Tiket Kereta Api Stasiun Wonokromo - Cibatu

Sekali Jalan
Pulang Pergi

Pilih Rute:

Gambir (GMR), Jakarta
Bandung (BD), Bandung
Tanggal Pergi
Senin, 23 Sep
Tanggal Pulang
Rabu, 25 Sep
Dewasa
>= 3thn
-1+
Bayi
0 - 3 thn
-1+
Cari Tiket

Jadwal Tiket Kereta Api Stasiun Wonokromo - Stasiun Cibatu

Putar Rute
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
PASUNDAN 179Wonokromo (WO)Cibatu (CB)08:1921:5113j 32m
Nama KeretaKeberangkatanKedatanganWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasi
PASUNDAN 180Cibatu (CB)Wonokromo (WO)07:0521:3214j 27m

Informasi Stasiun Wonokromo

Stasiun Wonokromo (WO)

Stasiun Wonokromo adalah stasiun kereta api yang terletak di Kota Surabaya, Jawa
Timur. Stasiun yang termasuk bagian dari Daerah Operasi VIII Surabaya ini
dikategorikan sebagai stasiun kereta api kelas I. Mirip dengan Stasiun Kiaracondong
dan Kota Bandung, Stasiun Wonokromo juga berperan sebagai gerbang masuk kereta
api, khususnya dari arah selatan dan barat daya, yang akan menuju Kota Surabaya.
Aktivitas pelayanan rute perjalanan kereta api yang cukup sibuk itu mendorong
Stasiun Wonokromo untuk menyediakan infrastruktur kereta api yang cukup memadai,
yakni 5 jalur rel dan 4 peron stasiun. Stasiun Wonokromo punya keunikan tersendiri.
Ketika hampir setiap stasiun kereta api lainnya hanya memiliki 1 lonceng, maka
Stasiun Wonokromo dilengkapi dengan 3 lonceng, dan ketiganya mewakili rute
perjalanan yang berbeda antara satu dan lainnya. Stasiun Wonokromo berlokasi dekat
dengan Sungai Jagir dan bendungannya.

Lokasi: Jalan Stasiun Wonokromo No. 1, Jagir, Wonokromo, Surabaya

Fasilitas: Loket Tiket Online, Ruang Tunggu, Toilet, Musala, Lahan Parkir

Selengkapnya

Informasi Stasiun Cibatu

Stasiun Cibatu (CB)

Stasiun Cibatu adalah stasiun kereta api yang terletak di daerah Cibatu, Garut.
Terletak pada ketinggian +612 meter di atas permukaan laut, Stasiun ini
diklasifikasikan sebagai stasiun kereta api kelas II yang masih termasuk ke dalam
Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini juga merupakan salah satu stasiun kereta api
aktif terbesar yang mempunyai empat jalur aktif, di mana jalur 2 berfungsi sebagai
sepur lurus. Stasiun Cibatu berdiri setelah jalur kereta penghubung Stasiun Cicalengka
dan Cilacap diresmikan oleh maskapai kereta Api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen.
Tahun 1926 menjadi awal dibukanya jalur baru yang menghubungkan daerah Cibatu
dan Cikajang. Dalam perkembangannya, rute kereta api Cibatu-Cikajang pernah
tercatat sebagai relasi jalur tertinggi yang ada di Pulau Jawa (dengan angka mencapai
> 1.200 m dpl). Akan tetapi, terhitung sejak 1983, jalur tersebut tidak dioperasikan
lagi.
Stasiun Cibatu merupakan salah satu stasiun tertua yang sangat dikenal pada masa
kolonial Belanda. Didirikan pertama kali pada tahun 1889, stasiun ini sempat menjadi
pemberhentian turis-turis Eropa yang ingin melancong ke daerah Garut. Hal ini juga
dikarenakan kondisi alam daerah Garut pada saat itu yang memang sangat indah dan
membuatnya menjadi salah satu daerah favorit para wisatawan Eropa. Tidak heran,
banyak tokoh-tokoh terkenal yang pernah menjejakkan kakinya di stasiun ini.
Beberapa diantaranya seperti komedian legendaris Charlie Chaplin, Presiden
Soekarno, serta Penulis dan Perdana Menteri Perancis Georges Clemenceau.

Lokasi: Jl. Cibatu, Sindangsari, Jawa Barat 44116

Fasilitas: Loker Tiket Online, ATM, Ruang Tunggu, Toilet, Mushola, Lahan Parkir

Selengkapnya