Tiket Kereta Api Jakarta - Garut

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Senin, 22 Apr
Tanggal Pulang
Rabu, 24 Apr
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Jakarta ke Garut

Jakarta - Garut
St. Pasar Senen - St. Cibatu
Cari Tiket
Jakarta - Garut
St. Gambir - St. Cibatu
Cari Tiket
Jakarta - Garut
St. Pasar Senen - St. Leles
Cari Tiket
Jakarta - Garut
St. Pasar Senen - St. Cipeundeuy
Cari Tiket
Jakarta - Garut
St. Gambir - St. Cipeundeuy
Cari Tiket

Stasiun di Jakarta

Stasiun Gambir (GMR)Stasiun Jatinegara (JNG)Stasiun Pasar Senen (PSE)Stasiun Manggarai (MRI)

Stasiun Gambir adalah stasiun tersebar di ibu kota. Stasiun gambir menjadi salah satu
stasiun tersibuk di Indonesia, dengan fungsinya sebagai asal dan tujuan terpopuler
yang melayani rute perjalanan kereta api ke kota-kota besar lainnya seperti Bandung,
Cirebon, Yogyakarta, dan Surabaya. Stasiun Gambir terletak di lokasi yang sangat
strategis, dekat dengan Istana Negara dan hanya 5 menit jalan kaki menuju monas
melalui jalan khusus yang telah disediakan. Stasiun Gambir memiliki nilai historis yang
tinggi. Didirikan pada tahun 1930-an, Stasiun Gambir telah melayani perjalanan
kereta api di pulau Jawa sejak masa Hindia Belanda. Kini, setelah melalui berbagai
renovasi besar-besaran, Stasiun Gambir menjadi salah satu stasiun modern terbaik di
Indonesia, lengkap dengan berbagai fasilitas mutakhir yang siap memanjakan
pengunjungnya.

Lokasi: Jalan Medan Merdeka Timur No. 1, Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta

Fasilitas:
Hotel, Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Area
Merokok, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, Akses Layanan Transportasi
Transjakarta dan DAMRI

Selengkapnya

Stasiun Jatinegara adalah stasiun kereta api besar tipe A yang terletak di wilayah
Matraman, DKI Jakarta. Sama halnya dengan Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara juga
berfungsi sebagai stasiun penghubung bagi hampir semua rute kereta api jarak jauh
dari Jakarta (kecuali arah arah Banten dan Bogor) yang akan menuju wilayah lainnya
di Pulau Jawa, seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Selain rute jarak
jauh, stasiun yang beroperasi sejak tahun 1887 ini juga terintegrasi ke dalam sistem
KRL Commuter Line Jabodetabek. Bagi penumpang jarak jauh, Stasiun Jatinegara
menjadi pilihan pemberhentian ideal untuk melanjutkan perjalanan dengan KRL
Commuter Line. Untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut, Stasiun Jatinegara
dilengkapi dengan 5 jalur rel. Selain itu, juga tersedia berbagai fasilitas penunjang
lainnya untuk menjamin kenyamanan penumpang.

Lokasi: Jalan Raya Bekasi Barat, Matraman, Jakarta Timur, DKI Jakarta

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan
Parkir

Selengkapnya

Stasiun Pasar Senen adalah stasiun kedua terbesar setelah Stasiun Gambir yang
melayani rute perjalanan kereta api jarak jauh. Berbalik dengan Stasiun Gambir,
Stasiun Pasar Senen lebih berfokus pada layanan kereta api kelas ekonomi dan bisnis.
Selain rute jarak jauh, Stasiun Pasar Senen juga melayani rute perjalanan dalam kota
melalui integrasi dengan sistem KRL Commuter Line Jabodetabek. Aktivitasnya yang
sibuk membuatnya dikategorikan sebagai stasiun besar tipe A, lengkap dengan 6 jalur
rel kereta api dan 3 peron stasiun. Stasiun Pasar Senen, sesuai dengan namanya,
terletak di wilayah strategis Pasar Senen. Pada mulanya, Stasiun Pasar Senen
beroperasi sebagai stasiun pemberhentian kecil pada tahun 1894 yang dibangun oleh
pemerintah kolonial. Seiring berjalannya waktu, Stasiun Pasar Senen terus melalui
berbagai tahap pengembangan sampai sekarang. Kini, Stasiun Pasar senen telah
menjadi salah satu stasiun tersibuk di ibu kota.

Lokasi: Jalan Stasiun Senen no.14, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir, Akses Layanan Transportasi Transjakarta

Selengkapnya

Stasiun Manggarai adalah yang berwilayah di Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Sebagai
stasiun dengan klasifikasi kelas besar tipe A, Stasiun Manggarai menjadi salah satu
stasiun penghubung bagi hampir seluruh rute perjalanan kereta api yang akan menuju
kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Selain
rute perjalanan kereta api jarak jauh, Stasiun Manggarai juga berperan sebagai pusat
transit dalam sistem KRL Commuter Line Jabodetabek. Kebutuhan berat untuk
melayani seluruh keperluan tersebut dapat diatasi dengan kelengkapan infrastruktur
stasiun, dengan jumlah rel kereta yang mencapai 10 jalur. Selain keperluan mobilitas,
Stasiun Manggarai juga berfungsi sebagai dipo terutama bagi kereta-kereta besar.
Untuk kemudahan perlintasan peron bagi pengunjung, terdapat pula fasilitas
underpass untuk berjalan kaki melintasi peron yang terdapat di atasnya. Untuk
kemudahan perjalanan di Kota Jakarta, Stasiun Manggarai telah terintegrasi dengan
layanan transportasi publik Transjakarta. Disamping itu, fasilitas yang serba lengkap
juga siap memanjakan para pengunjung Stasiun Manggarai.

Lokasi: Jalan Manggarai Utara 1, Manggarai, Tebet, Kota Jakarta Selatan
Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Kafe, Restoran, Ruang Tunggu,
Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun di Garut

Stasiun Cipeundeuy (CPD)Stasiun Cibatu (CB)Stasiun Leles (LL)Stasiun Warung Bandrek (WB)Stasiun Nagreg (NG)

Stasiun Cipeundeuy adalah stasiun kereta api kelas II yang berlokasi di Cikarag, Malangbong,
Garut. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Nama Stasiun Cipeundeuy berasal
dari nama kampung tempat stasiun ini berada. Meski tergolong stasiun kecil, semua kereta api kelas
eksekutif, bisnis, ekonomi maupun angkutan barang, diwajibkan berhenti di stasiun ini. Selain untuk
menurunkan penumpang, tujuan dari pemberhentian tersebut adalah untuk melakukan pemeriksaan
rem atau penambahan lokomotif karena jalur setelah stasiun ini merupakan petak yang cukup terjal.
Stasiun Cipeunduy memiliki tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus.

Lokasi: Jalan Raya Bandung - Tasikmalaya, Cikarag, Malongbong, Garut, Jawa Barat.

Selengkapnya

Stasiun Cibatu adalah stasiun kereta api yang terletak di daerah Cibatu, Garut.
Terletak pada ketinggian +612 meter di atas permukaan laut, Stasiun ini
diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api kelas II yang masih termasuk ke dalam
Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini juga merupakan salah satu stasiun kereta api
aktif terbesar yang mempunyai empat jalur aktif, di mana jalur 2 berfungsi sebagai
sepur lurus. Stasiun Cibatu berdiri setelah jalur kereta penghubung Stasiun Cicalengka
dan Cilacap diresmikan oleh maskapai kereta Api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen.
Tahun 1926 menjadi awal dibukanya jalur baru yang menghubungkan daerah Cibatu
dan Cikajang. Dalam perkembangannya, rute kereta api Cibatu-Cikajang pernah
tercatat sebagai relasi jalur tertinggi yang ada di Pulau Jawa (dengan angka mencapai
> 1.200 m dpl). Akan tetapi, terhitung sejak 1983, jalur tersebut tidak dioperasikan
lagi.
Stasiun Cibatu merupakan salah satu stasiun tertua yang sangat dikenal pada masa
kolonial Belanda. Didirikan pertama kali pada tahun 1889, stasiun ini sempat menjadi
pemberhentian turis-turis Eropa yang ingin melancong ke daerah Garut. Hal ini juga
dikarenakan kondisi alam daerah Garut pada saat itu yang memang sangat indah dan
membuatnya menjadi salah satu daerah favorit para wisatawan Eropa. Tidak heran,
banyak tokoh-tokoh terkenal yang pernah menjejakkan kakinya di stasiun ini.
Beberapa diantaranya seperti komedian legendaris Charlie Chaplin, Presiden
Soekarno, serta Penulis dan Perdana Menteri Perancis Georges Clemenceau.

Lokasi: Jl. Cibatu, Sindangsari, Jawa Barat 44116

Fasilitas: Loker Tiket Online, ATM, Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Leles adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Kadungora, Kabupaten Garut.
Stasiun Leles dikelola oleh Daerah Operasi II Bandung PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Hal unik
dari stasiun ini adalah letaknya yang berada di area yang relatif belum terjamah, membuat
temperatur di stasiun ini sangat sejuk. Selain itu, letak stasiun ini yang dikelilingi pegunungan
Garut yang asri menawarkan panorama alam indah khas tanah Sunda - cocok dengan desain
arsitektur stasiun ini yang luas dan terbuka. Stasiun Garut oleh otoritas KAI diklasifikasikan
sebagai stasiun kereta api kelas 3. Stasiun Garut kini melayani berbagai jenis layanan kereta
api rute selatan Pulau Jawa dari berbagai kelas. Selain itu, di stasiun ini terdapat pula rute
komuter lokal, yakni tujuan Cibatu dan Purwakarta. Untuk menunjang aktivitasnya, stasiun ini
dilengkapi dengan berbagai fasilitas infrastruktur yang cukup baik, yakni 2 jalur rel kereta api.

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Lokasi: Desa Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Selengkapnya

Stasiun Warung Bandrek adalah stasiun kereta api yang terletak di desa Sukalilah,
Kecamatan Cibatu, Garut. Stasiun ini berada di antara Stasiun Cibatu dan Stasiun
Bumiwaluya. Stasiun ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III yang berukuran
kecil dan masih termasuk ke dalam Daerah Operasi II Bandung. Asal-usul nama yang unik
dari stasiun Warung Bandrek adalah karena pada zaman dulu, cukup banyak warung
penjual bandrek (minuman jahe hangat Sunda) yang berdiri di sekitar stasiun ini. Oleh
karena itu, stasiun ini merupakan stasiun yang cukup ramai karena berada tepat di
pinggiran jalan raya. Terletak di ketinggian kurang lebih +612 meter di atas permukaan
laut, stasiun ini mempunyai dua jalur kereta api, dimana jalur 2 digunakan sebagai sepur
lurus. Untuk saat ini, stasiun Warung Bandrek hanya beroperasi untuk persilangan dan
persusulan kereta api saja. Pada Desember 2017 kemarin, sempat terjadi kecelakaan di
stasiun ini dimana rel yang berada di km 227 ¾ amblas. Hal ini menyebabkan
dinonaktifkannya stasiun untuk beberapa waktu. Setelah itu pun, stasiun ini membatasi
pelayanan kereta hanya sampai lima km untuk setiap jamnya.

Lokasi: Girimukti, Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, 44185

Selengkapnya

Stasiun Nagreg (NG) adalah stasiun kereta api yang terletak di Desa Nagreg,
Kabupaten Bandung. Stasiun ini berada di bawah otoritas operasional Daerah Operasi
II Bandung PT KAI, dengan klasifikasi stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun yang
letaknya paling tinggi diantara stasiun kereta api lainnya ini berlokasi sangat dekat
dengan jalan raya Bandung-Tasikmalaya, sehingga memang stasiun ini menjadi salah
satu ikon terutama dalam perjalanan mudik. Nagreg sendiri memang selalu masuk
dalam pemberitaan besar setiap memasuki masa-masa mudik karena acapkali macet.
Beroperasi sejak 1890, hingga kini Stasiun Nagreg masih aktif melayani berbagai
aktivitas persilangan dan persusulan. Selain itu, di stasiun ini terdapat pula rute
komuter lokal menuju Padalarang dan Purwakarta. Untuk menunjang aktivitasnya,
stasiun ini dilengkapi 3 jalur rel kereta api. Tidak jauh dari stasiun ini terdapat Situs
Batu kendan yang dahulu merupakan pusat Kerajaan Kendan.

Lokasi: Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

Selengkapnya