereta api di mana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, sementara jalur
1 dan 3 menjadi jalur persilangan. Stasiun ini memiliki dua peron, dengan satu peron sisi
dan satu peron yang keduanya berukuran sama-sama rendah. Untuk saat ini, Stasiun
Blimbing hanya melayani perjalanan dengan kereta ekonomi lokal bernama KA Penataran
dengan tujuan Surabaya dan Blitar, serta KA Tumapel dengan tujuan Surabaya dan Malang.
Pelayanan kereta api bisnis atau eksekutif akan diarahkan secara langsung ke Stasiun
Kotabaru.

Lokasi: Jl. Laksamana Adi Sucipto, Purwodadi, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126,
Jawa Timur

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Sumberpucung merupakan stasiun kereta api yang terletak di paling ujung barat dan
selatan Kabupaten Malang, tepatnya di daerah Sumberpucung. Stasiun ini termasuk ke dalam
Daerah Operasi VIII Surabaya dan terletak pada ketinggian +296 mdpl. Stasiun Sumberpucung
diperkirakan dibangun pada zaman pemerintahan Hindia Belanda berbarengan dengan
pembangunan jalur kereta api di Pulau Jawa. Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api
dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Meskipun stasiun ini termasuk stasiun kecil yang
merupakan kelas III, namun Stasiun Sumberpucung melayani penumpang. Namun, layanan
kereta api yang ada di stasiun ini hanya kereta ekonomi saja seperti KA Majapahit dan KA
Matarmaja dari Pasar Senen, Jakarta. Stasiun Sumberpucung terletak di kawasan yang
memiliki tempat-tempat indah seperti Bendungan Karangkates yang menyuguhkan
pemandangan istimewa, beberapa jembatan tinggi, terowongan Eka Bhakti Karya sepanjang
850 meter, dan terowongan Dwi Bhakti Karya sepanjang 400 meter.

Lokasi: Jalan Sukamaju, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Fasilitas: Lahan Parkir, Toilet, Layanan Pelanggan, Musala, Loket Tiket Online.

Selengkapnya

Stasiun di Yogyakarta

Stasiun Lempuyangan (LPN)Stasiun Yogyakarta (YK)Stasiun Wates (WT)Stasiun Brambanan (BBN)Stasiun Sentolo (STL)

Stasiun Lempuyangan adalah stasiun kereta api yang terletak di Yogyakarta. Jarak
Stasiun Lempuyungan hanya kurang lebih 1 Kilometer dari stasiun utama Kota
Yogyakarta, yakni Stasiun Tugu. Stasiun Lempuyungan diklasifikasikan sebagai stasiun
kereta api kelas besar, dengan jumlah rel mencapai 11. Didirikan pada 1872, Stasiun
Lempuyungan merupakan stasiun pertama dan tertua yang hingga kini masih
beroperasi di Yogyakarta. Stasiun bersejarah ini melayani berbagai jenis berbagai
kelas layanan kereta api, dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Selain itu, Stasiun
Lempuyungan juga melayani berbagai jenis rute perjalanan kereta api, baik dalam
kota maupun jarak jauh. Letak Stasiun Lempuyungan juga tidak jauh dari dipo atau
bengkel kereta api terbesar di Pulau Jawa, Balai Yasa Pengok.

Lokasi: Jalan Lempuyungan, Danurejan, Yogyakarta

Fasilitas: Lahan Parkir, Area Merokok, Toilet, Ruang Tunggu, Musala, Loket Tiket
Online

Selengkapnya

Stasiun Yogyakarta adalah stasiun kereta api yang terletak tepat di kawasan pusat
kota Yogyakarta. Stasiun Yogyakarta oleh warga setempat biasa disebut Stasiun Tugu
Ngayogyakarta atau Stasiun Tugu. Stasiun Yogyakarta merupakan stasiun kelas besar
yang termasuk ke dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta. Beroperasi sejak 1887, Stasiun
Yogyakarta kini merupakan salah satu stasiun tersibuk di Pulau Jawa, dengan rute
perjalanan kereta api dari berbagai kelas layanan mulai dari Ekonomi, Bisnis, dan
Eksekutif. Untuk mendukung keseluruhan pengoperasian layanan kereta api, Stasiun
Yogyakarta didukung dengan 6 jalur rel. Selain rute perjalanan kereta api jarak jauh,
Stasiun Yogyakarta juga melayani rute lokal atau komuter di sekitar Yogyakarta,
seperti ke Stasiun Balapan di Solo. Lokasi stasiun Yogyakarta sangat strategis, dekat
dengan atraksi-atraksi wisata populer seperti Jalan Malioboro dan Keraton
Ngayogyakarta.

Lokasi: Jalan Margo Utama 1 (pintu timur) & Jalan Pasar Kembang (pintu selatan),
Gedongtengen, Yogyakarta

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area Merokok

Selengkapnya

Stasiun Wates adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Desa Wates, Kabupaten
Kulon Progo, Yogyakarta. Stasiun yang termasuk ke dalam wewenang Daerah Operasi
VI Yogyakarta ini merupakan satu-satunya stasiun di Kulon Progo yang melayani
operasi naik-turun kereta berpenumpang. Stasiun ini dikategorikan ke dalam stasiun
kereta api kelas II, dengan infrastruktur penunjang berupa 5 jalur rel kereta api dan 3
peron stasiun. Selain rute-rute perjalanan jarak jauh dari semua kelas, stasiun ini juga
melayani rute komuter lokal ke Kutoarjo dan Solo.

Lokasi: Jalan Sepur, Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Selengkapnya
Stasiun Brambanan sering juga disebut sebagai Stasiun Prambanan. Seperti namanya,
stasiun ini adalah stasiun kereta api kelas III yang terletak di dekat Candi Prambanan,
tepatnya di daerah Kebon Dalem Kidul, Klaten. Perbedaan pengucapan dan penulisan nama
stasiun terjadi karena letaknya yang berdekatan dengan Candi Prambanan. Hal ini seperti
yang tertulis di dalam data dari Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS),
bahwa nama stasiun memang didaftarkan sebagai Brambanan dan sampai sekarang tidak
mengalami perubahan apapun. Stasiun yang masih masuk ke dalam Daerah Operasi VI
Yogyakarta ini berada di ketinggian +146 dari atas permukaan laut dan merupakan stasiun
kereta api yang terletak di bagian paling barat dari Kabupaten Klaten. Secara keseluruhan,
stasiun ini memiliki empat jalur, di mana jalur 1 dan 2 berfungsi sebagai sepur lurus
sementara jalur 4 digunakan untuk jalur parkir Kereta Api yang mengangkut barang. Untuk
saat ini, stasiun Brambanan juga melayani bongkar muat untuk semen. Terhitung sejak 20
Juni 2016, stasiun ini juga mulai melayani penumpang untuk Kereta Api Prambanan Ekspres
(Prameks) dengan tujuan Yogyakarta-Kutarjo dan Solo. Selain itu, stasiun Brambanan juga
menjadi tempat pelayanan untuk Kereta Api Semen Tiga Roda dengan tujuan Nambo dan
Kereta Api Semen Arjawinangun dari dan tujuan Arjawinangun. Stasiun ini memiliki tiga
peron, dengan satu peron sisi dan dua peron pulau yang keduanya berukuran sama-sama
agak tinggi. Di bagian Timur stasiun, terdapat stasiun Kalasan yang sudah tidak beroperasi
karena diaktifkannya jalur ganda yang melintas dengan rute Kutoarjo-Solo.
 
Lokasi: Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.25, Kec. Prambanan, Jawa Tengah, 57454

Fasilitas:
Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir
Selengkapnya

Stasiun Sentolo termasuk dalam stasiun Daerah Operasi (DAOP) VI Yogyakarta yang terletak
di Sentolo, Sentolo, Kulon Progo. Stasiun Sentolo yang terletak pada ketinggian +54 meter
diatas permukaan laut ini memiliki empat jalur dengan 2 jalur sepur lurus. Stasiun Sentolo saat
ini tidak disinggahi kereta api yang berhenti, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.
Anda dapat mengunjungi objek wisata Wanadesa Wisata Kaliagung, Towilfielts, dan Wisata
Alam Kaliburu, yang terletak tidak jauh dari Stasiun Sentolo. Stasiun ini dapat diakses dengan
kendaraan pribadi khususnya motor. Lokasinya berdekatan dengan Masjid Attaqwa Sentolo.

Lokasi: Jalan Raya Wates-Yogyakarta. Sentolo, Sentolo, Kulon Progo

Fasilitas: Area Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya