Tiket Kereta Api Banyumas - Gombong

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Jumat, 28 Jun
Tanggal Pulang
Minggu, 30 Jun
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Jadwal Kereta Api Banyumas - Gombong

Putar Rute
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi

Stasiun di Banyumas

Stasiun Sumpiuh (SPH)Stasiun Notog (NTG)Stasiun Tambak (TBK)Stasiun Kebasen (KBS)Stasiun Karangsari (KRR)Stasiun Kemranjen (KJ)

Stasiun Sumpiuh (SPH) adalah stasiun kereta api yang terletak di Sumpiuh, Kabupaten
Banyumas. Posisi stasiun ini cukup strategis, yakni dekat Pasar Sumpiuh - pasar utama
dan terbesar di Kecamatan Sumpiuh. Stasiun yang dikelola Daerah Operasi V
Purwokerto ini dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas II. Hal unik dari stasiun
ini adalah arsitektur tuanya yang berbentuk menyerupai rumah sakit, terutama dapat
dilihat pada bagian koridornya. Stasiun ini melayani berbagai layanan penumpang,
terutama dalam rute perjalanan jalur selatan Pulau Jawa. Untuk menunjang berbagai
aktivitas operasionalnya, Stasiun Sumpiuh dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api dan
2 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Stasiun Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa
Tengah.

Fasilitas:
Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir, Area
Merokok

Selengkapnya

Stasiun Notog (NTG) adalah stasiun kereta api yang berada di Desa Notog, Kabupaten
Banyumas. Stasiun ini oleh Pt. Kereta Api Indonesia (KAI) diklasifikasikan sebagai
stasiun kereta api kelas III/kecil. Stasiun Notog dikelola oleh Daerah Operasi V
Purwokerto. Jalur yang melewati Stasiun Notog terkenal akan panorama uniknya,
seperti dua terowongan yang berada di dekat stasiun ini, yakni Terowongan Notog dan
Terowongan Kebasen. Kedua terowongan itu dibangun sejak masa Belanda, tepatnya
pada tahun 1915 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).
Selain itu, rute itu melewati jembatan panjang yang menyebrangi Sungai Serayu,
Sungai terbesar di Jawa Tengah. Stasiun Notog hanya melayani persilangan dan
persusulan kereta api saja, tidak ada aktivitas naik turun penumpang di stasiun ini.
Untuk menunjang operasionalnya, stasiun ini dilengkapi dengan 3 jalur rel kereta api
dan 2 peron stasiun.

Lokasi: Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Selengkapnya

Stasiun Tambak adalah sebuah stasiun kereta api kecil kelas III yang terletak di daerah
Karangpucung, Tambak, Kabupaten Banyumas. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah
Operasi V Purwokerto ini terletak pada ketinggian +19 mdpl. Stasiun Tambak merupakan
stasiun yang letaknya ada di paling ujung timur Kabupaten Banyumas sehingga berbatasan
dengan Kabupaten Kebumen. Untuk melayani pengoperasian kereta api, Stasiun Tambak
dilengkapi dengan tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Namun, stasiun ini hanya
digunakan untuk persilangan dan persusulan antarkereta api saja, tidak untuk menaikkan dan
menurunkan penumpang. Menariknya, di stasiun ini akan diputar lagu Di Tepinya Sungai
Serayu baik yang versi instrumental maupun keroncong ketika ada kereta api yang sedang
singgah menunggu persilangan atau persusulan. Lokasinya yang berdekatan dengan
Kabupaten Kebumen membuat Stasiun Tambak lumayan dekat dengan Goa Jatijajar. Selain
itu, melangkah sedikit dari stasiun, kamu akan menemukan Pasar Tambak, tempat dimana
warga bertransaksi jual beli.

Lokasi: Pesantren, Tambak, Kec. Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya
Stasiun Kebasen merupakan stasiun kereta api yang berada di daerah Gambarsari,
Kebasen, Banyumas. Stasiun ini berdiri pada ketinggian +16 meter dari permukaan laut dan
masih termasuk ke dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Di dekat stasiun ini, terdapat
Bendung Gerak Serayu dan Terowongan Kebasen. Jalur di Stasiun Kebasen berhubungan
dengan Jalan Raya Kebasen. Secara keseluruhan, stasiun ini terdiri dari tiga jalur, dimana
jalur 2 berfungsi sebagai sepur lurus serta tiga peron, dimana satu peron sisi dan dua peron
pulau sama-sama memiliki tinggi yang agak rendah. Untuk saat ini, Stasiun Kebasen
sedang dalam tahap renovasi. Bangunan stasiun sudah termasuk ke dalam tahap
perencanaan, sementara terowongannya juga sudah mulai dikerjakan. Lebih lanjut lagi,
stasiun ini awalnya memiliki percabangan menuju Stasiun Purwokerto Timur dan Stasiun
Maos. Akan tetapi, jalur tersebut kemudian dibongkar pada masa pemerintahan Jepang.
Untuk saat ini dan setelah proyek pembangunan jalur ganda diselesaikan, Stasiun Kebasen
tidak melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang dan hanya akan menjadi tempat
persilangan atau persusulan antarkereta api saja. Terowongan lama yang sudah tidak
digunakan akan ditutup dan dialihfungsikan menjadi cagar budaya.
 
Lokasi: Jalan Stasiun Kebasen, Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten
Banyumas, Jawa Tengah, 53172
Selengkapnya

Stasiun Karangsari merupakan sebuah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berlokasi di
Karangtengah, Cilongok, Banyumas. Stasiun ini terletak pada ketinggian 233 meter di atas
permukaan laut dan termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Secara keseluruhan,
Stasiun Karangsari mempunyai empat jalur, dengan jalur 2 dan 3 berfungsi sebagai sepur lurus.
Selain itu, di sisi utara dan selatan stasiun masing-masing terdapat dua jalur badug. Awalnya,
stasiun ini merupakan tempat persilangan kereta api dari dan menuju Purwokerto. Namun,
sejak mulai dioperasikannya jalur ganda, sudah tidak ada lagi kereta api yang berhenti di
Stasiun Karangsari. Jalur antara Stasiun Karangsari dengan stasiun di dekatnya, Karanggandul,
merupakan jalur yang rawan kecelakaan karena berada di wilayah bergunung-gunung. Saat ini,
Stasiun Karangsari hanya melayani persusulan antar kereta api.

Lokasi: Jalan Raya Panembangan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten
Banyumas, Provinsi Jawa Tengah 53162

Selengkapnya

Stasiun Kemranjen adalah sebuah stasiun kecil yang terletak di daerah Sibalung, Kemranjen,
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Stasiun yang termasuk ke dalam Daerah Operasi V
Purwokerto ini memiliki ketinggian +7 mdpl dan berjenis stasiun kelas III. Saat ini, Stasiun
Kemranjen tidak melayani penumpang, melainkan hanya dipakai sebagai tempat persilangan
atau persusulan antarkereta api saja. Meskipun begitu, untuk mendukung pengoperasian kereta
api, stasiun ini dilengkapi tiga jalur, dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Stasiun Kemranjen telah
berdiri sejak lama, hal ini terbukti dari ornamen kuno yang masih menghiasi. Gudang dan
rumah dinas di sekitar stasiun yang sudah tidak terpakai juga menambah kesan kuno. Warga
sekitar Kemranjen biasa mengunjungi stasiun ini apabila lalu lintas kereta api sedang padat
untuk melihat kereta api yang melintas. Lokasi Stasiun Kemranjen terletak dekat dengan Pasar
Kemranjen, dan beranjak 10 km ke arah selatan, wisatawan dapat mengunjungi Pantai
Ketapang Indah.

Lokasi: Jalan Stasiun, Sibalung, Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53194

Fasilitas: Lahan Parkir

Selengkapnya

Stasiun di Gombong

Stasiun Gombong (GB)Stasiun Ijo (IJ)

Stasiun Gombong adalah stasiun kereta api yang bertempat di Gombong, Kabupaten
Kebumen, Jawa Tengah. Di bawah naungan otoritas Daerah Operasi V Purwokerto PT.
Kereta Api Indonesia, Stasiun Gombong diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api
kelas I. Stasiun ini didirikan pada tahun 1887 untuk keperluan militer Belanda -
bersamaan dengan Benteng Van Der Wick. Dalam perkembangannya hingga saat ini,
stasiun ini masih sibuk beroperasi menangani berbagai jenis rute perjalanan kereta
api. Stasiun ini tergolong ramai karena banyak rute kereta api lintas Pulau Jawa
mengharuskan kereta singgah, seperti rute ke Bandung, Surabaya, dan Jakarta. Untuk
menunjang berbagai aktivitasnya, stasiun ini dilengkapi dengan infrastruktur yang
baik, yakni 5 jalur rel kereta api dan 6 peron stasiun.

Lokasi: Jalan Stasiun Gombong, Wonokriyo, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah

Selengkapnya

Stasiun Ijo merupakan stasiun kereta api yang berada di Bumiagung, Rowokele, Kebumen,
Jawa Tengah. Stasiun yang terletak di ketinggian 25 meter di atas permukaan laut ini termasuk
dalam golongan stasiun kereta api kelas III/kecil dan beroperasi di dalam Daerah Operasi V
Purwokerto. Stasiun Ijo pertama kali didirikan pada tahun 1880 di era pemerintahan Hindia
Belanda. Secara keseluruhan, stasiun ini mempunyai tiga jalur dengan jalur 1 berfungsi sebagai
sepur lurus. Stasiun Ijo sudah tidak lagi sering disinggahi oleh kereta api, kecuali yang
mengalami persilangan atau persusulan dengan kereta api lainnya. Selain itu, Stasiun Ijo juga
berfungsi sebagai pengontrol jalur rel yang melewati Terowongan Ijo, yang terletak tidak jauh
dari stasiun ini. Terowongan Ijo dibangun pada tahun 1885 oleh perusahaan kereta api Hindia
Belanda untuk menembus bukit kapur Gunung Malang. Beberapa persilangan dan persusulan
kereta api yang dilayani oleh Stasiun Ijo adalah KA Lodaya tujuan Solo bersilang dengan KA
Argo Wilis tujuan Bandung, KA Malabar tujuan Malang bersilang dengan KA Taksaka tujuan
Jakarta, KA Mutiara Selatan tujuan Surabaya bersilang dengan KA Turangga tujuan Bandung,
serta KA Bima tujuan Jakarta bersilang dengan KA Gajayana tujuan Malang.

Lokasi: Jalan Raya Gombong - Gua Jatijajar, Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele,
Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah 54472

Selengkapnya