Tiket Kereta Api Banyumas - Nganjuk

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Jumat, 26 Apr
Tanggal Pulang
Minggu, 28 Apr
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Stasiun di Banyumas

Stasiun Sumpiuh (SPH)Stasiun Notog (NTG)Stasiun Tambak (TBK)Stasiun Kebasen (KBS)Stasiun Karangsari (KRR)Stasiun Kemranjen (KJ)

Stasiun Sumpiuh (SPH) adalah stasiun kereta api yang terletak di Sumpiuh, Kabupaten
Banyumas. Posisi stasiun ini cukup strategis, yakni dekat Pasar Sumpiuh - pasar utama
dan terbesar di Kecamatan Sumpiuh. Stasiun yang dikelola Daerah Operasi V
Purwokerto ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas II. Hal unik dari stasiun
ini adalah arsitektur tuanya yang berbentuk menyerupai rumah sakit, terutama dapat
dilihat pada bagian koridornya. Stasiun ini melayani berbagai layanan penumpang,
terutama dalam rute perjalanan jalur selatan Pulau Jawa. Untuk menunjang berbagai
aktivitas operasionalnya, Stasiun Sumpiuh dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api dan
2 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Stasiun Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa
Tengah.

Fasilitas:
Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area
Merokok

Selengkapnya

Stasiun Notog (NTG) adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Notog, Kabupaten
Banyumas. Stasiun ini oleh Pt. Kereta Api Indonesia (KAI) diklasifikasikan sebagai
stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun Notog dikelola oleh Daerah Operasi V
Purwokerto. Jalur yang melewati Stasiun Notog terkenal akan panorama uniknya,
seperti dua terowongan yang berada di dekat stasiun ini, yakni Terowongan Notog dan
Terowongan Kebasen. Kedua terowongan itu dibangun sejak masa Belanda, tepatnya
pada tahun 1915 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).
Selain itu, rute itu melewati jembatan panjang yang menyebrangi Sungai Serayu,
Sungai terbesar di Jawa Tengah. Stasiun Notog hanya melayani persilangan dan
persusulan kereta api saja, tidak ada aktivitas naik turun penumpang di stasiun ini.
Untuk menunjang operasionalnya, stasiun ini dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api
dan 2 peron stasiun.

Lokasi: Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Selengkapnya

Stasiun Tambak adalah sebuah stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di daerah
Karangpucung, Tambak, Kabupaten Banyumas. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah
Operasi V Purwokerto ini terletak pada ketinggian +19 mdpl. Stasiun Tambak merupakan
stasiun yang letaknya ada di paling ujung timur Kabupaten Banyumas sehingga berbatasan
dengan Kabupaten Kebumen. Untuk melayani pengoperasian kereta api, Stasiun Tambak
dilengkapi dengan tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Namun, stasiun ini hanya
digunakan untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja, tidak untuk menaikkan dan
menurunkan penumpang. Menariknya, di stasiun ini akan diputar lagu Di Tepinya Sungai
Serayu baik yang versi instrumental maupun keroncong ketika ada kereta api yang sedang
singgah menunggu persilangan atau persusulan. Lokasinya yang berdekatan dengan
Kabupaten Kebumen membuat Stasiun Tambak lumayan dekat dengan Goa Jatijajar. Selain
itu, melangkah sedikit dari stasiun, kamu akan menemukan Pasar Tambak, tempat dimana
warga bertransaksi jual beli.

Lokasi: Pesantren, Tambak, Kec. Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya
Stasiun Kebasen merupakan stasiun kereta api yang berada di daerah Gambarsari,
Kebasen, Banyumas. Stasiun ini berdiri pada ketinggian +16 meter dari permukaan laut dan
masih termasuk ke dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Di dekat stasiun ini, terdapat
Bendung Gerak Serayu dan Terowongan Kebasen. Jalur di Stasiun Kebasen berhubungan
dengan Jalan Raya Kebasen. Secara keseluruhan, stasiun ini terdiri dari tiga jalur, dimana
jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus serta tiga peron, dimana satu peron sisi dan dua peron
pulau sama-sama memiliki tinggi yang agak rendah. Untuk saat ini, Stasiun Kebasen
sedang dalam tahap renovasi. Bangunan stasiun sudah termasuk ke dalam tahap
perencanaan, sementara terowongannya juga sudah mulai dikerjakan. Lebih lanjut lagi,
stasiun ini awalnya memiliki percabangan menuju Stasiun Purwokerto Timur dan Stasiun
Maos. Akan tetapi, jalur tersebut kemudian dibongkar pada masa pemerintahan Jepang.
Untuk saat ini dan setelah proyek pembangunan jalur ganda diselesaikan, Stasiun Kebasen
tidak melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang dan hanya akan menjadi tempat
persilangan atau persusulan antarkereta api saja. Terowongan lama yang sudah tidak
digunakan akan ditutup dan dialihfungsikan menjadi cagar budaya.
 
Lokasi: Jalan Stasiun Kebasen, Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten
Banyumas, Jawa Tengah, 53172
Selengkapnya

Stasiun Karangsari merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berlokasi di
Karangtengah, Cilongok, Banyumas. Stasiun ini terletak pada ketinggian 233 meter di atas
permukaan laut dan termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Secara keseluruhan,
Stasiun Karangsari mempunyai empat jalur, dengan jalur 2 dan 3 berfungsi sebagai sepur lurus.
Selain itu, di sisi utara dan selatan stasiun masing-masing terdapat dua jalur badug. Awalnya,
stasiun ini merupakan tempat persilangan kereta api dari dan menuju Purwokerto. Namun,
sejak mulai dioperasikannya jalur ganda, sudah tidak ada lagi kereta api yang berhenti di
Stasiun Karangsari. Jalur antara Stasiun Karangsari dengan stasiun di dekatnya, Karanggandul,
merupakan jalur yang rawan kecelakaan karena berada di wilayah bergunung-gunung. Saat ini,
Stasiun Karangsari hanya melayani persusulan antar kereta api.

Lokasi: Jalan Raya Panembangan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten
Banyumas, Provinsi Jawa Tengah 53162

Selengkapnya

Stasiun Kemranjen adalah sebuah stasiun kecil yang terletak di daerah Sibalung, Kemranjen,
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah Operasi V
Purwokerto ini memiliki ketinggian +7 mdpl dan berjenis stasiun kelas III. Saat ini, Stasiun
Kemranjen tidak melayani penumpang, melainkan hanya dipakai sebagai tempat persilangan
atau persusulan antarkereta api saja. Meskipun begitu, untuk mendukung pengoperasian kereta
api, stasiun ini dilengkapi tiga jalur, dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Stasiun Kemranjen telah
berdiri sejak lama, hal ini terbukti dari ornamen kuno yang masih menghiasi. Gudang dan
rumah dinas di sekitar stasiun yang sudah tidak terpakai juga menambah kesan kuno. Warga
sekitar Kemranjen biasa mengunjungi stasiun ini apabila lalu lintas kereta api sedang padat
untuk melihat kereta api yang melintas. Lokasi Stasiun Kemranjen terletak dekat dengan Pasar
Kemranjen, dan beranjak 10 km ke arah selatan, wisatawan dapat mengunjungi Pantai
Ketapang Indah.

Lokasi: Jalan Stasiun, Sibalung, Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53194

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun di Nganjuk

Stasiun Kertosono (KTS)Stasiun Nganjuk (NJ)Stasiun Baron (BRN)

Stasiun Kertosono adalah stasiun kereta api yang bertempat di Desa Banaran,
Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api paling
timur di Kabupaten Nganjuk yang berada di bawah pengelolaan Daerah Operasi VII
Madiun. Stasiun Kertosono dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas besar,
dengan kelengkapan infrastruktur berupa 7 jalur rel kereta api dan 5 peron stasiun.
Stasiun ini melayani berbagai kelas layanan rute perjalanan kereta api, mulai dari
ekonomi hingga eksekutif. Selain rute jarak jauh, di stasiun ini juga tersedia rute-rute
perjalanan kereta api komuter lokal, seperti rute yang menuju Blitar dan Surabaya.

Lokasi: Jalan Stasiun Kertosono, Banaran, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur

Fasilitas: ATM, Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun Nganjuk adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Mangundikaran,
Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Stasiun kereta api kelas I ini berada di
bawah naungan Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini melayani berbagai kelas
layanan kereta api, mulai dari ekonomi hingga eksekutif. Untuk menunjang
aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan 4 jalur rel kereta api dan 3 peron stasiun.
Bangunan Stasiun Nganjuk sudah mengalami berbagai perkembangan, namun masih
terlihat sisa-sisa peninggalan Belanda dari gaya arsitekturnya.

Lokasi: Jalan Raya Kota Nganjuk, Mangundikaran, Nganjuk, Jawa Timur

Selengkapnya

Stasiun Baron termasuk ke dalam jenis stasiun kereta api kecil yang terletak di daerah Baron,
Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah Operasi VII Madiun
ini terletak pada +46 mdpl. Untuk mendukung pengoperasian kereta api, Stasiun Baron memiliki
tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Bangunan stasiun ini terlihat sudah cukup tua
karena merupakan peninggalan Pemerintah Hindia Belanda. Sejarah memperkirakan bahwa
stasiun ini dibangung berbarengan dengan pembangunan jalur kereta apinya. Jalur yang
melintasi stasiun ini adalah jalur kereta api yang menghubungkan daerah Kertosono - Nganjuk
yang dibangun oleh perusahaan kereta api pada zaman Hindia Belanda yang bernama
Staatsspoorwegen pada tahun 1881. PT Kereta Api Indonesia sejak tahun 2015 telah
menetapkan bahwa Stasiun Baron tidak digunakan sebagai tempat naik dan turun penumpang,
melainkan hanya sebagai stasiun tempat persilangan dan persusulan antarkereta api saja.
Kereta Api Dhoho yang dulunya berhenti di stasiun ini telah dialihkan kembali ke Stasiun
Kertosono. Meskipun begitu, KA Sancaka tujuan Yogyakarta masih singgah di Stasiun Baron
untuk bersilang dengan KA Argo Wilis tujuan Surabaya. Stasiun Baron terletak dekat dengan
beberapa tempat penting di Nganjuk seperti Pasar Baron dan Stadion Warujayeng Nganjuk.

Lokasi: Jl. Raya Baron, Pulorejo, Kedungrejo, Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
64482

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya