Tiket Kereta Api Blitar - Cirebon

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Sabtu, 29 Jun
Tanggal Pulang
Senin, 1 Jul
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Tiket Kereta Api Populer Blitar ke Cirebon

Blitar - Cirebon
St. Blitar - St. Cirebonprujakan
Cari Tiket
Blitar - Cirebon
St. Blitar - St. Cirebon
Cari Tiket

Jadwal Kereta Api Blitar - Cirebon

Putar Rute
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
MATARMAJA 171Kesamben (KSB)Cirebonprujakan (CNP)18370602
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
MATARMAJA 172Cirebonprujakan (CNP)Kesamben (KSB)18300636

Stasiun di Blitar

Stasiun Blitar (BL)Stasiun Wlingi (WG)Stasiun Garum (GRM)Stasiun Kesamben (KSB)

Stasiun Blitar adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Kota Blitar, Jawa Timur.
Stasiun Blitar termasuk ke dalam klasifikasi stasiun kereta api kelas besar, di bawah
Daerah Operasi VII Madiun. Setelah melalui berbagai renovasi, Stasiun Blitar kini
mengadopsi tema Soekarno, salah satu bapak bangsa Indonesia. Pengunjung yang
datang ke Stasiun Blitar akan disambut dengan dekorasi bernuansa Soekarno, harapan
pengelola pengunjung dapat mengambil keteladanan positif beliau. Stasiun ini
merupakan stasiun yang cukup sibuk, melayani berbagai jenis layanan kereta api, baik
rute perjalanan jarak jauh maupun komuter lokal. Untuk menunjang seluruh
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 8 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Selain itu, terdapat fasilitas penunjang kereta api seperti dipo lokomotif dan
jembatan putar lokomotif.

Lokasi: Jalan Mastrip, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Wlingi (WG) merupakan sebuah stasiun kereta api kelas I yang berlokasi di Beru,
Wlingi, Blitar. Stasiun ini berada di ketinggian 274 meter di atas permukaan laut, dan stasiun ini
tergolong dalam Daerah Operasi VIII Surabaya lintas Bangil - Kertosono. Stasiun Wlingi adalah
stasiun terbesar yang ada di Kabupaten Blitar. Selain itu, Stasiun Wlingi juga merupakan satu-
satunya stasiun yang melayani perjalanan kereta api jarak jauh kelas komersial di Blitar. Secara
keseluruhan, Stasiun Wlingi memiliki tiga peron dan empat jalur kereta api, dengan jalur 2
sebagai sepur lurus serta jalur 3 dan 4 sebagai jalur alternatif apabila intensitas kereta api lebih
padat dari biasanya. Pertama kali diresmikan pada tahun 1897, pembangunan stasiun ini
dikerjakan bersamaan dengan proyek jalur rel kereta api Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang
sepanjang 74 kilometer oleh Pemerintah Hindia Belanda. Beberapa layanan perjalanan kereta
api yang beroperasi di Stasiun Wlingi di antaranya adalah Gajayana, Malabar, Malioboro
Ekspres, Majapahit, Matarmaja, dan Penataran.

Lokasi: Jalan Stasiun Wlingi, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi
Jawa Timur.

Fasilitas: Sistem tiket online, ruang tunggu, toilet, mushola, lahan parkir

Selengkapnya

Stasiun Garum (GRM) merupakan stasiun yang terletak di daerah Tawangsari, Garum,
Blitar. Sebagai stasiun kereta api paling Barat di Kabupaten Blitar, stasiun Garum masih
termasuk ke dalam Daerah Operasi VII Madiun. Awalnya, stasiun ini bersama dengan
Stasiun Blitar dan Stasiun Talun masuk ke dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Koordinasi
kewilayahan yang dijalankan sejak 1 Agustus 2016 oleh PT. Kereta Api Indonesia, membuat
ketiga stasiun tersebut dipindahkan menjadi Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini berada
pada ketinggian kurang lebih +244 meter di atas permukaan laut, menjadikannya stasiun
tertinggi bersama dengan Stasiun Talun yang terletak di Daerah Operasi VII Madiun.
Stasiun Garum dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas III. Di bagian Barat stasiun
yang berada sebelum Stasiun Blitar, terdapat bangunan Halte Gebang yang masih utuh
walaupun sudah tidak aktif beroperasi. Untuk saat ini, stasiun Garum hanya melayani satu
kereta api penumpang saja, yaitu Kereta Api Penataran lokal ekonomi AC dengan tujuan
Blitar dan Surabaya melalui Malang. Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki tiga jalur
dimana jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus, serta tiga peron yang terdiri dari satu peron
sisi rendah dan dua peron pulau yang lumayan tinggi.

Lokasi: Ngebra, Tawangsari, Garum, Blitar, Jawa Timur, 66182

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Kesamben adalah stasiun kereta api kelas III yang berada di Kesamben, Kesamben,
Blitar, Jawa Timur. Bangunan Stasiun Kesamben ini merupakan bangunan peninggalan masa
Hindia Belanda, yang pembangunannya bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api
Blitar-Wlingi-Kepanjen yang dimulai pada tahun 1896 dan selesai apda tahun 1897.Stasiun ini
termasuk dalam Daerah Operasi VII Surabaya. Stasiun Kesamben memiliki fasilitas infrastruktur
berupa dua jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Pada sebelah timur stasiun ini,
sebelum Stasiun Pohgajih, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah tidak aktif karena
letaknya yang kurang strategis dan jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Kesamben.

Lokasi: Jalan Stasiun Kesamben, Kesamben, Kesamben, Blitar, Jawa Timur.

Fasilitas: Loket Tiket, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir.

Selengkapnya

Stasiun di Cirebon

Stasiun Cirebon (CN)Stasiun Ciledug (CLD)Stasiun Arjawinangun (AWN)Stasiun Losari (LOS)Stasiun Babakan (BBK)Stasiun Waruduwur (WDW)Stasiun Sindanglaut (SDU)

Stasiun Cirebon atau stasiun yang juga sering disebut Kejaksan adalah stasiun yang
terletak di Kejaksan, Kota Cirebon. Stasiun Cirebon diklasifikasikan ke dalam stasiun
kelas besar, dengan total jalur rel mencapai 7 jalur. Sebagai stasiun kelas besar,
Stasiun Cirebon melayani berbagai jenis layanan perjalanan kereta api, mulai dari
ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Didirikan pada tahun 1920, Stasiun Cirebon
memiliki nilai historis tinggi. Stasiun Cirebon memiliki gaya arsitektur yang khas,
memadukan antara gaya art nouveau dan art deco ala kultur Eropa. Lokasi Stasiun
Cirebon sangat strategis, dekat dengan pusat-pusat keramaian kota seperti Balai Kota
Cirebon dan Alun-Alun Kejaksan. Dari Stasiun Cirebon, para pelancong juga dapat
dengan mudah menuju tempat-tempat wisata seperti Keraton Kasepuhan Cirebon.

Lokasi: Jalan Raya Siliwangi, Kejaksan, Cirebon

Fasilitas: Supermarket, ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan
Parkir

Selengkapnya

Stasiun Ciledug (CLD) yang berlokasi di desa Ciledug Lor, Ciledug, Cirebon, adalah stasiun
yang termasuk ke dalam Daerah Operasi III Cirebon. Stasiun kereta api kelas II ini terletak di
posisi bagian paling timur di provinsi Jawa Barat lintas Cirebon-Prupuk. Tak hanya terletak di
bagian paling timur, Stasiun Ciledug juga berada di posisi paling tenggara di Kabupaten
Cirebon. Menariknya, Stasiun Ciledug dari arah barat merupakan stasiun paling akhir di Jawa
Barat sebelum masuk wilayah Jawa Tengah. Stasiun Ciledug menyediakan rute perjalanan
kereta api tujuan Yogyakarta Lempuyangan, Kutoarjo, Jakarta Pasar Senen, dan Surabaya
Gubeng didukung dengan berbagai jenis kelas kereta api seperti kelas Ekonomi AC, Ekonomi
AC Plus, Bisnis, dan campuran Eksekutif-Bisnis. Kereta api yang menyediakan jenis kelas
tersebut antara lain Kereta Api Bogowonto, Kutojaya Utara, Gajah Wong, Sawunggalih, Gaya
Baru Malam Selatan dan Bengawan. Tempat wisata menarik di sekitar Stasiun Ciledug yang
bisa dikunjungi adalah Waduk Malahayu dan Situ Sedong.

Lokasi: Jalan Raya Buyut Roda, Damarguna, Ciledug, Cirebon, Jawa Barat 45188

Fasilitas: Reservasi Tiket Online, Toilet.

Selengkapnya

Stasiun Arjawinangun adalah stasiun kereta api yang terletak di wilayah Jungjang,
Arjawinangun, Cirebon. Stasiun yang berada pada ketinggian 8 meter di atas permukaan
laut ini merupakan stasiun kereta api kelas II yang termasuk ke dalam Daerah Operasi III
Cirebon. Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki lima jalur, di mana jalur 2 dan 3 berfungsi
sebagai sepur lurus. Seluruh jalur digunakan untuk mengantar penumpang, sementara jalur
5 hanya digunakan sebagai tempat parkir suatu proyek atau bongkar-muat kricak yang
selanjutnya akan diangkut oleh kereta dengan gerbong terbuka, yaitu KKBW atau ZZOW.
Stasiun ini menyediakan beberapa layanan kereta, yaitu kelas campuran untuk eksekutif
ekonomi untuk Kereta Api Tegal Bahari dengan tujuan Jakarta dan Kereta Api Cirebon
Ekspres tujuan Cirebon. Sedangkan untuk kelas ekonomi, tersedia Kereta Api Tegal Ekspres
tujuan Jakarta dan Tegal. Di sebelah Utara Stasiun Arjawinangun, terdapat Stasiun Kaliwedi
yang sudah tidak digunakan lagi semenjak jalur ganda dengan rute Cikampek-Cirebon mulai
dioperasikan. Sementara itu, di sebelah Timurnya, terdapat Stasiun Bangoduwa. Stasiun ini
memiliki beberapa peron, dengan satu peron sisi dan tiga peron yang seluruhnya berukuran
agak tinggi. Seperti kebanyakan stasiun lain, Stasiun Arjawinangun telah mempunyai
sistem tiket online yang dapat melayani penjual secara langsung dan melalui pemesanan di
loket kereta. Stasiun ini juga memiliki fasilitas check-in mandiri yang menyerupai
pencetakan boarding pass di bandara.

Lokasi: Jungjang, Arjawinangun, Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, Jawa Barat 45162

Fasilitas: Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Losari adalah stasiun kereta api kecil Kelas III yang terletak di Panggangsari, Losari,
Cirebon. Stasiun Losari berada pada ketinggian +3 meter di atas permukaan laut dan termasuk
dalam Daerah Operasi (DAOP) III Cirebon. Stasiun yang ke arah baratnya telah dinonaktifkan
karena faktor muat yang rendah ini melayani Kereta Ekonomi dan Campuran dengan satu jalur
sepur lurus dan satu jalur untuk persilangan kereta. Stasiun ini dinamai sesuai dengan nama
kecamatan tempat stasiun ini berada, Kecamatan Losari. Anda bisa mampir ke objek wisata
Pantai Prapag Indah, Klenteng Losari, Makam Pulosaren, atau Wisata Buaya Siluman yang
terletak di Kecamatan Losari tempat stasiun ini berada.

Lokasi: Panggangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon

Fasilitas: Loket Tiket, Area Tunggu, Toilet, Musala

Selengkapnya

Stasiun Babakan adalah stasiun kereta api yang berlokasi di Babakan, Cianjur, Jawa Barat.
Dahulu, Stasiun Babakan yang juga termasuk ke dalam Daerah Operasi III Cirebon dikenal
dengan nama Stasiun Nieuw Tersana. Untuk mendukung trayek jalur ganda lintas utara Pulau
Jawa, bangunan Stasiun Babakan dipindahkan ke bagian barat dari lokasi aslinya. Stasiun
Babakan memiliki 4 (empat) jalur kereta api yang melayani perjalanan kereta api dari berbagai
macam kelas seperti Ekonomi AC, Ekonomi AC Premium dan campuran (Eksekutif-Ekonomi
AC Plus) dengan tujuan rute ke Jakarta, Tegal, Semarang hingga Malang. Kereta api yang
melakukan pemberhentian di Stasiun Babakan di antaranya adalah Tawang Jaya, Matarmaja,
Tegal Bahari, Tegal Ekspres dan Tawang Jaya Premium. Menuju arah timur Stasiun Babakan,
stasiun ini adalah bekas Stasiun Pabedilan (Bedilan) dan memiliki percabangan jalur ke arah
Pabrik Gula Tersana Baru, namun saat ini keduanya telah dinonaktifkan. Karena Stasiun
Babakan masih tergolong ke stasiun kereta api yang masih ramai dikunjungi penumpang kereta
api, hal ini membuat Stasiun Babakan cukup berdekatan dengan beberapa tempat menarik,
seperti Situ Sedong, Waduk Malahayu dan Taman Ade Irma Suryani.

Lokasi: Jalan Raya Pangeran Sutajaya, Babakan Gebang, Babakan, Cirebon, Jawa Barat
45191

Fasilitas: Toilet, Loket Tiket Online.

Selengkapnya

Stasiun Waruduwur merupakan sebuah stasiun kereta api kecil kelas III yang berlokasi di Desa
Kanci, Cirebon. Pada tahun 1897, SCS (Semarang Cheriboon Stoomtram Maatschappij)
membangun sebuah stasiun yang berlokasi di Jalan Mundu Raya, Desa Waruduwur, Mundu,
Cirebon dengan luas bangunan 155 m2. Stasiun yang terletak di jalur KA lintas Semarang -
Cirebon dan Mundu - Cirebon Prujakan ini kemudian dinonaktifkan dan dipindahkan ke lokasi
baru karena bangunan stasiun lama telah banyak yang rusak karena dijarah dan faktor cuaca.
Stasiun Waruduwur yang terletak pada ketinggian +3 mdpl ini tidak melayani penumpang
melainkan hanya dipakai sebagai tempat persilangan dan persusulan kereta api saja. Untuk
mendukung pengoperasian kereta api, stasiun ini dilengkapi dengan empat jalur. Jalur 2 dan 3
merupakan sepur lurus arah Cirebon - Jakarta dan Semarang - Surabaya. Stasiun Waruduwur
terletak dengan beberapa tempat menarik di Cirebon, di antaranya wisata kuliner kepiting di
wilayah Pantai Utara Cirebon.

Lokasi: Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Sindanglaut (SDU) merupakan stasiun kereta api kelas III yang berada di wilayah
Sindanglaut, Lemahabang, Cirebon. Stasiun ini memiliki ukuran yang kecil dan terletak pada
ketinggian sekitar +14 m dari atas permukaan laut. Stasiun Sindanglaut masih termasuk ke
dalam Daerah Operasi III Cirebon. Stasiun ini hanya melayani persusulan antarkereta api.
Tidak heran, Stasiun Sindanglaut cukup sepi karena tidak ada kereta apapun yang berhenti
di stasiun ini, kecuali untuk persusulan antarkereta. Di arah Timur stasiun, terdapat sebuah
stasiun lain bernama Stasiun Karangsuwung yang sudah tidak aktif karena adanya jalur
ganda dari Cirebon ke Prupuk. Walaupun begitu, ada beberapa kereta yang masih melewati
jalur Stasiun Kereta Api Sindang Laut ini, salah satunya adalah Kereta Api Taksaka. Sekitar
0,5 km dari stasiun, terdapat Pasar Lemah Abang Sindang Laut. Jika dilihat berdasarkan
rute Kereta Api, stasiun ini terletak di antara Stasiun Luwung dan Stasiun Karangsuwung.

Lokasi: Jalan Raya Cirebon-Prupuk, Sindanglaut, Lemahabang, Cirebon, Jawa Barat

Selengkapnya